https://tabloiddiksi.com

  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

Beranda

Terpopuler

Utama

Pilihan

Todays

•   Tari Marantang Karya Epi Martison Pengurus IKKS Provinsi Riau, Ikut Meriahkan MTQ Provinsi Riau XLIV di Kuansing •   Kegiatan Sosper dan SPPD Setwan DPRD Pekanbaru Anggaran 2025 Resmi Dilapor •   PLN Minta Maaf, Sebut Gangguan Dipicu Longsor yang Robohkan Tiang Listrik •   SF Hariyanto Minta Tenaga Farmasi Perketat Pengawasan Obat untuk Masyarakat
Home › Politik › Jadi Beban di Pilkada 2020, KIC Sebut Suhe Tak Sadar Diuntung
Politik
Kuansing

KIC

Jadi Beban di Pilkada 2020, KIC Sebut Suhe Tak Sadar Diuntung

Rabu, 27 Desember 2023 | 22:13 WIB,  
Penulis : Noperman SPd
Jadi Beban di Pilkada 2020, KIC Sebut Suhe Tak Sadar Diuntung

Mantan Direktur Badan Saksi Nasional Partai Golkar Khairul Ikhsan Chaniago SSos MSi

KUANSING, Tabloid Diksi - Mantan Direktur Badan Saksi Nasional Partai Golkar pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kuansing 2020, Khairul Ikhsan Chaniago SSos MSi menilai Suhardiman Amby yang tidak mengakui kalau Golkar yang mengantarkannya hingga berkuasa hari ini, diibaratkan kacang lupa kulit. 

"Semua masyarakat tahu, bahwa yang mengusung pasangan Andi Putra-Suhardiman Amby itu adalah Golkar, PKS dan Hanura. Tidak bisa dibantah itu. Golkar dan PkS-lah yang paling berjasa memenangkannya. Kalau ada pihak Suhardiman membantah, itu orang tak sadar diri, ibarat kacang lupa kulit," kata Khairul Ikhsan Chabiago dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/12/2023).

  • Baca juga: Focus Group Discussion, KPU Pekanbaru Serap Perbaikan Kedepan

Menurut pria yang beken disapa KIC ini, masyarakat semua tahu, kalau Golkar dibantu PKS berjuang keras memenangkan pasangan ASA Pilkada 2020. Pasalnya, Suhardiman Amby saat itu tengah diterpa banyak persoalan pribadi. Sehingga Golkar dan PKS kerepotan menutupinya.

"Pernyataan Suhardiman Amby yang mengungkit Pilkada pemenangan ASA perlu saya komentari serius. Karena saya ada di barisannya waktu itu. Perjuangan Golkar dan PKS waktu itu sangat berat. Ada banyak sisi lemahnya yang harus kami atasi. Semua masyarakat saya rasa mengetahui itu," katanya.

  • Baca juga: Relawan Milenial Partai Nasdem Tualang Menghimbau Masyarakat Untuk Bersama - Sama Menolak Wacana PSU Pilkada Siak

Pertama, kata KIC, pada Pilkada lalu Suhardiman Amby minim sumbangan uang untuk pemenangan. Jikapun ada, kisaran hanya ratusan juta. Sehingga Suhardiman tidak bisa bergerak bersosialisasi. Dan kerap hanya hadir berkampanye saat ada undangan pesta di wilayah Inuman, Kuantan Hilir dan Kuantan Hilir Seberang.

"Semantara partai pengusung, wabilkususnya Golkar dengan jaringanya tetap bergerak melakukan sosialisasi dan mengukuhkan tim-tim desa se-Kuansing. Dan begitupula dengan PKS. Mereka bergerak sesuai dengan kemampuan dan karakter mereka pula," ungkap KIC.

  • Baca juga: Tim Suwai & Nawaitu Ucap Selamat kepada Paslon Nomor 1 

Kedua, ungkap KIC, Suhardiman Amby sedang diterpa isu yang sangat pribadi sewaktu Pilkada 2020 itu. Sebab, Ia tengah ada masalah keluarga, beberapa tahun sebelum Pilkada isu dugaan perselingkuhan mencuat dari sang istri tua, diakui KIC, juga masih segar diingatan masyarakat Riau, terlebih di Kuansing. 

