https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Api Lepas Kendali, Lahan 1,8 Hektare di Kelesa Inhu Terbakar; Pria 60 Tahun Jadi Tersangka •   Kapolsek Batu Hampar Tegas: Personel Jangan Terjerat Narkoba dan Judi Online •   Tak Mau Kecolongan Polsek Payung Sekaki Patroli Antisipasi Balap Liar hingga Narkoba •   Sekali Tangkap, Muncul Enam Pengakuan Penggelapan Kendaraan: Residivis Diciduk Polsek Payung Sekaki 
Home › Daerah › Sungai Kerumutan Gairah Nelayan Tempatan Dalam Jihad Menafkahi Keluarga
Daerah
Pelalawan

Sungai Kerumutan Gairah Nelayan Tempatan Dalam Jihad Menafkahi Keluarga

Minggu, 06 Agustus 2023 | 20:36 WIB,  
Sungai Kerumutan Gairah Nelayan Tempatan Dalam Jihad Menafkahi Keluarga

Keterangan Foto:

Sungai Kerumutan Gairah Nelayan Tempatan Dalam Jihad Menafkahi Keluarga

Pelalawan TabloidDiksi Guntur (56) menambatkan perahu nya di tapian sungai kerumutan, sejenak ia turun dengan melompat diatas rerumputan liar. Senyum sumringah ia tebarkan kepada orang orang yang dikenalnya dalam ragam aktifitas di sungai Kerumutan. Ada warga yang tengah menabur jala sambil mengaduk aduk permukaan air sungai, ada juga beberapa orang dengan penuh kesabaran menunggu Ikan menyambar umpan di mata kail jorannya.

    Baca juga:
  • Gowes Silaturahmi Kampar Diikuti 2.500 Peserta, Bupati Serahkan Motor dan Soroti Potensi Wisata Daerah

  • 2.500 Pesepeda Kepung Bangkinang, Bupati Kampar Buka Gowes Silaturahmi 2026

  • Ketua Umum PKSPI Minta Sawit Rakyat Tak Ikut Ditertibkan: Jangan Sampai Petani Kecil Jadi Korban

Aktifitas sungai Kerumutan tampak bergairah lagi, nelayan setempat pun semakin bersemangat mengais rezeki dari tambak alam yang menyediakan beraneka jenis ikan tangkapan untuk dibawa pulang guna menafkahi banyak keluarga di Tasik Kerumutan.

Sudah puluhan tahun, Sungai Kerumutan menjadi tempat bergantungnya banyak kehidupan. Dari banyak generasi yang turun temurun bekerja sebagai nelayan disana. Alam Kerumutan memang kaya akan banyak jenis ikan, selama ini menjadi nafkah andalan nelayan Tempatan.

"Saya generasi ketiga yang jadi nelayan di sungai Kerumutan ini, kakek dan ayah saya juga nelayan, dimasa mereka ikan ikan di sungai Kerumutan ini sangat berlimpah," kata Guntur, Sabtu (5/8/2023). 

Beberapa tahun belakangan, keadaan sempat berubah suram. Rerumputan liar dan engceng gondok semakin menutupi permukaan sungai. Pendangkalan sungai terjadi dengan banyak lumpur lumpur dibawa air dari hulu sungai. Aktifitas menangkap ikan pun terdampak signifikan. Mengecilnya permukaan sungai menjadi kendala bagi nelayan takkala mengayuh sampan menuju lubuk lubuk penuh ikan.

Rumput liar dan engceng gondok mengancam pendapatan nelayan Tempatan. Banyak nyawa yang menggantungkan dari sumber daya hayati sungai Kerumutan pasrah menunggu takdir merubah jalan hidup mereka. Ikan di dapat kadang satu dua ekor, hanya cukup menjadi lauk satu keluarga saja, tidak bisa lagi dijual untuk menutupi kebutuhan rumah tangga lainnya.

"Kalau sungai ditutupi enceng gondok, rumput liar dan sampah sampah. Susah kami mencari ikan di sungai ini. Kalau susah kami mencari nafkah, susah pula kehidupan kami satu keluarga,"lirih Guntur. 

Kegalauan hati nelayan lokal di Sungai Kerumutan menemui titik nadirnya, sejak H Zukri Misran di amanahkan memimpin Kabupaten Pelalawan pada 2020 lalu. Dari pemikiran ia jualah, kolaborasi beberapa perusahaan yang beroperasi di Kerumutan di lakukan. 

Alat berat diturunkan pekerja dengan sekuat tenaga membersih sungai Kerumutan. Mengembalikan habitat ikan sebagai sumber pendapatan nelayan Tempatan.

 "Alhamdulillah, pak Bupati Haji Zukri punya inisiatif untuk membersihkan sungai Kerumutan ini dari enceng gondok, rumput liar dan sampah. Sehingga bisa mencari ikan lagi, memberi semangat kami (nelayan) untuk berjuang menafkahi keluarga,"katanya

Hal senada juga diutarakan oleh nelayan lain, Johan (47). Sejak dibersihkannya sungai Kerumutan, hasil tangkapan ikan nelayan tempatan jadi bertambah. Perahu nelayan bisa dengan bebas bergerak lalu lalang mengitari seluruh penjuru sungai tanpa terhalang oleh enceng gondok, rumput liar dan tumpukan sampah.

