https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   GRANAT Apresiasi Konsistensi Polresta Pekanbaru dalam Pemberantasan dan Pencegahan Narkotika •   Kapolri Tegas! Anggota Polri yang Kedapatan Pakai Vape Bakal Disanksi •   Pajak Digital Mulai Diperbincangkan, DJP Tegaskan Transfer Dana Tak Otomatis Kena PPN •   Mulai 2027, Ekspor SDA Indonesia Ditargetkan Lewat Satu Pintu Melalui DSI
Home › Hukum › Polda Riau Bongkar Modus Karhutla: 58 Kasus Disidik, 61 Orang Jadi Tersangka
Hukum
Pekanbaru

Polda Riau Bongkar Modus Karhutla: 58 Kasus Disidik, 61 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 17 September 2026 | 17:53 WIB,  
Penulis : Azhar
Polda Riau Bongkar Modus Karhutla: 58 Kasus Disidik, 61 Orang Jadi Tersangka

Keterangan Foto: Polda Riau Bongkar Modus Karhutla: 58 Kasus Disidik, 61 Orang Jadi Tersangka. TD/Azhar

PEKANBARU Tabloid Diksi – Polda Riau mempertegas langkah penegakan hukum terhadap pelaku kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Hingga Kamis (17/9/2026), sebanyak 58 perkara telah ditangani dengan 61 orang ditetapkan sebagai tersangka.

Luas lahan yang menjadi lokasi atau terdampak kebakaran dalam perkara tersebut mencapai 3.387,73 hektare.

    Baca juga:
  • Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Rp4,63 Miliar, Dua Pejabat Inspektorat Papua Barat Daya Tersangka

  • Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

  • Tabrakan Beruntun Maut di Perawang: Sopir Land Cruiser Langsung Dijebloskan ke Sel Tahanan

Dirreskrimsus Polda Riau Kombes Pol Ade Kuncoro mengatakan, penyidikan Karhutla kini dilakukan secara lebih komprehensif. Polisi tidak hanya mencari orang yang pertama kali menyalakan api, tetapi juga menelusuri motif, status lahan, rangkaian aktivitas di lokasi serta kemungkinan adanya pihak yang mendapatkan keuntungan dari kebakaran.

Hal itu disampaikan Ade saat konferensi pers penanganan tindak pidana Karhutla Polda Riau, Kamis (17/9/2026).

"Setiap perkara kami lakukan pendalaman secara menyeluruh untuk memastikan sumber dan penyebab kebakaran serta mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab berdasarkan fakta dan alat bukti di lapangan," jelasnya.

Ade mengungkapkan, dari hasil penanganan perkara selama 2026, terdapat dua pola utama yang ditemukan penyidik. Pertama, kebakaran dilakukan secara sengaja untuk membuka lahan, terutama untuk kepentingan pengembangan perkebunan kelapa sawit.

Kedua, kebakaran terjadi karena kelalaian, seperti pembakaran sampah yang tidak terkendali hingga api meluas ke lahan lain.

Polda Riau juga menggunakan pendekatan ilmiah dalam mengungkap perkara Karhutla. Status dan kondisi lahan menjadi salah satu aspek penting dalam penyidikan untuk mengurai hubungan antara kebakaran dengan aktivitas pembukaan maupun pemanfaatan lahan.

"Pertanyaannya bukan hanya siapa yang menyalakan api, tetapi mengapa kebakaran terjadi dan siapa yang memperoleh manfaat dari kebakaran tersebut," kata Ade.

Penanganan hukum tersebut, lanjut dia, mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang relevan dengan fakta masing-masing perkara. Selain Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, penyidik juga dapat menerapkan ketentuan kehutanan serta pasal-pasal dalam KUHP apabila terpenuhi unsur pidananya.

Dari 58 perkara yang ditangani, kasus tersebar di berbagai wilayah Riau. Di antaranya Pelalawan 9 perkara dengan 10 tersangka, Indragiri Hilir 10 perkara dengan 10 tersangka, Bengkalis 10 perkara dengan 10 tersangka, Indragiri Hulu 6 perkara dengan 6 tersangka, Siak 4 perkara dengan 5 tersangka, Kampar 4 perkara dengan 4 tersangka, serta sejumlah wilayah lainnya.

