Home › Daerah › Prabowo Resmikan 3.675 Jembatan, Desa Gobah Kampar Jadi Simbol Harapan Baru
Prabowo Resmikan 3.675 Jembatan, Desa Gobah Kampar Jadi Simbol Harapan Baru
Keterangan Foto: Presiden Meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi. Dokumentasi Humas. TD/Azhar
KAMPAR,Tabloid Diksi – Jembatan yang selama ini menjadi jalur penting sekaligus sumber kekhawatiran warga Desa Gobah, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, kini berubah menjadi simbol harapan baru. Jembatan Merah Putih Presisi sepanjang sekitar 27 meter itu resmi digunakan setelah Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto meresmikan secara serentak ribuan jembatan di seluruh Indonesia, Kamis (13/8/2026).
Peresmian dilakukan melalui rapat daring yang diikuti langsung dari lokasi Jembatan Merah Putih Presisi Desa Gobah. Kampar menjadi lokasi perwakilan Provinsi Riau dalam agenda nasional tersebut.
- Baca juga:
Dalam peresmian itu, Presiden Prabowo meresmikan pembangunan 3.675 jembatan hasil pembangunan TNI-Polri serta 3.000 sarana air bersih yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Presiden menegaskan pembangunan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Saya resmikan pada tanggal 13 Agustus 2026, 3.675 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sarana air bersih untuk warga Indonesia. Terima kasih buat semuanya, saya bangga apa yang sudah diperbuat. Merdeka!” kata Prabowo dalam sambutannya.
Di Desa Gobah, pembangunan jembatan tersebut menjawab persoalan warga yang selama ini harus melintasi jembatan lama dalam kondisi rusak. Lubang dan kerusakan pada badan jembatan membuat aktivitas warga, termasuk anak-anak yang berangkat sekolah, dibayangi rasa khawatir.
Kini kondisi itu berubah. Jembatan baru tersebut tak hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga menjadi akses penting yang menghubungkan aktivitas masyarakat dan memperpendek waktu tempuh warga.
Momen haru terlihat ketika Raisa Adelia, siswi kelas I SMP berusia 13 tahun asal Desa Gobah, menyampaikan langsung rasa terima kasihnya kepada Presiden Prabowo.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah membuat jembatan di desa kami. Karena dulunya jembatan kami rusak parah dan bolong-bolong. Sekarang kami sudah tidak bersusah payah untuk pergi ke sekolah karena jembatannya sudah bagus,” ujar Raisa.
Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Hery Heryawan mengatakan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan hasil sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah dalam menjalankan arahan Presiden agar kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat.
“Menindaklanjuti arahan Bapak Presiden agar setiap unsur negara menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, kami bersama Kodam XIX/Tuanku Tambusai dan pemerintah daerah telah membangun sebanyak 110 Jembatan Merah Putih Presisi di seluruh wilayah Riau,” kata Hery.
Peresmian turut dihadiri Wakapolda Riau Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi, jajaran pejabat utama Polda Riau, Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, unsur TNI serta Forkopimda Kabupaten Kampar.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang menilai jembatan tersebut memiliki arti lebih besar daripada sekadar infrastruktur.
“Kehadiran jembatan ini bukan hanya menghubungkan jalan, tetapi juga menjembatani harapan warga Desa Gobah. Semoga kehadirannya membawa kemudahan, keselamatan dan kemajuan bagi seluruh masyarakat, terutama bagi anak-anak kami yang sedang menuntut ilmu,” ujarnya.
Selain pembangunan jembatan, Polda Riau juga melaporkan pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi yang menyasar wilayah terluar serta kegiatan penanaman dan restorasi mangrove sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan.
Bagi warga Gobah, jembatan sepanjang 27 meter itu kini memiliki makna jauh lebih besar. Dari jembatan yang dulu membuat warga cemas, kini berdiri akses baru yang membawa rasa aman sekaligus membuka jalan menuju aktivitas ekonomi, pendidikan dan masa depan yang lebih baik.

Komentar Via Facebook :