"Sungai nya seakan hidup lagi. Aktifitas di sungai kembali membangkitkan semangat nelayan dalam menafkahi keluarga kami," aku Johan. 

"Ini tentu berkah campur tangan pak bupati dalam mengumpulkan beberapa perusahaan disini untuk mencari solusi atas permasalahan kami masyarakat kecil yang menggantungkan hidup di sungai Kerumutan ini," imbuhnya

Sementara itu, Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Pelalawan (Hipmawan) Pekanbaru Muhammad Firdaus mencoba menyikapi bijak persoalan Sungai Kerumutan. Ia menuturkan bahwa aktifitas ekonomis masyarakatnya banyak bergantung kepada sungai Kerumutan. Sebagai nelayan tradisional, ikan ikan di tersedia di dasar sungai memberi energi dalam menggerakkan kehidupan masyarakat Tempatan.

"Puluhan tahun, sejak dari nenek moyang kami menggantungkan hidup di sungai ini," kata Muhammad Firdaus mahasiswa asli Kerumutan ini. 

Tak dapat dipungkiri, meluasnya habitat enceng gondok dan rumput liar di sungai Kerumutan mengancam nelayan lokal dalam aktifitas melaut.

"Dengan dibersihkannya sungai ini, berdampak positif bagi nelayan, tangkapannya jadi lebih baik,"ungkapnya

Bagi Pemuda disapa Daus ini, menyelamatkannya banyak keluarga yang terancam penghasilannya dari sektor perikanan sungai Kerumutan jauh lebih bermanfaat dari debat boleh tidaknya hal itu dilakukan.

"Kalau masyarakat, taunya manfaat itu menyentuh mereka atau tidak, pembersihan sungai Kerumutan dirasakan sendiri dampaknya bagi ekonomi keluarga nelayan disini,"pungkas Daus.

Editor : Bujang P

TOPIK TERKAIT

Pelalawan
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Sorotan

    Diduga ada Markup LSM Anti Korupsi Surati Kejari Terkait Tiga Proyek Fisik Dinas PUPR Pelalawan

    Senin, 31 Jul 2023 | 12:36 WIB
  • Daerah

    Isu Gizi Buruk di Pelalawan! Ini Tanggapan Kadinkes Asril

    Senin, 24 Jul 2023 | 12:02 WIB
  • Daerah

    H Zukri SE Tunjuk Plh Pengganti Kadis PUPR yang Tersangkut Kasus Viral

    Rabu, 19 Jul 2023 | 10:49 WIB
  • Sorotan

    Tim Gabungan Lakukan Operasi Penertiban Warung Remang remang yang Meresahkan Masyarakat

    Selasa, 18 Jul 2023 | 15:28 WIB
  • Daerah

    Raih Delapan Emas, SMPN Bernas Sabet Juara Umum O2SN SMP se Kabupaten Pelalawan

    Senin, 17 Jul 2023 | 15:49 WIB

Terpopuler

  • #1

    Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

    Kamis, 10 Sep 2026 - 23:05 WIB
  • #2

    Dini Hari Digerebek, 2 Pria di Kampar Kepergok Simpan Sabu-Ekstasi

    Selasa, 08 Sep 2026 - 09:53 WIB
  • #3

    Pemko Pekanbaru Undang 80 Media dalam FGD “Media Berdampak”

    Minggu, 13 Sep 2026 - 17:18 WIB
  • #4

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #5

    Fortuner Tak Kunjung Datang, Pasutri Pengelola Pasar Bawah Dilaporkan

    Rabu, 09 Sep 2026 - 23:12 WIB
  • #6

    Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Ikatan Mahasiswa Kerinci Riau Gelar Aksi Berbagi Masker Gratis di Stadion Utama

    Kamis, 10 Sep 2026 - 22:12 WIB
  • #7

    Polsek Payung Sekaki dan BPBD Berjibaku Lawan Api : Warga Diminta Stop Bakar Lahan

    Jumat, 11 Sep 2026 - 10:12 WIB
  • #8

    Bukan Sekadar Tanam, Bhabinkamtibmas Turun Pantau Jagung 2 Hektare di Batu Hampar

    Rabu, 16 Sep 2026 - 07:48 WIB
  • #9

    SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru Tinggal Tunggu Kerugian Negara, Bidnen: Kajari Baru Harus Tunjukkan Taring

    Kamis, 17 Sep 2026 - 11:08 WIB

HUKRIM

  • Api Lepas Kendali, Lahan 1,8 Hektare di Kelesa Inhu Terbakar; Pria 60 Tahun Jadi Tersangka

    Api Lepas Kendali, Lahan 1,8 Hektare di Kelesa Inhu Terbakar; Pria 60 Tahun Jadi Tersangka

    Senin, 21 Sep 2026 | 14:52 WIB
  • Sekali Tangkap, Muncul Enam Pengakuan Penggelapan Kendaraan: Residivis Diciduk Polsek Payung Sekaki 

    Sekali Tangkap, Muncul Enam Pengakuan Penggelapan Kendaraan: Residivis Diciduk Polsek Payung Sekaki 

    Senin, 21 Sep 2026 | 12:32 WIB
  • Terduga Penggelapan Motor Milik Adik Ipar Ditangkap Tengah Malam di Pelalawan

    Terduga Penggelapan Motor Milik Adik Ipar Ditangkap Tengah Malam di Pelalawan

    Senin, 21 Sep 2026 | 10:02 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com