https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Pigai: Dugaan Penyadapan Presiden Bukan Sekadar Pelanggaran Privasi, Keamanan Negara Dipertaruhkan •   Bupati Asmar Usulkan Revitalisasi 72 Sekolah di Meranti Berlanjut pada 2027 •   Indonesia Perkuat Pasar Eropa, 65 Pelaku Wisata Ramaikan WTM London 2026 •   Sugiono Soroti Dugaan Penyadapan Prabowo, Sebut Ada Indikasi Insubordinasi
Home › Politik › Komisi III DPR Minta Polri Serius Awasi Kampung Bahari Pascapenggerebekan
Politik
Pulau Jawa & Madura

Komisi III DPR Minta Polri Serius Awasi Kampung Bahari Pascapenggerebekan

Senin, 02 November 2026 | 21:00 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Komisi III DPR Minta Polri Serius Awasi Kampung Bahari Pascapenggerebekan

Keterangan Foto: Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru. Dok : Humas DPR RI. TD.YS

JAKARTA, Tabloid Diksi – Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru, mendorong Polri memperkuat kemitraan dengan masyarakat dalam upaya memberantas peredaran narkotika, khususnya di kawasan yang rawan menjadi pusat peredaran dan produksi narkoba.

Menurutnya, pendekatan kepolisian yang intensif melalui pembinaan dan keterlibatan masyarakat sangat penting untuk mencegah peredaran narkotika kembali berkembang di lingkungan yang telah ditertibkan.

    Baca juga:
  • DPR Dorong Percepatan RUU Masyarakat Adat, Lebih dari 3.000 Komunitas Menanti Pengakuan

  • DPR Ingatkan Pemerintah, Investasi Asing Tak Boleh Jadi Ancaman Lingkungan

  • DPR Tegaskan Biaya Perkara di MA Tetap Sesuai Prinsip Kepastian Hukum

Pernyataan tersebut disampaikan politisi Fraksi PDI Perjuangan yang akrab disapa Gus Falah itu menyusul penggerebekan kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara, oleh tim gabungan Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN), Minggu (1/11/2026).

Gus Falah menyatakan mendukung langkah aparat dalam melakukan penindakan langsung terhadap kawasan yang diduga menjadi lokasi peredaran maupun produksi narkotika. Namun, ia mengingatkan bahwa penegakan hukum harus diikuti dengan langkah pencegahan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

“Kami mendukung proses penggerebekan dengan melakukan penindakan langsung. Karena Polri dan BNN sudah menyisir lokasi peredaran dan pembuatan narkoba, walaupun ini sudah sekian kalinya sejak 2013,” ujar Gus Falah kepada Parlementaria di Jakarta, Senin (2/11/2026).

Dalam operasi gabungan tersebut, sekitar 1.800 personel Polri dan BNN dikerahkan untuk menyisir kawasan yang diduga menjadi pusat aktivitas narkotika. Aparat juga mengamankan puluhan orang serta sejumlah barang bukti.

Menurut Gus Falah, penggerebekan dan penindakan hukum merupakan langkah penting untuk memutus jaringan peredaran narkoba. Meski demikian, pengawasan dan pendampingan terhadap masyarakat harus terus dilakukan agar kawasan tersebut tidak kembali menjadi tempat aktivitas peredaran maupun produksi narkotika.

Ia menilai penguatan peran Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) menjadi salah satu langkah strategis yang perlu dilakukan Polri.

Melalui keberadaan Bhabinkamtibmas, polisi diharapkan lebih aktif menjalin komunikasi dengan warga, mendeteksi potensi peredaran narkoba sejak dini, serta membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

“Kami meminta pola kemitraan dengan masyarakat ditingkatkan dengan membentuk lembaga kemitraan polisi dan menambah penempatan Bhabinkamtibmas. Pendekatan kemitraan Polri di Kampung Bahari harus intens dan serius karena jangan sampai budaya penjualan narkoba sudah menjadi kebiasaan,” tegasnya.

Selain memperkuat pendekatan preventif, Gus Falah juga meminta aparat penegak hukum memberikan sanksi tegas kepada pelaku tindak pidana narkotika, terutama mereka yang kembali melakukan kejahatan setelah menjalani hukuman atau berstatus residivis.

Menurutnya, penanganan terhadap pelaku yang berulang kali terlibat dalam jaringan narkoba harus memberikan efek jera sehingga tidak kembali melakukan tindak pidana serupa.

“Hukum berat pelaku residivis narkoba tertangkap, ditempatkan di lapas maksimal pada saat menjalankan putusan,” tegasnya.

