https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Menkeu Suahasil Dorong Kolaborasi APBN dan Danantara untuk Perkuat Pembangunan Nasional •   Perangi Narkoba hingga Cegah Konflik, Kapolda Riau Minta Dukungan Wartawan •   Wapres Gibran Tinjau Produksi SAF di Cilacap, Minyak Jelantah Didorong Jadi Sumber Ekonomi •   Bandar Kendalikan Sabu 35 Kg dari Payakumbuh, Polda Riau Bongkar Jalur Malaysia-Bengkalis-Pekanbaru
Home › Politik › Biodiesel B50 Mulai Berlaku, DPR Soroti Kesiapan Logistik dan Stok BBM Nasional
Politik
Pulau Jawa & Madura

Biodiesel B50 Mulai Berlaku, DPR Soroti Kesiapan Logistik dan Stok BBM Nasional

Selasa, 08 September 2026 | 17:04 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Biodiesel B50 Mulai Berlaku, DPR Soroti Kesiapan Logistik dan Stok BBM Nasional

Keterangan Foto: Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Donny Oekoen. Ket : Humas DPR RI. TD.YS

JAKARTA, Tabloid Diksi — Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Donny Oekoen meminta pemerintah dan PT Pertamina Patra Niaga mengantisipasi potensi bottleneck dalam sistem logistik energi seiring implementasi program biodiesel B50. Kesiapan infrastruktur, kapasitas penyimpanan, distribusi, serta penguatan pengendalian mutu dinilai menjadi kunci agar peningkatan bauran biodiesel tidak mengganggu ketersediaan BBM bagi masyarakat.

 

    Baca juga:
  • DPRD Pekanbaru Minta Polda Riau Tindak Tegas Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi

  • Setjen DPR Luncurkan PANDORA, Perkuat Pengawasan Perjalanan Dinas

  • Baleg DPR: RUU Hak Cipta Harus Jamin Transparansi Royalti

Donny menjelaskan, penerapan B50 yang mulai diberlakukan sejak 1 Juli 2026 membawa konsekuensi terhadap kebutuhan fasilitas blending, terminal, tangki penyimpanan, transportasi, hingga jaringan distribusi. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena alokasi biodiesel tahun 2026 mencapai sekitar 15,65 juta kiloliter.

“Alokasi biodiesel Tahun 2026 yang mencapai sekitar 15,65 juta kiloliter menunjukkan besarnya volume yang harus ditangani oleh sistem logistik energi nasional,” ujar Donny saat membuka Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI bersama Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM RI serta Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Karena itu, Komisi XII DPR meminta pemerintah dan Pertamina memberikan gambaran menyeluruh mengenai kapasitas blending nasional, kapasitas yang digunakan Pertamina Patra Niaga, tingkat utilisasi fasilitas, kapasitas storage, jumlah titik blending dan titik serah, hingga kebutuhan investasi tambahan.

Menurut Donny, seluruh aspek tersebut perlu dipastikan agar peningkatan penggunaan biodiesel tidak justru menimbulkan bottleneck yang berpotensi mengganggu ketersediaan Biosolar, meningkatkan biaya distribusi, maupun mendorong kenaikan harga energi yang pada akhirnya membebani masyarakat.

“Pada saat yang sama, kita harus memastikan bahwa peningkatan penggunaan biodiesel tidak menimbulkan bottleneck yang berakibat pada terganggunya ketersediaan Biosolar ataupun meningkatnya biaya distribusi dan harga energi yang pada akhirnya membebani masyarakat,” tegasnya.

Selain kesiapan logistik, Donny menekankan pentingnya penguatan pengawasan kualitas BBM seiring meningkatnya kompleksitas spesifikasi B50. Penyempurnaan spesifikasi tersebut antara lain mencakup parameter distilasi T50, titik tuang, kandungan FAME sebesar 50 persen, serta pengaturan terkait kontaminasi partikulat dan cleanliness yang diberlakukan secara bertahap mulai 1 Januari 2027.

“Dengan meningkatnya spesifikasi dan kompleksitas produk, maka sistem quality control dan quality assurance juga harus diperkuat dari hulu sampai hilir, mulai dari bahan baku, proses blending, terminal, penyimpanan, pengangkutan, depot, SPBU hingga konsumen,” katanya.

Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu juga meminta pemerintah dan Pertamina memastikan sistem pengawasan mutu berjalan di setiap mata rantai distribusi. Langkah tersebut diperlukan agar kualitas BBM yang diterima masyarakat tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Komisi XII DPR juga meminta data terkini mengenai posisi stok BBM nasional dan per wilayah, termasuk tingkat ketahanan stok masing-masing wilayah serta daerah yang memiliki potensi kerawanan distribusi.

