https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Menkeu Suahasil Dorong Kolaborasi APBN dan Danantara untuk Perkuat Pembangunan Nasional •   Perangi Narkoba hingga Cegah Konflik, Kapolda Riau Minta Dukungan Wartawan •   Wapres Gibran Tinjau Produksi SAF di Cilacap, Minyak Jelantah Didorong Jadi Sumber Ekonomi •   Bandar Kendalikan Sabu 35 Kg dari Payakumbuh, Polda Riau Bongkar Jalur Malaysia-Bengkalis-Pekanbaru
Home › Politik › Pansus Kaji Omnibus untuk Perkuat RUU Daerah Kepulauan
Politik
Pulau Jawa & Madura

Pansus Kaji Omnibus untuk Perkuat RUU Daerah Kepulauan

Selasa, 08 September 2026 | 20:13 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Pansus Kaji Omnibus untuk Perkuat RUU Daerah Kepulauan

Keterangan Foto: Ketua Pansus RUU Daerah Kepulauan DPR RI, Mercy Chriesty Barends. Foto : Humas DPR RI. TD.YS

JAKARTA, Tabloid Diksi — Panitia Khusus (Pansus) RUU Daerah Kepulauan DPR RI mendalami skema lex specialis sebagai kerangka hukum untuk menjawab karakteristik wilayah kepulauan. Pansus juga mengkaji penerapan teknik omnibus legislative technique secara selektif guna menyelaraskan berbagai aturan terkait pemerintahan dan pembangunan wilayah kepulauan.

Ketua Pansus RUU Daerah Kepulauan DPR RI, Mercy Chriesty Barends, mengatakan Pansus pada prinsipnya telah mengarah pada konsep lex specialis. Namun, masih diperlukan pembahasan lebih lanjut mengenai bentuk konkret pengaturannya dalam RUU tersebut.

    Baca juga:
  • DPRD Pekanbaru Minta Polda Riau Tindak Tegas Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi

  • Setjen DPR Luncurkan PANDORA, Perkuat Pengawasan Perjalanan Dinas

  • Baleg DPR: RUU Hak Cipta Harus Jamin Transparansi Royalti

“Kalau ini mengarah lex specialis, sebenarnya kita semua sudah mengarah ke sana. Namun dari judul, peta jalan turun ke bawah, ini yang kita sedang cari turunannya. Kalau lex specialis, bagaimana bentuknya?” kata Mercy dalam RDPU Pansus RUU Daerah Kepulauan bersama para pakar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Menurut Mercy, pendekatan omnibus legislative technique yang diusulkan pakar hukum tata negara Jimly Asshiddiqie dapat menjadi salah satu opsi. Teknik tersebut dinilai memungkinkan berbagai pengaturan sektoral yang berkaitan dengan wilayah kepulauan diselaraskan dalam satu kerangka hukum.

“Salah satu usulan dari Pak Prof adalah dalam bentuk omnibus law legislative technique. Ini sangat menarik karena dapat memasuki berbagai wilayah sektoral untuk dipadukan sehingga bisa menjawab persoalan pemerintahan dan pelayanan yang ber karakteristik kewilayahan,” ujarnya.

Mercy menegaskan, Pansus tetap harus memastikan konstruksi RUU tidak bergeser menjadi bentuk otonomi khusus terselubung. Kekhususan yang diberikan harus menjadi bentuk afirmasi untuk mengatasi ketimpangan yang selama ini dirasakan masyarakat di daerah kepulauan.

“Kita tidak menggeser konstruksi dari undang-undang ini menjadi semacam undang-undang otonomi khusus yang terselubung atau apa pun,” tegas legislator dari Dapil Maluku tersebut.

Pansus juga mendalami apakah kewenangan khusus bagi daerah kepulauan dapat dibangun melalui penguatan desentralisasi asimetris berbasis geografis. Hal ini dinilai penting agar RUU memiliki urgensi yang jelas dan tidak sekadar memperpanjang pengaturan dalam Pasal 27 hingga Pasal 30 Undang-Undang Pemerintahan Daerah.

Wakil Ketua Pansus RUU Daerah Kepulauan, TA Khalid, turut menilai gagasan penggunaan teknik omnibus perlu dikaji lebih mendalam. Ia berharap pendekatan tersebut dapat membuat RUU memiliki kekuatan hukum dan daya laksana yang lebih utuh, bukan hanya memindahkan kewenangan administratif.

