https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Sebelum Deklarasi Alma Ata, Indonesia Sudah Punya Konsep Pelayanan Kesehatan Primer •   Pendidikan SMA Taruna Nusantara Digratiskan, Prabowo Perluas Akses Pendidikan Nasional •   Setjen DPR RI Mulai Implementasikan Model Peningkatan Profesionalitas ASN •   Semarak HUT ke-81 Marinir, Kejuaraan Karate Piala Pangkormar Dibuka di Lampung
Home › Politik › Irma Suryani Pertanyakan Insentif Rp1 Triliun untuk Kepala Daerah Pendukung MBG
Politik
Pulau Jawa & Madura

Irma Suryani Pertanyakan Insentif Rp1 Triliun untuk Kepala Daerah Pendukung MBG

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:35 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Irma Suryani Pertanyakan Insentif Rp1 Triliun untuk Kepala Daerah Pendukung MBG

Keterangan Foto: Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago. Dok : Humas DPR RI. TD.YS

JAKARTA, Tabloid Diksi - Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago, mempertanyakan rencana pemerintah mengalokasikan insentif fiskal sebesar Rp1 triliun bagi kepala daerah yang dinilai progresif dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia meminta pemerintah menjelaskan urgensi, sumber pendanaan, serta indikator penilaian pemberian insentif tersebut. Terlebih, kebijakan itu muncul di tengah upaya pemerintah melakukan efisiensi belanja negara.

    Baca juga:
  • Setjen DPR RI Mulai Implementasikan Model Peningkatan Profesionalitas ASN

  • Sukamta Dorong Penelusuran Kepemilikan Perusahaan dan Aliran Dana Kasus Karhutla

  • Komisi XI DPR Minta OJK Hadir Lindungi UMKM Terdampak Bencana

Menurut Irma, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) seharusnya lebih mendorong kepala daerah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar mampu membiayai kebutuhan pembangunan secara mandiri. Selain itu, kemampuan mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) secara efektif juga semestinya menjadi salah satu tolok ukur prestasi pemerintah daerah.

“Seharusnya Mendagri mendorong kepala-kepala daerah agar mampu meningkatkan PAD, sehingga daerah bisa membiayai dirinya sendiri dan tidak sepenuhnya bergantung pada pemerintah pusat. Itu baru bisa dianggap berprestasi,” tegas Irma dalam keterangan tertulis kepada Parlementaria, Kamis (29/10/2026).

Politisi Fraksi Partai NasDem tersebut menilai, mendukung program pemerintah pusat, termasuk MBG, merupakan bagian dari tanggung jawab kepala daerah. Apalagi, pelaksanaan program itu juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja, keterlibatan relawan, hingga peningkatan aktivitas ekonomi di daerah.

Atas dasar itu, Irma mempertanyakan alasan pemerintah memberikan insentif tambahan kepada kepala daerah yang mendukung MBG. Menurutnya, pemerintah perlu terlebih dahulu mengevaluasi manfaat ekonomi yang dihasilkan program tersebut sebelum menetapkan kebijakan pemberian insentif fiskal.

Selain persoalan anggaran, Irma juga menyoroti aspek pengawasan keamanan pangan dalam pelaksanaan MBG. Ia menilai, pengawasan harus melibatkan lembaga yang memiliki kewenangan dan kompetensi di bidang tersebut agar kualitas serta kelayakan makanan yang disalurkan kepada masyarakat benar-benar terjamin.

“Standar keamanan pangan seharusnya dilakukan oleh BPOM yang memang menjadi leading sector di bidang tersebut. Mengapa anggarannya tidak diberikan kepada BPOM saja agar penggunaannya bisa dipertanggungjawabkan?” ujar Irma.

Ia turut mempertanyakan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam menopang pemberian insentif apabila kebijakan tersebut diberlakukan bagi kepala daerah di seluruh Indonesia. Menurutnya, perhitungan harus dilakukan secara cermat dengan mempertimbangkan perbedaan kapasitas fiskal masing-masing daerah.

Irma mengingatkan, masih terdapat sejumlah kabupaten dan kota yang memiliki kapasitas APBD di bawah Rp1 triliun. Karena itu, pemberian insentif fiskal harus memiliki sasaran, kriteria, serta indikator manfaat yang jelas dengan tetap memperhatikan kondisi keuangan negara dan daerah.

