Home › Hukum › Mobil Yaris Dibuntuti, Polisi Bongkar Gudang Narkoba Bergerak di Bengkalis
Mobil Yaris Dibuntuti, Polisi Bongkar Gudang Narkoba Bergerak di Bengkalis
Keterangan Foto: Pelaku dan barang bukti sabu diamankan. Poto Dokumentasi Humas Polres Bengkalis. TD/Azhar
BENGKALIS,Tabloid Diksi – Sebuah Toyota Yaris putih menjadi pintu masuk polisi membongkar dugaan peredaran narkotika dalam jumlah fantastis di Bengkalis. Berawal dari informasi warga, tim gabungan Polsek Bantan dan Satresnarkoba Polres Bengkalis bergerak hingga berhasil menyita 28,97 kilogram sabu dan 122.629 butir ekstasi.
Pengungkapan dilakukan Rabu (12/8/2026) di dua lokasi, yakni Jalan Soekarno Hatta, Desa Selat Baru, Kecamatan Bantan, dan area antrean motor Pelabuhan Roro Air Putih, Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis.
- Baca juga:
Kecurigaan polisi bermula ketika mendapat informasi adanya Toyota Yaris putih yang diduga membawa narkotika. Tim kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan dua pria berinisial M dan HI.
Penggeledahan kendaraan membuat polisi terkejut. Sebanyak 29 bungkus besar diduga sabu ditemukan dengan berat netto hampir 29 kilogram.
Belum selesai di situ. Polisi juga menemukan 122.629 butir ekstasi dengan beragam merek serta 394 cartridge Etomidate dengan netto 985 mililiter.
Barang bukti ekstasi tersebut antara lain merek Heniken, Transformers, Smile, Mario, Gorila, LV, Minion, Helo Kitty, Tiktok, hingga RR atau Rolls Royce.
Polisi kemudian melakukan pengembangan. Jejak dua terduga pelaku pertama mengantarkan petugas menuju area antrean motor Pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis.
Sekitar pukul 10.30 WIB, dua orang lainnya, UA dan TP, berhasil ditangkap. Dengan demikian, total empat terduga pelaku diamankan dalam pengungkapan tersebut.
Kasat Resnarkoba Polres Bengkalis AKP Tidar Laksono mengatakan keberhasilan tersebut tak lepas dari informasi masyarakat dan sinergi antara Polsek Bantan dengan Satresnarkoba Polres Bengkalis.
“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat dan kemudian dikembangkan hingga berhasil mengamankan para terduga pelaku beserta barang bukti dalam jumlah besar,” ujar Tidar.
Keempat terduga pelaku kini menjalani proses penyidikan di Mapolres Bengkalis. Polisi masih menggali peran masing-masing serta menelusuri jaringan yang memasok dan mengendalikan peredaran narkotika tersebut.
Pengungkapan ini menjadi sinyal keras bahwa polisi tidak hanya memburu pengguna maupun pengedar di lapangan, tetapi juga berupaya memutus mata rantai jaringan narkotika dalam skala besar yang beroperasi di wilayah Bengkalis.

Komentar Via Facebook :