Sebanyak 18 perkara telah selesai, sementara perkara lainnya masih dalam proses penyidikan.

Polda Riau menegaskan proses hukum akan dilakukan secara profesional berdasarkan fakta dan alat bukti. Penanganan tersebut menjadi bagian dari upaya penanggulangan Karhutla yang tidak hanya mengandalkan pemadaman dan pencegahan, tetapi juga menindak pihak yang terbukti bertanggung jawab secara pidana.

Editor : Josua Januari Nababan

TOPIK TERKAIT

# Polda Riau
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Peristiwa

    Sindikat Pemalsu SIM di Riau Dibongkar, Polisi Sita Blangko hingga Printer

    Kamis, 17 Sep 2026 | 11:57 WIB
  • Daerah

    Kapolda Riau: Polisi Tak Boleh Lagi Sekadar Bereaksi, Data Harus Jadi Senjata Baca Ancaman

    Selasa, 15 Sep 2026 | 07:58 WIB
  • Hukum

    Polda Riau Jerat 55 Tersangka Karhutla, 3.378 Hektare Terbakar

    Minggu, 13 Sep 2026 | 18:30 WIB
  • Peristiwa

    X Fire Diuji di Gambut Pelalawan, Polisi Buru Bara Api yang Mengendap di Bawah Tanah

    Jumat, 11 Sep 2026 | 09:36 WIB
  • Hukum

    Kapolda Riau Buka-bukaan di Malaysia: 17.525 Hektare Karhutla Terbakar, 49 Tersangka Dijerat

    Rabu, 09 Sep 2026 | 12:53 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #3

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #4

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #5

    Dukung Green Policing Polda Riau, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Gandeng Warga Hijaukan Pekanbaru

    Rabu, 28 Okt 2026 - 13:22 WIB
  • #6

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #7

    Mahasiswa HMI Geruduk DPRD Riau, Polresta Pekanbaru Kawal hingga Audiensi

    Selasa, 27 Okt 2026 - 19:25 WIB
  • #8

    Sikat Habis Narkoba! Razia 6 THM di Pekanbaru Jaring Pekerja Positif Sabu Dini Hari

    Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:12 WIB
  • #9

    Demi Senyum dan Kelancaran Aktivitas Warga, Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung ke Jalan

    Senin, 19 Okt 2026 - 11:35 WIB

HUKRIM

  • Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Rp4,63 Miliar, Dua Pejabat Inspektorat Papua Barat Daya Tersangka

    Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Rp4,63 Miliar, Dua Pejabat Inspektorat Papua Barat Daya Tersangka

    Senin, 02 Nov 2026 | 16:27 WIB
  • Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

    Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

    Senin, 02 Nov 2026 | 13:12 WIB
  • Tabrakan Beruntun Maut di Perawang: Sopir Land Cruiser Langsung Dijebloskan ke Sel Tahanan

    Tabrakan Beruntun Maut di Perawang: Sopir Land Cruiser Langsung Dijebloskan ke Sel Tahanan

    Minggu, 01 Nov 2026 | 18:04 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Pajak Digital Mulai Diperbincangkan, DJP Tegaskan Transfer Dana Tak Otomatis Kena PPN

    Pajak Digital Mulai Diperbincangkan, DJP Tegaskan Transfer Dana Tak Otomatis Kena PPN

    Senin, 02 Nov 2026 | 17:04 WIB
  • Mulai 2027, Ekspor SDA Indonesia Ditargetkan Lewat Satu Pintu Melalui DSI

    Mulai 2027, Ekspor SDA Indonesia Ditargetkan Lewat Satu Pintu Melalui DSI

    Senin, 02 Nov 2026 | 16:57 WIB
  • Kemendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda, Produk Lokal Dibidik Tembus Pasar Global

    Kemendag Dorong Mahasiswa Jadi Eksportir Muda, Produk Lokal Dibidik Tembus Pasar Global

    Minggu, 01 Nov 2026 | 19:55 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com