https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Karhutla Kalimantan Meluas, Hetifah : Keselamatan Masyarakat Harus Prioritas •   Titik Panas Karhutla Melonjak, Puan Desak Pemerintah Percepat Penangan •   Komisi X : Budaya Baca Harus Dikemas Kreatif dan Sesuai Minat Masyarakat •   Karhutla Meluas, Deddy Sitorus Minta Pemerintah Kerahkan Seluruh Sumber Daya
Home › Politik › Karhutla Meluas, Deddy Sitorus Minta Pemerintah Kerahkan Seluruh Sumber Daya
Politik
Pulau Jawa & Madura

Karhutla Meluas, Deddy Sitorus Minta Pemerintah Kerahkan Seluruh Sumber Daya

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:02 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Karhutla Meluas, Deddy Sitorus Minta Pemerintah Kerahkan Seluruh Sumber Daya

Keterangan Foto: Anggota Komisi II DPR RI, Deddy Sitorus. TD/YS

JAKARTA, Tabloid Diksi - Anggota Komisi II DPR RI Deddy Sitorus mendesak pemerintah pusat segera mengambil alih penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan.

Menurut Deddy, eskalasi karhutla membutuhkan mobilisasi sumber daya secara maksimal dan terkoordinasi. Penanganan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah daerah yang saat ini menghadapi keterbatasan anggaran.

    Baca juga:
  • Karhutla Kalimantan Meluas, Hetifah : Keselamatan Masyarakat Harus Prioritas

  • Titik Panas Karhutla Melonjak, Puan Desak Pemerintah Percepat Penangan

  • Komisi X : Budaya Baca Harus Dikemas Kreatif dan Sesuai Minat Masyarakat

“Saya mendorong pemerintah pusat segera mengambil alih penanganan karhutla secara sistematis dan melakukan mobilisasi sumber daya secara maksimal sebelum keadaan berada di luar kendali,” kata Deddy dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/8/2026).

Politisi PDI Perjuangan dari daerah pemilihan Kalimantan Utara itu menilai pemerintah pusat perlu memastikan seluruh sumber daya negara dapat dikerahkan untuk menghadapi peningkatan karhutla.

Ia juga menyoroti kapasitas fiskal Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dinilai belum memadai untuk mengorkestrasi penanganan karhutla secara efektif.

“BNPB juga tidak punya kapasitas fiskal atau pendanaan untuk melakukan orkestrasi yang efektif menangani karhutla saat ini,” ujarnya.

Karena itu, Deddy meminta Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kementerian Keuangan melakukan asesmen terhadap kapasitas negara dalam menghadapi situasi karhutla. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan ketersediaan anggaran dan sumber daya dalam penanganan bencana.

Deddy mengatakan keterbatasan fiskal juga dialami pemerintah daerah dan pemerintah provinsi. Kondisi tersebut semakin berat setelah adanya pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat.

Menurutnya, keterbatasan anggaran daerah tidak boleh dijadikan alasan untuk membiarkan penanganan karhutla berjalan tanpa dukungan yang memadai.

“Berharap pemerintah daerah melakukan tindakan dalam kondisi ketiadaan anggaran itu seperti menunggu bom waktu meledak,” tegasnya.

Deddy menyebut eskalasi karhutla di wilayah Kalimantan dan Sumatra berlangsung secara bertahap sehingga belum sepenuhnya mendapat perhatian publik. Padahal, dampaknya telah dirasakan masyarakat, terutama terhadap kesehatan dan aktivitas ekonomi.

Berdasarkan data BNPB yang disampaikannya, sepanjang semester pertama 2026 kebakaran telah melanda sedikitnya 26.000 hektare lahan dan masih terus meluas.

Kualitas udara di sejumlah daerah juga dilaporkan mengalami penurunan hingga melampaui ambang batas. Konsentrasi PM2.5 disebut telah mencapai lebih dari 150 µg/m³ di sejumlah wilayah, antara lain Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, dan Riau.

Kondisi tersebut turut meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Selain berdampak pada kesehatan masyarakat, karhutla juga mengganggu aktivitas ekonomi, distribusi logistik, transportasi, serta produktivitas perkebunan swasta maupun perkebunan rakyat.

Deddy menilai kondisi karhutla tahun ini lebih serius dibandingkan periode 2023–2025. Situasi tersebut diperparah oleh kekeringan ekstrem yang disebut berkaitan dengan fenomena El Nino.