"Suhardiman itu tengah berkonflik dengan istri pertamanya. Istri tua dan istri muda. Bahkan istri pertama Suhardiman itu sempat mempolisikannya atas dugaan perbuatan tidak terpuji suami menikah tanpa izin istri tua. Kan sempat heboh juga itu berita istri tua grebek oknum anggota DPRD Riau disebuah rumah," terang KIC lagi.

  • Baca juga: Puluhan Ribu Masyarakat Meranti Hadiri Kampanye Akbar Paslon Nomor 04 "Bermanfaat"

Ketiga, isu Suhardiman Amby dipolisikan istri pertamanya karena diduga selingkuh dengan istri mudanya, kuat dugaan Suhardiman Amby gagal memenangkan Pileg 2019 karena isu liar tersebut.

"Ini bebannya berat. Untuk mengatasi ini, kami di Golkar bersama pengusung lain harus kerja keras menangkal isu itu. Semua ini kan juga diketahui masyarakat, bahwa Suhardiman Amby itu adalah caleg gagal yang diselamatkan Golkar," tegasnya.

  • Baca juga: Demi H. Jufrizal , Dr H.Suhardiman amby Diberhentikan sepihak tampa ada konfirmasi

Isu lain yang tak kalah berat diatasi waktu Pilkada 2020 lalu adalah soal dugaan Suhardiman Amby menjual tanah ulayat.

"Buktinya, saat pengukuhan tim desa. Ada desa-desa di salah satu kecamatan bagian hilir yang tidak sanggup didatangi Suhardiman. Sehingga waktu itu, Suhardiman meminta Pak Sukarmis, Andi Putra dan Adam yang langsung melakukan pengukuhan di desa-desa tersebut. Harusnya  sewaktu itu Suhardiman langsung yang menggarap. Tapi dia tidak sanggup. Desa-desanya tak bisa saya sebut," ungkap KIC lagi.

  • Baca juga: Ulama dan Tokoh Politik Kompak Dukung Pasangan Bermarwah di Kampar

Menurut KIC lagi, Suhardiman yang mengaku bisa menguasai hilir. Faktanya di beberapa kecamatan dia malah tidak sanggup. Seperti di Pangean, Logas Tanah Darat dan Cerenti. Ia hanya bisa mengkonsolidasi di Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang dan Inuman.

"Itupun tidak seluruh desa di Inuman, Kuantan Hilir dan Kuantan Hilir Seberang yang sanggup Suhardiman itu untuk sosialisasi. Saya waktu itu pelaku sejarah. Tak bisa dibantah saat-saat itu. Karena saya juga turun langsung mendampingi Ketua Adam ke wilayah hilir itu," katanya KIC terus mengungkit.

  • Baca juga: Makin Tak Terbendung, 16 Hari Sebelum Pencoblosan Dukungan Ke Kubu SDM Makin Membludak

Sebagai bagian perjuangan ASA pada Pilkada 2020 lalu, KIC menilai, bahwa Suhardiman Amby ini hanya menjadi beban.

Selain menjadi beban pada Pilkada 2020, Suhardiman Amby menurut KIC kini memang telah menghianati perjuangan tim dan masyarakat Kuansing. Ia hanya ketiban duren runtuh dan menghianati perjuangan Golkar dan PKS yang telah berjasa kepadanya.

  • Baca juga: Diduga Terlibat Isu Titipan, Aktivis Gelar Aksi Demonstrasi di Depan Kejati Riau

"Itu fakta yang dirasakan oleh sebagian besar tim dan masyarakat Kuansing. Ia telah menghianati perjuangan. Ia telah menohok kawan seiiring. Menggunting dalam lipatan," ungkapnya.

Kemudian, KIC turut menjawab tudingan tak beralasan dari Suhardiman soal pidato Ketua DPD Golkar Adam pada pelantikan AMPI Kuansing. Pemuda yang lahir dari gerakan ini menilai, Suhardiman itu panik. Sehingga dengan mudah memberikan keterangan liar kemana-mana.

