Home › Ekonomi › Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, DPRD Soroti Peran Pemprov
Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, DPRD Soroti Peran Pemprov
Keterangan Foto: Aktivitas perekonomian dan perdagangan di Provinsi Riau. Ekonomi Riau tercatat tumbuh 4,75 persen pada triwulan II 2026. TD/YS/riaupos.jawapos.
PEKANBARU, Tabloid Diksi – Perekonomian Provinsi Riau mencatat pertumbuhan sebesar 4,75 persen pada triwulan II 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, capaian tersebut justru mendapat sorotan dari DPRD Riau yang mempertanyakan sejauh mana kontribusi Pemerintah Provinsi Riau terhadap pertumbuhan ekonomi tersebut.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Riau menunjukkan ekonomi Riau pada triwulan II 2026 tumbuh 4,75 persen secara tahunan. Jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, ekonomi Riau juga mengalami pertumbuhan sebesar 1,38 persen.
- Baca juga:
Sejumlah sektor mencatat perkembangan positif. Transportasi dan pergudangan menjadi lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi secara kuartalan, yakni mencapai 22,27 persen. Kemudian jasa perusahaan tumbuh 11,27 persen, sementara perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 7,40 persen.
Sektor pertanian, kehutanan dan perikanan yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi Riau juga mengalami pertumbuhan sebesar 2,99 persen.
Meski demikian, tidak seluruh sektor bergerak positif. BPS mencatat pertambangan dan penggalian mengalami kontraksi 2,44 persen, sedangkan industri pengolahan turun 0,63 persen.
Pada periode tersebut, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Riau berdasarkan harga berlaku mencapai Rp340,34 triliun. Sementara berdasarkan harga konstan 2010, nilainya mencapai Rp154,55 triliun.
Di tengah capaian tersebut, anggota DPRD Riau Edi Basri memberikan catatan terhadap klaim keberhasilan pemerintah daerah. Ia menilai pertumbuhan ekonomi tidak serta-merta dapat dianggap sebagai hasil kerja Pemprov Riau.
Menurutnya, aktivitas masyarakat dan dunia usaha memiliki peranan besar dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Karena itu, pemerintah dinilai perlu menunjukkan kebijakan konkret yang benar-benar mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BPS sendiri mencatat, jika sektor minyak dan gas dikeluarkan dari perhitungan, ekonomi Riau pada triwulan II 2026 justru tumbuh lebih tinggi, yakni 5,70 persen secara tahunan.
Riau juga masih menjadi salah satu daerah dengan kontribusi ekonomi cukup besar secara nasional. Pada triwulan II 2026, Riau memberikan kontribusi sekitar 5,25 persen terhadap perekonomian Indonesia.
Dengan capaian tersebut, tantangan pemerintah daerah ke depan bukan hanya mempertahankan pertumbuhan, tetapi memastikan peningkatan aktivitas ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat.






Komentar Via Facebook :