Home › Hukum › KPK Menetapkan Wali Kota Bandung dan Lima Tersangka Lainnya dalam Kasus Korupsi CCTV
KPK Menetapkan Wali Kota Bandung dan Lima Tersangka Lainnya dalam Kasus Korupsi CCTV
Penetapan enam tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Jakarta, Tabloid Diksi - Selain Wali Kota Bandung Yana Mulyana, lima orang lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan CCTV dan ISP untuk layanan digital Bandung Smart City di Pemerintah Kota Bandung.
“KPK menetapkan enam orang tersangka,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di Gedung Merah Putih Jakarta Selatan, Minggu 16 April 2023.
- Baca juga:
Tersangka tersebut meliputi Kepala Dinas Perhubungan Pemkot Bandung, DD, Sekretaris Dinas Perhubungan Pemkot Bandung, KR, Direktur PT SMA, BN, CEO PT CIFO, SS, dan Manager PT SMA, AG.
Penetapan ke enam tersangka ini hasil dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Jumat (14/4/2023) lalu, yang dilakukan setelah KPK mendapat beberapa laporan dari masyarakat.
Para tersangka BN, SS, dan AG dianggap sebagai pihak yang memberikan suap yang melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) KUHP.
Sementara Walikota Bandung, YM, DD dan KR dianggap sebagai pihak yang menerima suap dan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) KUHP.
“Para tersangka akan ditahan oleh Tim Penyidik KPK masing-masing selama 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 15 April 2023 sampai dengan 4 Mei 2023,” tutur Nurul Ghufron.
Walikota Bandung YM ditahan di Rutan KPK pada gedung Merah Putih, sementara DD dan KR ditahan di Rutan KPK pada Markas Komando Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Mako Puspomal). Tersangka BN, SS, dan AG akan ditahan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur.
“KPK mengucapkan terima kasih pada masyarakat yang telah mempercayakan pelaporan dugaan korupsi yang terjadi di masyarakat sebagai bentuk partisipasi aktif bersama-sama melakukan pemberantasan korupsi di Indonesia,” tutup Nurul Ghufron. DN






Komentar Via Facebook :