“Bagaimana agar undang-undang ini betul-betul kuat dan tidak hanya sekadar desentralisasi kewenangan, tetapi mampu kita laksanakan secara utuh,” kata Khalid.

Sementara itu, Jimly Asshiddiqie mengusulkan agar RUU Daerah Kepulauan direpresentasikan menjadi RUU tentang Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah Kepulauan.

Menurut Jimly, wilayah kepulauan perlu ditempatkan sebagai satu kesatuan ruang kehidupan, pemerintahan, dan pembangunan tanpa membentuk tingkatan pemerintahan daerah baru. RUU tersebut diharapkan menjadi kerangka hukum khusus yang melengkapi sistem pemerintahan daerah sesuai karakteristik wilayah kepulauan.

Jimly juga menawarkan penerapan omnibus legislative technique secara selektif untuk menyelaraskan sejumlah regulasi terkait wilayah kepulauan, mulai dari pemerintahan daerah, hubungan keuangan pusat dan daerah, tata ruang, wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, kelautan, perikanan, desa, hingga perlindungan lingkungan hidup.

Gagasan tersebut menjadi salah satu bahan pembahasan Pansus dalam merumuskan kerangka hukum yang mampu memberikan afirmasi sekaligus menjawab kebutuhan khusus masyarakat di daerah kepulauan. ***

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Pansus RUUDaerah Kepulauan
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pelayanan Perizinan Raih Predikat Sangat Baik

    Kamis, 15 Okt 2026 - 09:27 WIB
  • #3

    Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kapolda Riau, Polsek Bukit Raya Turun Langsung Hijaukan Sekolah

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:26 WIB
  • #4

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #5

    Kecelakaan Maut di Inhu, Dua Remaja Tewas Usai Motor Tabrak Truk

    Jumat, 16 Okt 2026 - 18:14 WIB
  • #6

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #7

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #8

    Demi Senyum dan Kelancaran Aktivitas Warga, Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung ke Jalan

    Senin, 19 Okt 2026 - 11:35 WIB
  • #9

    Polisi Turun ke Jalan, Polsek Payung Sekaki Bersama KSABP Tebar 200 Nasi Kotak dan Paket Kue

    Jumat, 16 Okt 2026 - 12:09 WIB

HUKRIM

  • Bandar Kendalikan Sabu 35 Kg dari Payakumbuh, Polda Riau Bongkar Jalur Malaysia-Bengkalis-Pekanbaru

    Bandar Kendalikan Sabu 35 Kg dari Payakumbuh, Polda Riau Bongkar Jalur Malaysia-Bengkalis-Pekanbaru

    Selasa, 27 Okt 2026 | 10:20 WIB
  • Masyarakat Desak Polisi Tuntaskan Kasus Bentrokan Maut di Rohul, AS Diminta Segera Ditangkap

    Masyarakat Desak Polisi Tuntaskan Kasus Bentrokan Maut di Rohul, AS Diminta Segera Ditangkap

    Selasa, 27 Okt 2026 | 06:40 WIB
  • POLIDIK Digelar Serentak di Bengkalis, Kapolres Tekankan Pelajar Jangan Terjerumus Judol dan Narkoba

    POLIDIK Digelar Serentak di Bengkalis, Kapolres Tekankan Pelajar Jangan Terjerumus Judol dan Narkoba

    Senin, 26 Okt 2026 | 13:35 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Wapres Gibran Dorong UMKM Cilacap Naik Kelas, Pertamina Diminta Perkuat Pendampingan

    Wapres Gibran Dorong UMKM Cilacap Naik Kelas, Pertamina Diminta Perkuat Pendampingan

    Selasa, 27 Okt 2026 | 10:03 WIB
  • Transfer ke Daerah Riau Menyusut, Dana Bagi Hasil Anjlok 57,62 Persen

    Transfer ke Daerah Riau Menyusut, Dana Bagi Hasil Anjlok 57,62 Persen

    Selasa, 27 Okt 2026 | 09:58 WIB
  • Waves of Weave Pamerkan Wastra 10 Negara Asia Tenggara, Angkat Kisah Gusti Nurul

    Waves of Weave Pamerkan Wastra 10 Negara Asia Tenggara, Angkat Kisah Gusti Nurul

    Senin, 26 Okt 2026 | 17:38 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com