https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Menkeu Suahasil Dorong Kolaborasi APBN dan Danantara untuk Perkuat Pembangunan Nasional •   Perangi Narkoba hingga Cegah Konflik, Kapolda Riau Minta Dukungan Wartawan •   Wapres Gibran Tinjau Produksi SAF di Cilacap, Minyak Jelantah Didorong Jadi Sumber Ekonomi •   Bandar Kendalikan Sabu 35 Kg dari Payakumbuh, Polda Riau Bongkar Jalur Malaysia-Bengkalis-Pekanbaru
Home › Politik › Maria Lestari Dorong Sinergi Pemerintah dan Industri untuk Majukan Kopi Lokal
Politik
Pulau Jawa & Madura

Maria Lestari Dorong Sinergi Pemerintah dan Industri untuk Majukan Kopi Lokal

Senin, 07 September 2026 | 11:36 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Maria Lestari Dorong Sinergi Pemerintah dan Industri untuk Majukan Kopi Lokal

Keterangan Foto: Anggota Komisi VII DPR RI, Maria Lestari. Foto : Humas DPR RI.TD.YS

SEMARANG, Tabloid Diksi — Anggota Komisi VII DPR RI Maria Lestari mendorong Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat dukungan teknologi pascapanen bagi petani kopi di berbagai daerah. Menurutnya, potensi kopi Indonesia yang telah dikenal di pasar internasional perlu diikuti dengan peningkatan kualitas produksi, kompetensi sumber daya manusia (SDM), serta penguasaan teknologi dari sektor hulu hingga hilir.

Hal itu disampaikan Maria saat mengunjungi pabrik Kopi Kapal Api di Semarang, Jumat (4/9/2026), bersama jajaran Kemenperin. Ia menilai pengembangan industri kopi nasional tidak cukup hanya mengandalkan besarnya potensi komoditas, tetapi juga membutuhkan dukungan teknologi dan pembinaan yang berkelanjutan bagi petani.

    Baca juga:
  • DPRD Pekanbaru Minta Polda Riau Tindak Tegas Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi

  • Setjen DPR Luncurkan PANDORA, Perkuat Pengawasan Perjalanan Dinas

  • Baleg DPR: RUU Hak Cipta Harus Jamin Transparansi Royalti

“Kami berpesan agar Kementerian Perindustrian juga mempunyai teknologi pascapanen untuk para petani, khususnya yang berhubungan dengan pertanian,” kata Maria.

Legislator dari daerah pemilihan Kalimantan Barat I itu mengatakan Indonesia memiliki sejumlah sentra kopi yang produknya telah dikenal hingga pasar internasional. Potensi tersebut harus dimanfaatkan dengan meningkatkan kualitas kopi sejak pembibitan, budidaya, hingga pengolahan pascapanen.

Menurutnya, ketersediaan SDM yang kompeten dan teknologi pertanian yang memadai menjadi faktor penting dalam meningkatkan mutu sekaligus nilai tambah produk kopi. Tanpa dukungan tersebut, potensi kopi daerah dinilai belum mampu memberikan manfaat ekonomi secara maksimal bagi petani.

“Harus ada SDM, terus harus ada teknologi pertanian yang baik, dan tentunya kualitas produk itu harus ditingkatkan lagi,” ujarnya.

Maria juga menekankan pentingnya kolaborasi antara industri kopi, pelaku usaha lokal, dan UMKM. Menurutnya, pertumbuhan kedai kopi di berbagai daerah dapat menjadi peluang untuk memperluas pasar kopi lokal sekaligus meningkatkan pendapatan petani.

“Dengan produk lokal itu bisa memberikan harapan kepada petani kopi kita. Ini berdampak lebih besar dan tentunya bisa memberikan sumber pendapatan,” katanya.

Khusus di Kalimantan Barat, Maria mengakui perkembangan industri kopi belum sebesar daerah sentra kopi lainnya. Namun, pertumbuhan UMKM dan usaha kedai kopi dinilai dapat menjadi pintu masuk untuk membangun ekosistem kopi lokal yang lebih kuat.

Karena itu, ia meminta Kemenperin meningkatkan pembinaan melalui bimbingan teknis (Bimtek) dan pengembangan kompetensi SDM. Pembinaan tersebut, lanjutnya, perlu mencakup seluruh rantai produksi, mulai dari pembibitan dan budidaya hingga pengolahan serta peningkatan mutu produk.

“Bagaimana cara pembibitannya, mengolahnya, karena tentunya itu harus bersinergi, harus bersamaan,” tegasnya.

Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu menilai pengembangan industri kopi nasional membutuhkan sinergi antara pemerintah, petani, industri, dan UMKM. Penguatan teknologi pascapanen dan peningkatan kualitas SDM harus berjalan beriringan agar kopi Indonesia tidak hanya menjadi komoditas unggulan, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat.

“Potensi kopi kita sudah mendunia. Sekarang bagaimana potensi itu kita gunakan dengan baik sehingga manfaat ekonominya benar-benar dirasakan petani dan pelaku usaha lokal,” pungkas Maria. ***

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Komisi VIIDPR RIMaria Lestari
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Politik

    Adian Napitupulu : Negara Tak Boleh Biarkan Kekerasan Dalam Konflik Agraria

    Senin, 07 Sep 2026 | 11:30 WIB
  • Politik

    Belajar di Tenda Darurat, Komisi X Desak Pemulihan Sekolah Terdampak Gempa

    Minggu, 06 Sep 2026 | 20:17 WIB
  • Politik

    67.104 Peserta PBI-JK Dinonaktifkan di Surabaya, Komisi IX Soroti Akurasi Data

    Minggu, 06 Sep 2026 | 16:49 WIB
  • Politik

    Anggota Komisi IX DPR Dukung Penguatan Fasilitas dan SDM Kesehatan di Kulon Progo

    Minggu, 06 Sep 2026 | 16:40 WIB
  • Politik

    Komisi X DPR Dorong Pemetaan Sekolah di Zona Merah Bencana

    Minggu, 06 Sep 2026 | 16:34 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pelayanan Perizinan Raih Predikat Sangat Baik

    Kamis, 15 Okt 2026 - 09:27 WIB
  • #3

    Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kapolda Riau, Polsek Bukit Raya Turun Langsung Hijaukan Sekolah

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:26 WIB
  • #4

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #5

    Kecelakaan Maut di Inhu, Dua Remaja Tewas Usai Motor Tabrak Truk

    Jumat, 16 Okt 2026 - 18:14 WIB
  • #6

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #7

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #8

    Demi Senyum dan Kelancaran Aktivitas Warga, Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung ke Jalan

    Senin, 19 Okt 2026 - 11:35 WIB
  • #9

    Polisi Turun ke Jalan, Polsek Payung Sekaki Bersama KSABP Tebar 200 Nasi Kotak dan Paket Kue

    Jumat, 16 Okt 2026 - 12:09 WIB

HUKRIM

  • Bandar Kendalikan Sabu 35 Kg dari Payakumbuh, Polda Riau Bongkar Jalur Malaysia-Bengkalis-Pekanbaru

    Bandar Kendalikan Sabu 35 Kg dari Payakumbuh, Polda Riau Bongkar Jalur Malaysia-Bengkalis-Pekanbaru

    Selasa, 27 Okt 2026 | 10:20 WIB
  • Masyarakat Desak Polisi Tuntaskan Kasus Bentrokan Maut di Rohul, AS Diminta Segera Ditangkap

    Masyarakat Desak Polisi Tuntaskan Kasus Bentrokan Maut di Rohul, AS Diminta Segera Ditangkap

    Selasa, 27 Okt 2026 | 06:40 WIB
  • POLIDIK Digelar Serentak di Bengkalis, Kapolres Tekankan Pelajar Jangan Terjerumus Judol dan Narkoba

    POLIDIK Digelar Serentak di Bengkalis, Kapolres Tekankan Pelajar Jangan Terjerumus Judol dan Narkoba

    Senin, 26 Okt 2026 | 13:35 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Wapres Gibran Dorong UMKM Cilacap Naik Kelas, Pertamina Diminta Perkuat Pendampingan

    Wapres Gibran Dorong UMKM Cilacap Naik Kelas, Pertamina Diminta Perkuat Pendampingan

    Selasa, 27 Okt 2026 | 10:03 WIB
  • Transfer ke Daerah Riau Menyusut, Dana Bagi Hasil Anjlok 57,62 Persen

    Transfer ke Daerah Riau Menyusut, Dana Bagi Hasil Anjlok 57,62 Persen

    Selasa, 27 Okt 2026 | 09:58 WIB
  • Waves of Weave Pamerkan Wastra 10 Negara Asia Tenggara, Angkat Kisah Gusti Nurul

    Waves of Weave Pamerkan Wastra 10 Negara Asia Tenggara, Angkat Kisah Gusti Nurul

    Senin, 26 Okt 2026 | 17:38 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com