https://tabloiddiksi.com

  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

Beranda

Terpopuler

Utama

Pilihan

Todays

•   Warga Suka Makmur Ditangkap Polsek Kampar Kiri, 4,35 Gram Sabu-sabu Ikut Diamankan! •   KUNTU DARUSSALAM: Oknum Kepala Desa Diduga Terbitkan Surat Keterangan Tanah di Lahan Suaka Margasatwa Rimbang Baling •   Kades dan Vendor 'Main Mata', Inspektorat 'Bungkam' Korupsi Dana Digitalisasi Desa ! •   Kawasan Hutan di Kampar Kiri: Pertarungan antara Kemakmuran dan Bisnis?
Home › Hukrim › Belasan Pondok Perambah Hutan TNTN Dirobohkan 
Hukrim
Pelalawan

Petugas Jadi Sasaran Ranjau Paku 

Belasan Pondok Perambah Hutan TNTN Dirobohkan 

Sabtu, 04 November 2023 | 14:56 WIB,  
Penulis : Redaksi
Belasan Pondok Perambah Hutan TNTN Dirobohkan 

Petugas gabungan merobohkan pondok milik perambah hutan kawasan TNTN, Pelalawan.

PELALAWAN, Tabloid Diksi || Belasan bangunan pondok milik perambah hutan di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Pelalawan, dihancurkan Petugas yang tengah melakukan operasi gabungan. Mirisnya, petugas berulang kali terkena ranjau yang ditanam para pelaku di dalam lumpur.

Kepala Balai TNTN, Heru mengatakan tim gabungan menggelar operasi selama empat hari sejak 29 Oktober-1 November. Operasi senyap gabungan itu melibatkan TNI, Polri hingga petugas TNTN.

  • Baca juga: Tim Hampai Polsek Kampar Kiri Tangkap Pengedar Narkoba Saat Ingin Transaksi di Gudang

"Kegiatan patroli terpadu pencegahan itu terkait kebakaran hutan dan lahan dalam rangka antisipasi dampak elnino di TNTN. Khususnya Desa Lubuk Kembang Bunga," terang Heru, Jumat (03/11/2023).

Operasi gabungan dilakukan dengan motor sebanyak 20 unit dengan 21 personel yang terlibat. Selanjutnya tim gabungan menuju ke lokasi lahan yang sudah dibabat hingga dibakar 50 hektare di grade D18, E.17, E.18.

  • Baca juga: Peredaran Narkoba Kian Marak di Kenegerian Logas Singingi, Warga Desak Tindakan Tegas Aparat

"Tim menemukan adanya hamparan bekas terbakar di minggu lalu seluas lebih kurang 50 hektare. Tim juga menemukan pondok-pondok baru di sekitar lokasi," urai Heru.

Selain bangunan berupa pondok, petugas juga menemukan 3.000 bibit sawit yang akan ditanam di lahan tersebut. Tak mau kecolongan, tim langsung menyiram ribuan bibit sawit itu dengan racun rumput.

  • Baca juga: Dugaan Bisnis Ilegal BBM, Pertamina dan APH Diminta Tindak Tegas !

Adapun bangunan pondok kayu yg ditemukan, petugas memutuskan untuk merobohkan seluruh pondok agar para perambah tidak kembali lagi ke kawasan terlarang karena diduga bangunan pondok tersebut menjadi tempat tinggal mereka . 

"Tim memusnahkan bibit sawit dengan cara disiram dengan roundup sebanyak 3.000 bibit. Tim gabungan merobohkan pondok-pondok sebanyak 15 unit," lanjut Heru merinci.

  • Baca juga: Istri Tragis Dibunuh Suami di Kuansing, Polisi Selidiki Kasus !

Meskipun begitu, ia mengaku upaya itu tidak berjalan mulus. Setidaknya ada beberapa sepeda motor petugas bocor akibat ranjau paku yang ditanam.

Para perambah sengaja membuat ranjau paku di kayu balok lalu ditanam di dalam lumpur. Akibatnya, motor bocor setelah melewati jalanan berlumpur menuju lahan yang dirambah.

  • Baca juga: Jual Beli Chip Judi Online di Counter Handphone, Polsek Tapung Ringkus Pelaku !