Karena itu, ia meminta pemerintah tidak menunggu situasi semakin parah untuk mengambil langkah luar biasa. Pemerintah pusat dinilai perlu segera mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia agar karhutla tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

“Pemerintah pusat harus segera mengambil alih penanganan secara sistematis dan melakukan mobilisasi sumber daya secara maksimal sebelum keadaan berada di luar kendali,” pungkasnya. ***

Editor : Pimred

TOPIK TERKAIT

Komisi II DPR RIDeddy SitorusKarhutlaPemerintah Pusat
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Politik

    Karhutla Kalimantan Seperti Setengah "Neraka", DPR Dorong Status Bencana Nasional

    Jumat, 21 Agu 2026 | 17:01 WIB
  • Politik

    Khozin Dukung Larangan Pemda Rekrut ASN Baru

    Kamis, 20 Agu 2026 | 15:44 WIB
  • Ekonomi

    Wako Agung Pimpin Rapat Forkopimda, Harga Ayam hingga Antisipasi Karhutla Jadi Bahasan

    Kamis, 20 Agu 2026 | 07:07 WIB
  • Nasional

    Kementrian LH Terbitkan SE Larangan Pembukaan Lahan dengan Membakar untuk Cegah Karhutla

    Kamis, 13 Agu 2026 | 15:34 WIB
  • Politik

    Komisi II DPR RI Apresiasi Pemerintah Pusat Bantu Pembayaran Gaji PPPK

    Kamis, 13 Agu 2026 | 14:38 WIB

Terpopuler

  • #1

    DJ Competition Megamix Riau Semakin Meriah, Berbagai Daerah Ikut Kompetisi

    Rabu, 12 Agu 2026 - 17:43 WIB
  • #2

    Wujud Cinta NKRI, A. Mualif Mahasiswa Program Doktor PAI UIN Suska Riau Luncurkan Tiga Buku di HUT RI ke-81 Menuju Indonesia Emas 2045

    Senin, 17 Agu 2026 - 17:42 WIB
  • #3

    Riau Hapus Denda Pajak Kendaraan, Tunggakan Bertahun-tahun Kini Bisa Dibereskan

    Selasa, 11 Agu 2026 - 00:26 WIB
  • #4

    Pemuda Pelopor Riau Soroti Pajak Parkir Rp16,4 Miliar, Kejati Didesak Periksa Bapenda dan PT SPI

    Jumat, 14 Agu 2026 - 19:55 WIB
  • #5

    Api Lahap 1 Hektare Lahan di Payung Sekaki, Angin Kencang Bikin Pemadaman Dramatis

    Rabu, 19 Agu 2026 - 17:11 WIB
  • #6

    Foto Pabrik dengan Drone  Yayasan Riau Madani Dilaporkan ke Polda Riau

    Jumat, 21 Agu 2026 - 19:16 WIB
  • #7

    Polsek Payung Sekaki Ajak Warga Meriahkan HUT RI, Panjat Pinang hingga Doorprize Digelar

    Sabtu, 15 Agu 2026 - 10:06 WIB
  • #8

    Wamenkeu Juda Agung Dorong Pasar Keuangan RI Makin Dalam untuk Perkuat Pembiayaan Ekonomi

    Senin, 10 Agu 2026 - 20:04 WIB
  • #9

    HUT ke-69 Riau, Pemprov Anugerahi 10 Tokoh Pejuang Daerah

    Minggu, 09 Agu 2026 - 22:56 WIB

HUKRIM

  • Lima Ahli Turun ke Lokasi, Polda Riau Bongkar Misteri Karhutla di Bengkalis

    Lima Ahli Turun ke Lokasi, Polda Riau Bongkar Misteri Karhutla di Bengkalis

    Jumat, 21 Agu 2026 | 20:14 WIB
  • Foto Pabrik dengan Drone  Yayasan Riau Madani Dilaporkan ke Polda Riau

    Foto Pabrik dengan Drone  Yayasan Riau Madani Dilaporkan ke Polda Riau

    Jumat, 21 Agu 2026 | 19:16 WIB
  • Tengah Malam, Polsek Mandau Ciduk Buronan Kasus Ekstasi

    Tengah Malam, Polsek Mandau Ciduk Buronan Kasus Ekstasi

    Jumat, 21 Agu 2026 | 11:20 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Pacu Ekonomi Nasional, Menkeu Purbaya Siapkan Strategi Penguatan Industri dan Ekspor

    Pacu Ekonomi Nasional, Menkeu Purbaya Siapkan Strategi Penguatan Industri dan Ekspor

    Sabtu, 22 Agu 2026 | 08:23 WIB
  • Program Pembangunan Rp100 Juta per RW Mulai Berjalan, Ratusan Usulan Warga Mulai Ditampung

    Program Pembangunan Rp100 Juta per RW Mulai Berjalan, Ratusan Usulan Warga Mulai Ditampung

    Jumat, 21 Agu 2026 | 07:17 WIB
  • Wako Agung Pimpin Rapat Forkopimda, Harga Ayam hingga Antisipasi Karhutla Jadi Bahasan

    Wako Agung Pimpin Rapat Forkopimda, Harga Ayam hingga Antisipasi Karhutla Jadi Bahasan

    Kamis, 20 Agu 2026 | 07:07 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com