Penggerebekan Kampung Bahari tersebut menjadi perhatian publik lantaran aparat menggunakan strategi penyamaran untuk memasuki kawasan. Petugas Polri dan BNN diketahui menaiki Kereta Rel Listrik (KRL) dari Stasiun Tanjung Priok sebelum melakukan penyisiran.

Dalam operasi itu, aparat menyita sejumlah barang bukti berupa sabu seberat ratusan gram, ganja, serta ribuan butir ekstasi. Petugas juga menemukan mesin pencetak ekstasi yang diduga digunakan untuk memproduksi narkotika, selain senjata tajam dan bong atau alat untuk mengonsumsi narkoba.

Temuan mesin pencetak ekstasi tersebut semakin memperkuat dugaan adanya aktivitas produksi narkotika di kawasan Kampung Bahari.

Gus Falah berharap penindakan hukum yang dilakukan aparat dapat menjadi momentum untuk membangun pengawasan lingkungan secara berkelanjutan, sehingga kawasan tersebut benar-benar terbebas dari peredaran dan penyalahgunaan narkotika. ***

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Komisi IIIDPR RIKampung BahariPeredaran Narkotika
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Politik

    Meriahkan HUT ke-55 Korpri, Setjen DPR RI Gelar 10 Cabang Olahraga

    Senin, 02 Nov 2026 | 17:50 WIB
  • Politik

    Komisi III DPR Apresiasi Langkah Polri Tindaklanjuti Polemik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

    Selasa, 03 Nov 2026 | 15:53 WIB
  • Politik

    Sahroni Dukung Kapolri Larang Vape, Dorong MUI Keluarkan Fatwa

    Senin, 02 Nov 2026 | 16:15 WIB
  • Politik

    DPR Kaji Jalur Cepat Pembentukan UU

    Senin, 02 Nov 2026 | 13:35 WIB
  • Politik

    Once Mekel Serahkan Kursi Roda untuk Pelajar Penderita Kanker Tulang

    Minggu, 01 Nov 2026 | 09:29 WIB

Terpopuler

  • #1

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #2

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #3

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #4

    Dukung Green Policing Polda Riau, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Gandeng Warga Hijaukan Pekanbaru

    Rabu, 28 Okt 2026 - 13:22 WIB
  • #5

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #6

    Sikat Habis Narkoba! Razia 6 THM di Pekanbaru Jaring Pekerja Positif Sabu Dini Hari

    Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:12 WIB
  • #7

    GRANAT Apresiasi Konsistensi Polresta Pekanbaru dalam Pemberantasan dan Pencegahan Narkotika

    Senin, 02 Nov 2026 - 21:13 WIB
  • #8

    Mahasiswa HMI Geruduk DPRD Riau, Polresta Pekanbaru Kawal hingga Audiensi

    Selasa, 27 Okt 2026 - 19:25 WIB
  • #9

    Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

    Senin, 02 Nov 2026 - 13:12 WIB

HUKRIM

  • Lapor, Grebek, Tangkap! Polsek XIII Koto Kampar Gulung Jaringan Sabu Berkat Aduan Warga

    Lapor, Grebek, Tangkap! Polsek XIII Koto Kampar Gulung Jaringan Sabu Berkat Aduan Warga

    Rabu, 04 Nov 2026 | 14:30 WIB
  • "Tidak Ada Ruang Bagi Bandar!

    "Tidak Ada Ruang Bagi Bandar!', Polres Bengkalis Gulung 50 Pelaku Narkoba dan 10,14 Kg Sabu

    Rabu, 04 Nov 2026 | 12:01 WIB
  • Asyik Sembunyi, Begal Berdarah Dingin di Kampar Dicokok Polsek Tambang Dini Hari

    Asyik Sembunyi, Begal Berdarah Dingin di Kampar Dicokok Polsek Tambang Dini Hari

    Rabu, 04 Nov 2026 | 11:24 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • BRAN Rancang Struktur Baru, Tiga Deputi dan Lima Korwil Disiapkan

    BRAN Rancang Struktur Baru, Tiga Deputi dan Lima Korwil Disiapkan

    Rabu, 04 Nov 2026 | 14:22 WIB
  • PIHPS Catat Harga Pangan Nasional, Cabai Rawit Merah Tembus Rp86.900 per Kg

    PIHPS Catat Harga Pangan Nasional, Cabai Rawit Merah Tembus Rp86.900 per Kg

    Rabu, 04 Nov 2026 | 13:10 WIB
  • Kemnaker Gandeng PEI Perkuat Pencegahan Risiko dan Keselamatan Kerja

    Kemnaker Gandeng PEI Perkuat Pencegahan Risiko dan Keselamatan Kerja

    Rabu, 04 Nov 2026 | 12:10 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com