https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar •   Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak •   Kericuhan PT Adei Memanas: 2 Security Terluka, Mobil dan Motor Dirusak, 1 Orang Ditangkap •   Resmi Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bawa Pesan dari Riau
Home › Hukum › Belasan Pondok Perambah Hutan TNTN Dirobohkan 
Hukum
Pelalawan

Petugas Jadi Sasaran Ranjau Paku 

Belasan Pondok Perambah Hutan TNTN Dirobohkan 

Sabtu, 04 November 2023 | 14:56 WIB,  
Penulis : Redaksi
Belasan Pondok Perambah Hutan TNTN Dirobohkan 

Keterangan Foto: Petugas gabungan merobohkan pondok milik perambah hutan kawasan TNTN, Pelalawan.

PELALAWAN, Tabloid Diksi || Belasan bangunan pondok milik perambah hutan di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Pelalawan, dihancurkan Petugas yang tengah melakukan operasi gabungan. Mirisnya, petugas berulang kali terkena ranjau yang ditanam para pelaku di dalam lumpur.

Kepala Balai TNTN, Heru mengatakan tim gabungan menggelar operasi selama empat hari sejak 29 Oktober-1 November. Operasi senyap gabungan itu melibatkan TNI, Polri hingga petugas TNTN.

    Baca juga:
  • Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar

  • Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak

  • Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang

"Kegiatan patroli terpadu pencegahan itu terkait kebakaran hutan dan lahan dalam rangka antisipasi dampak elnino di TNTN. Khususnya Desa Lubuk Kembang Bunga," terang Heru, Jumat (03/11/2023).

Operasi gabungan dilakukan dengan motor sebanyak 20 unit dengan 21 personel yang terlibat. Selanjutnya tim gabungan menuju ke lokasi lahan yang sudah dibabat hingga dibakar 50 hektare di grade D18, E.17, E.18.

"Tim menemukan adanya hamparan bekas terbakar di minggu lalu seluas lebih kurang 50 hektare. Tim juga menemukan pondok-pondok baru di sekitar lokasi," urai Heru.

Selain bangunan berupa pondok, petugas juga menemukan 3.000 bibit sawit yang akan ditanam di lahan tersebut. Tak mau kecolongan, tim langsung menyiram ribuan bibit sawit itu dengan racun rumput.

Adapun bangunan pondok kayu yg ditemukan, petugas memutuskan untuk merobohkan seluruh pondok agar para perambah tidak kembali lagi ke kawasan terlarang karena diduga bangunan pondok tersebut menjadi tempat tinggal mereka . 

"Tim memusnahkan bibit sawit dengan cara disiram dengan roundup sebanyak 3.000 bibit. Tim gabungan merobohkan pondok-pondok sebanyak 15 unit," lanjut Heru merinci.

Meskipun begitu, ia mengaku upaya itu tidak berjalan mulus. Setidaknya ada beberapa sepeda motor petugas bocor akibat ranjau paku yang ditanam.

Para perambah sengaja membuat ranjau paku di kayu balok lalu ditanam di dalam lumpur. Akibatnya, motor bocor setelah melewati jalanan berlumpur menuju lahan yang dirambah.

"Dalam kegiatan kemarin tujuh unit sepeda motor ban bocor, diduga sebelum kegiatan dilaksanakan sudah bocorkan di masyarakat. Sehingga jalan-jalan yang akan dilewati tim sudah dipasang paku," lagi menurut Heru.

Dilokasi lain dalam kawasan TNTN, tim juga menemukan lahan yang sudah tanam bibit sawit diperkirakan sudah sekitar 6 bulan usia tanam.

"Ada yang sudah ditanam, tapi banyak juga dimakan gajah saat mau dimusnahkan tim di lokasi. Ini terlihat dari banyaknya kotoran gajah di lokasi," ujar Heru Kepala Balai Taman Nasional Tesso Nilo.

Editor : R Hidayat

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Peristiwa

    Kajati Riau Hadiri Sertijab Kepala BPK Perwakilan Provinsi Riau

    Sabtu, 04 Nov 2023 | 12:12 WIB
  • Daerah

    Gubri Syamsuar Tolak Teken APBD P Bengkalis 

    Sabtu, 04 Nov 2023 | 09:09 WIB
  • Politik

    Wardan Klarifikasi Rencana Tukar Perahu

    Sabtu, 04 Nov 2023 | 07:49 WIB
  • TNI-Polri

    Polres Dumai Tampung Saran dan Keluhan Warga 

    Sabtu, 04 Nov 2023 | 00:23 WIB
  • TNI-Polri

    Polres Bengkalis Tanam Ratusan Bibit Mangrove

    Jumat, 03 Nov 2023 | 23:45 WIB

Terpopuler

  • #1

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #2

    Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Kamis, 24 Sep 2026 - 15:54 WIB
  • #3

    Sertijab di Mapolda Riau, AKBP Fahrian Tinggalkan Bengkalis dan AKBP Eko Rubiyanto Jadi Kapolres Baru

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 13:48 WIB
  • #4

    Desil Warga Berubah, Pemko Pekanbaru Sediakan Posko Pengaduan di Setiap Kelurahan

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 16:20 WIB
  • #5

    Satgas PKH Tegaskan Penertiban Hutan Bukan Anti-Usaha, 6 Personel Disiapkan turun ke Kampar

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:33 WIB
  • #6

    Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:48 WIB
  • #7

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #8

    Perubahan APBD Riau 2026 Diajukan, Belanja Capai Rp8,378 Triliun dan Pemprov Bentuk Satgas OPAD

    Rabu, 23 Sep 2026 - 20:11 WIB
  • #9

    Sembako untuk Warga Muara Fajar, Polsek Rumbai Barat Gandeng JB Yayasan Bina Sosial

    Selasa, 29 Sep 2026 - 12:15 WIB

HUKRIM

  • Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar

    Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar

    Minggu, 04 Okt 2026 | 15:21 WIB
  • Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak

    Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak

    Minggu, 04 Okt 2026 | 13:51 WIB
  • Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang

    Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang

    Jumat, 02 Okt 2026 | 16:50 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com