  • Baca juga: Makin Tinggi Pohon, Makin Kuat Angin: Refleksi tentang Kepemimpinan Suhardiman Amby

"Reaksi kepanikan dari Suhardiman aja itu, apanya yang buat gaduh pidato Ketua Adam itu. Ia hanya bicara depan kadernya sebagai Ketua Golkar. Ya, wajarlah dia berbicara seperti itu. Karena yang telah dikhianati Suhardiman itu kader-kader Golkar yang selama ini telah menjadikannya jadi penguasa sekarang," kata KIC.

Terkait tudingan Suhardiman soal kasus yang melibatkan Bupati Andi Putra, KIC menilai, pernyataan Suhardiman yang menyinggung itu terkesan ada perannya dalam hal itu. Padahal Ketua Golkar Adam dalam orasinya tidak pernah bicara soal itu. Suhardiman malah menggiringnya ke situ.

  • Baca juga: Surat Suara Pilkada  Kampar Tiba di Gudang KPU

"Semakin kuat dugaan Suhardiman aktor utama dalam permainan ini. Coba lihat, bagian video mana yang menyinggung soal bupati yang terjerat hukum itu bentuk penghianatan. Tak ada disinggung. Toh, itu biasa dalam politik. Resiko berpolitik. Tak mau beresiko, jangan berpolitik," jelas KIC sembari menyindir.

Lalu, soal APBD-P 2023 gagal. Menurut KIC, Suhardiman ini gagal paham. Padahal Adam dalam orasinya di Taman Jalur beberapa hari yang lalu menyampaikan, bahwa kemampuan kita kecil. Namun kebutuhan banyak. Sehingga hutang nantinya yang akan timbul. Sehingga daerah berpeluang tergadai.

  • Baca juga: Abdul Wahid dan UAS Satukan Tekad Menangkan Pilgub Riau

"Logikanya begini, kemampuan kita hanya sekitar 20 miliar. Tapi, belanja kita dibuat 250 miliar lebih. Ini kan tak betul perencanaan anggaran seperti ini. Dan ini merupakan hasil keputusan bersama di dewan dari semua fraksi. Kecuali Gerindra. Kalau ini tetap dijalankan, Kuansing tergadai sekitar 200 miliar lebih," ungkap KIC.

"Begitupula soal APBD murni 2024. DPRD sudah ketuk palu. Dari 9 fraksi, 8 fraksi setuju ketuk palu. Dan sahkan APBD 2024. Hanya Gerindra yang menolak. Jadi, silahkan masyarakat menilai, mana yang serius dan mana yang main-main mengurusi negeri ini. Jadi tolonglah, berhentilah membodohi masyarakat," sambung KIC.

  • Baca juga: Bantah Pemberitaan Viral Diduga Menyesatkan, MS Tak Ada Sebut Muflihun Dalam BAP

KIC juga mengomentari pengakuan Suhardiman tentang jalan dari Instruksi Presiden (Inpres) RI yang diklaim Inpres Bupati. Bagi KIC, ini pembodohan. Padahal jalan Inpres ini dari usulan Pemprov Riau ke pusat. Ini adalah dampak dari viral nya kondisi jalan di Lampung via media sosial waktu itu. Sehingga Riau ketiban untung.

"Jangan asal klaim, masyarakat tidak bodoh. Semua orang tau jalan inpres jelas dari presiden yang diusulkan provinsi, bukan inpres bupati," sindir KIC lagi.

  • Baca juga: Peluang Menang Besar, Warga Pangean Berbondong-bondong Jadi Tim Pemenangan Adam-Sutoyo 

KIC semakin geli melihat sanggahan Suhardiman perihal Adam ajukan pokir 50 M setiap tahunnya. 

"Ah, ketawa aja la kita soal ini. Masyarakat bisa menilai juga kok," ujarnya.

  • Baca juga: KIC Sebut Koalisi SDM Panik Ditinggal Rakyat Karena Kejam Terhadap ASN Dan Honorer

Terkait pemerintahan Suhardiman yang ingin bersih-bersih, Khairul Ikhsan juga makin geli lagi. Sama dengan statemen sebelumnya, Suhardiman Amby ini melebar kesana kemari. Bukan seperti seorang Bupati, melainkan makin membuat wibawanya rendah.