"Dalam kegiatan kemarin tujuh unit sepeda motor ban bocor, diduga sebelum kegiatan dilaksanakan sudah bocorkan di masyarakat. Sehingga jalan-jalan yang akan dilewati tim sudah dipasang paku," lagi menurut Heru.

Dilokasi lain dalam kawasan TNTN, tim juga menemukan lahan yang sudah tanam bibit sawit diperkirakan sudah sekitar 6 bulan usia tanam.

  • Baca juga: Kembali Marak, Mafia BBM Sedot Solar dan Pertalite Terkoordinir Di Kampar Kiri !

"Ada yang sudah ditanam, tapi banyak juga dimakan gajah saat mau dimusnahkan tim di lokasi. Ini terlihat dari banyaknya kotoran gajah di lokasi," ujar Heru Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo.

Editor : R Hidayat

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Peristiwa

    Kajati Riau Hadiri Sertijab Kepala BPK Perwakilan Provinsi Riau

    Sabtu, 04 Nov 2023 | 12:12 WIB
  • Pemerintah

    Gubri Syamsuar Tolak Teken APBD P Bengkalis 

    Sabtu, 04 Nov 2023 | 09:09 WIB
  • Politik

    Wardan Klarifikasi Rencana Tukar Perahu

    Sabtu, 04 Nov 2023 | 07:49 WIB
  • TNI-Polri

    Polres Dumai Tampung Saran dan Keluhan Warga 

    Sabtu, 04 Nov 2023 | 00:23 WIB
  • TNI-Polri

    Polres Bengkalis Tanam Ratusan Bibit Mangrove

    Jumat, 03 Nov 2023 | 23:45 WIB

Terpopuler

  • #1

    KUNTU DARUSSALAM: Oknum Kepala Desa Diduga Terbitkan Surat Keterangan Tanah di Lahan Suaka Margasatwa Rimbang Baling

    Minggu, 08 Feb 2026 - 14:24 WIB
  • #2

    Kades dan Vendor 'Main Mata', Inspektorat 'Bungkam' Korupsi Dana Digitalisasi Desa !

    Sabtu, 07 Feb 2026 - 09:19 WIB
  • #3

    Warga Suka Makmur Ditangkap Polsek Kampar Kiri, 4,35 Gram Sabu-sabu Ikut Diamankan!

    Selasa, 10 Feb 2026 - 22:27 WIB

SOROTAN

  • Kades dan Vendor

    Kades dan Vendor 'Main Mata', Inspektorat 'Bungkam' Korupsi Dana Digitalisasi Desa !

    Sabtu, 07 Feb 2026 | 09:19 WIB
  • Kawasan Hutan di Kampar Kiri: Pertarungan antara Kemakmuran dan Bisnis?

    Kawasan Hutan di Kampar Kiri: Pertarungan antara Kemakmuran dan Bisnis?

    Selasa, 03 Feb 2026 | 13:04 WIB
  • Tanah Ulayat Kenegerian Lubuk Agung

    Tanah Ulayat Kenegerian Lubuk Agung 'Dijual': Ada Apa Ninik Mamak dan Kepala Desa IV Koto Setingkai?

    Rabu, 28 Jan 2026 | 13:36 WIB

HUKRIM

  • Warga Suka Makmur Ditangkap Polsek Kampar Kiri, 4,35 Gram Sabu-sabu Ikut Diamankan!

    Warga Suka Makmur Ditangkap Polsek Kampar Kiri, 4,35 Gram Sabu-sabu Ikut Diamankan!

    Selasa, 10 Feb 2026 | 22:27 WIB
  • Polsek Tambang Tangkap Pelaku Curanmor Yang Beraksi di 18 TKP!

    Polsek Tambang Tangkap Pelaku Curanmor Yang Beraksi di 18 TKP!

    Sabtu, 17 Jan 2026 | 14:22 WIB
  • Aktivitas PETI Masih Marak, Polres Kuansing Gagal Jaga Ekosistem Alam di Kuansing, Mahasiswa: “Kami Siapkan Laporan ke Propam”

    Aktivitas PETI Masih Marak, Polres Kuansing Gagal Jaga Ekosistem Alam di Kuansing, Mahasiswa: “Kami Siapkan Laporan ke Propam”

    Kamis, 15 Jan 2026 | 01:07 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com