Lebih lanjut, Irma meminta pemerintah memperjelas tujuan utama program MBG, terutama jika program tersebut diarahkan untuk memperbaiki status gizi masyarakat dan menurunkan angka stunting.

Menurutnya, upaya pemenuhan gizi tidak cukup hanya dilakukan melalui pemberian makanan. Diperlukan pula intervensi kesehatan lainnya, seperti pemenuhan kebutuhan vitamin dan penyediaan akses terhadap air bersih.

Ia menegaskan, setiap kebijakan anggaran harus disusun berdasarkan kebutuhan yang terukur, perencanaan realistis, serta tujuan yang jelas. Dengan demikian, pelaksanaan MBG tidak sekadar berorientasi pada penyaluran makanan, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan status gizi masyarakat. ***

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Insentif 1 TriliunMBDKepala DaerahKomisi IXIrma Chaniago
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Hukum

    MK Tegaskan Pemberhentian Sementara Kepala Daerah Dimulai Saat Perkara Terdaftar di Pengadilan

    Kamis, 29 Okt 2026 | 16:41 WIB
  • Politik

    Dugaan Kekerasan Seksual Anak oleh Dokter, DPR Desak Kemenkes Sanksi Tegas

    Kamis, 22 Okt 2026 | 19:47 WIB
  • Politik

    Irma Suryani Soroti Perlindungan Pekerja di Tengah Karhutla

    Sabtu, 17 Okt 2026 | 14:35 WIB
  • Politik

    Irma Suryani Desak Kemenkes Turun Tangan Bantu Ratusan Ribu Warga Terdampak ISPA Akibat Karhutla

    Jumat, 16 Okt 2026 | 15:04 WIB
  • Politik

    Misbakhun Desak Kemenkeu Cari Akar Masalah Rendahnya Penerimaan Pajak

    Sabtu, 10 Okt 2026 | 14:54 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #3

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #4

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #5

    Kecelakaan Maut di Inhu, Dua Remaja Tewas Usai Motor Tabrak Truk

    Jumat, 16 Okt 2026 - 18:14 WIB
  • #6

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #7

    Polisi Turun ke Jalan, Polsek Payung Sekaki Bersama KSABP Tebar 200 Nasi Kotak dan Paket Kue

    Jumat, 16 Okt 2026 - 12:09 WIB
  • #8

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #9

    Demi Senyum dan Kelancaran Aktivitas Warga, Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung ke Jalan

    Senin, 19 Okt 2026 - 11:35 WIB

HUKRIM

  • Gercep! Polisi Tangkap Mantan Pacar Penebar Teror Pembunuhan di Tapung Kampar

    Gercep! Polisi Tangkap Mantan Pacar Penebar Teror Pembunuhan di Tapung Kampar

    Jumat, 30 Okt 2026 | 09:28 WIB
  • Pengancaman di Tapung Hulu Masuk Kasus Menonjol Polres Kampar

    Pengancaman di Tapung Hulu Masuk Kasus Menonjol Polres Kampar

    Kamis, 29 Okt 2026 | 18:51 WIB
  • 19 Paket Sabu Ditemukan di Rumah Warga Tapung, Polisi Telusuri Pemasok Berinisial PU

    19 Paket Sabu Ditemukan di Rumah Warga Tapung, Polisi Telusuri Pemasok Berinisial PU

    Kamis, 29 Okt 2026 | 18:30 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat ke Rp18.129 per Dolar AS

    The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat ke Rp18.129 per Dolar AS

    Kamis, 29 Okt 2026 | 11:16 WIB
  • Investasi Riau Tembus Rp47,91 Triliun, Serap 41.632 Tenaga Kerja

    Investasi Riau Tembus Rp47,91 Triliun, Serap 41.632 Tenaga Kerja

    Kamis, 29 Okt 2026 | 10:46 WIB
  • Kemenpar Bidik Pasar Tiongkok, Labuan Bajo dan Bali Dipromosikan Lewat Famtrip

    Kemenpar Bidik Pasar Tiongkok, Labuan Bajo dan Bali Dipromosikan Lewat Famtrip

    Rabu, 28 Okt 2026 | 19:17 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com