"Adam yang orasi depan kadernya. Suhardiman menjawabnya sana sini. Ntah kemana-mana pula statemennya tu. Apanya yang mau bersih-bersih. Masyarakat bisa menilai, siapa yang benar-benar sayang terhadap negeri ini. Masyarakat bisa merasakan siapa yang benar-benar membangun. Suhardiman kah, yang hanya acara sana sini. Lebih mending lagi Pak Mursini, ada karyanya." Tutup KIC.***

Editor : Noperman SPd

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Hukrim

    PN Teluk Kuantan Tolak Gugatan Pemohon 

    Rabu, 27 Des 2023 | 20:35 WIB
  • Peristiwa

    Bupati Bengkalis Tinjau Posko Pengamanan Nataru

    Rabu, 27 Des 2023 | 17:08 WIB
  • Peristiwa

    Kajati Riau Terima Kunjungan Kerja Ketua Wilayah Muhammadiyah Riau

    Rabu, 27 Des 2023 | 14:43 WIB
  • Politik

    Wakil Bupati Bengkalis Ajak Pemilih Gunakan Hak Suara

    Rabu, 27 Des 2023 | 13:54 WIB
  • Peristiwa

    Muflihun Siapkan Imbauan Khusus Malam Pergantian Tahun

    Rabu, 27 Des 2023 | 08:47 WIB

Terpopuler

  • #1

    6 Tahun Mengabdi, Pekerja PT Surgika Alkesindo Kecewa Anjuran Disnaker Riau 500 Ribu

    Kamis, 18 Jun 2026 - 18:43 WIB
  • #2

    Aksi Tagih Utang Sambil Joget Hebohkan Pekanbaru, Rumah Keluarga Selebgram di Bukit Raya

    Rabu, 24 Jun 2026 - 20:03 WIB
  • #3

    G3S Bongkar Pola Kejari, Sederet Kasus OPD Pekanbaru Mandek

    Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:55 WIB
  • #4

    Dua Pekan Terakhir, Warga Kulim Resah Listrik Kerap Padam hingga Dua Kali Sehari

    Kamis, 25 Jun 2026 - 20:02 WIB
  • #5

    PLN Minta Maaf, Sebut Gangguan Dipicu Longsor yang Robohkan Tiang Listrik

    Jumat, 26 Jun 2026 - 15:18 WIB

SOROTAN

  • Tari Marantang Karya Epi Martison Pengurus IKKS Provinsi Riau, Ikut Meriahkan MTQ Provinsi Riau XLIV di Kuansing

    Tari Marantang Karya Epi Martison Pengurus IKKS Provinsi Riau, Ikut Meriahkan MTQ Provinsi Riau XLIV di Kuansing

    Jumat, 26 Jun 2026 | 15:55 WIB
  • Kegiatan Sosper dan SPPD Setwan DPRD Pekanbaru Anggaran 2025 Resmi Dilapor

    Kegiatan Sosper dan SPPD Setwan DPRD Pekanbaru Anggaran 2025 Resmi Dilapor

    Jumat, 26 Jun 2026 | 15:51 WIB
  • Dua Pekan Terakhir, Warga Kulim Resah Listrik Kerap Padam hingga Dua Kali Sehari

    Dua Pekan Terakhir, Warga Kulim Resah Listrik Kerap Padam hingga Dua Kali Sehari

    Kamis, 25 Jun 2026 | 20:02 WIB

HUKRIM

  • Niat Jahat Jadi Unsur Utama Korupsi, KPK Perkuat Tata Kelola Antikorupsi Korporasi

    Niat Jahat Jadi Unsur Utama Korupsi, KPK Perkuat Tata Kelola Antikorupsi Korporasi

    Rabu, 24 Jun 2026 | 18:39 WIB
  • Menkeu Purbaya Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu di Kasus Balpres

    Menkeu Purbaya Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu di Kasus Balpres

    Selasa, 23 Jun 2026 | 20:06 WIB
  • Penyidik JAM PIDSUS Nilai SS Pelaku Utama, Permohonan Justice Collaborator Ditolak

    Penyidik JAM PIDSUS Nilai SS Pelaku Utama, Permohonan Justice Collaborator Ditolak

    Selasa, 23 Jun 2026 | 19:33 WIB
Bidnen SH
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com