Menurut Donny, skenario mitigasi harus disiapkan untuk menghadapi kemungkinan gangguan pada terminal maupun jalur distribusi. Pemerintah dan Pertamina dinilai perlu memiliki skema pasokan alternatif agar gangguan di satu titik tidak berdampak luas terhadap masyarakat.

“Pertanyaannya sederhana tetapi sangat penting, apabila satu terminal atau jalur distribusi mengalami gangguan, dari mana pasokan alternatif akan didatangkan dan berapa lama masyarakat dapat tetap dilayani?” pungkasnya. ***

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Komisi XIIDPR RIBiodiesel 50
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Politik

    Komisi II DPR dan Menteri PANRB Bahas Pengawasan Pelayanan Publik dan Zona Integritas

    Senin, 07 Sep 2026 | 22:08 WIB
  • Politik

    Erupsi Gunung Api Beruntun, Komisi XII Soroti Penguatan Sistem Mitigasi

    Senin, 07 Sep 2026 | 11:49 WIB
  • Politik

    Maria Lestari Dorong Sinergi Pemerintah dan Industri untuk Majukan Kopi Lokal

    Senin, 07 Sep 2026 | 11:36 WIB
  • Politik

    Adian Napitupulu : Negara Tak Boleh Biarkan Kekerasan Dalam Konflik Agraria

    Senin, 07 Sep 2026 | 11:30 WIB
  • Politik

    Belajar di Tenda Darurat, Komisi X Desak Pemulihan Sekolah Terdampak Gempa

    Minggu, 06 Sep 2026 | 20:17 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pelayanan Perizinan Raih Predikat Sangat Baik

    Kamis, 15 Okt 2026 - 09:27 WIB
  • #3

    Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kapolda Riau, Polsek Bukit Raya Turun Langsung Hijaukan Sekolah

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:26 WIB
  • #4

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #5

    Kecelakaan Maut di Inhu, Dua Remaja Tewas Usai Motor Tabrak Truk

    Jumat, 16 Okt 2026 - 18:14 WIB
  • #6

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #7

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #8

    Demi Senyum dan Kelancaran Aktivitas Warga, Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung ke Jalan

    Senin, 19 Okt 2026 - 11:35 WIB
  • #9

    Polisi Turun ke Jalan, Polsek Payung Sekaki Bersama KSABP Tebar 200 Nasi Kotak dan Paket Kue

    Jumat, 16 Okt 2026 - 12:09 WIB

HUKRIM

  • Bandar Kendalikan Sabu 35 Kg dari Payakumbuh, Polda Riau Bongkar Jalur Malaysia-Bengkalis-Pekanbaru

    Bandar Kendalikan Sabu 35 Kg dari Payakumbuh, Polda Riau Bongkar Jalur Malaysia-Bengkalis-Pekanbaru

    Selasa, 27 Okt 2026 | 10:20 WIB
  • Masyarakat Desak Polisi Tuntaskan Kasus Bentrokan Maut di Rohul, AS Diminta Segera Ditangkap

    Masyarakat Desak Polisi Tuntaskan Kasus Bentrokan Maut di Rohul, AS Diminta Segera Ditangkap

    Selasa, 27 Okt 2026 | 06:40 WIB
  • POLIDIK Digelar Serentak di Bengkalis, Kapolres Tekankan Pelajar Jangan Terjerumus Judol dan Narkoba

    POLIDIK Digelar Serentak di Bengkalis, Kapolres Tekankan Pelajar Jangan Terjerumus Judol dan Narkoba

    Senin, 26 Okt 2026 | 13:35 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Wapres Gibran Dorong UMKM Cilacap Naik Kelas, Pertamina Diminta Perkuat Pendampingan

    Wapres Gibran Dorong UMKM Cilacap Naik Kelas, Pertamina Diminta Perkuat Pendampingan

    Selasa, 27 Okt 2026 | 10:03 WIB
  • Transfer ke Daerah Riau Menyusut, Dana Bagi Hasil Anjlok 57,62 Persen

    Transfer ke Daerah Riau Menyusut, Dana Bagi Hasil Anjlok 57,62 Persen

    Selasa, 27 Okt 2026 | 09:58 WIB
  • Waves of Weave Pamerkan Wastra 10 Negara Asia Tenggara, Angkat Kisah Gusti Nurul

    Waves of Weave Pamerkan Wastra 10 Negara Asia Tenggara, Angkat Kisah Gusti Nurul

    Senin, 26 Okt 2026 | 17:38 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com