https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Bupati-Wabup Kampar Turun Langsung, Bantuan Beras Disalurkan ke Warga Rentan •   Jalur Lama Ditutup, Arus Dialihkan! Ditlantas Polda Riau Pastikan Overpass STA 203+285 Siap Dilintasi •   Siapkan Anggaran 2027, Biro Rena Polda Riau Periksa Kebutuhan Polres Kampar •   AR Bawa Kabur Aki Mobil Senilai Rp1,1 Juta di Rumbai, Polisi Langsung Memburu
Home › Ekonomi › Zulhas Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal
Ekonomi

Zulhas Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:48 WIB,  
Penulis : Josua Nababan
Zulhas Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Keterangan Foto: Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Maluku Utara, Rabu (5/8/2026). Turut mendampingi Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda. TD/Josua/Kementerian Koordinator Bidang Pangan

JAKARTA, Tabloid Diksi – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) harus menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi di desa dengan memaksimalkan potensi unggulan di setiap daerah. Upaya itu dilakukan melalui hilirisasi komoditas serta penguatan rantai pasok.

"Koperasi harus menjadi penggerak hilirisasi agar hasil laut dan perkebunan diolah, dipasarkan, dan memberikan nilai tambah yang dinikmati masyarakat desa," ujar Zulkifli Hasan dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis (6/8).

    Baca juga:
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

Pernyataan tersebut disampaikan Zulhas saat membuka Seminar Nasional KDKMP di Ternate, Maluku Utara, Rabu (5/8). Dalam kesempatan itu, ia menilai Maluku Utara memiliki peluang besar mengembangkan sektor perikanan dan perkebunan.

"Maluku Utara memiliki potensi besar di sektor perikanan dan perkebunan. Jangan hanya menjual bahan mentah," katanya.

Menurut Zulhas, komoditas seperti tuna, cakalang, kelapa, pala, hingga cengkeh memiliki prospek besar untuk dikembangkan melalui koperasi sehingga mampu memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menjelaskan, KDKMP diharapkan tidak hanya menjadi wadah usaha, tetapi juga berfungsi sebagai off-taker yang menghubungkan petani, pekebun, nelayan, industri, dan pasar. Dengan demikian, rantai distribusi menjadi lebih efisien dan pendapatan masyarakat desa dapat meningkat.

Seminar Nasional KDKMP di Maluku Utara merupakan pelaksanaan ketiga setelah sebelumnya digelar di Jakarta dan Sulawesi Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari percepatan implementasi koperasi sesuai karakteristik ekonomi di masing-masing daerah.

Berdasarkan data pemerintah hingga 5 Agustus 2026, sebanyak 35.857 lokasi telah memiliki lahan siap dibangun untuk KDKMP. Dari jumlah tersebut, 15.910 lokasi masih dalam tahap pembangunan, sedangkan 19.491 titik telah selesai atau mencapai progres 100 persen.

Pemerintah menargetkan pembangunan 35.872 gedung KDKMP selesai pada Agustus 2026 dan mulai beroperasi secara bertahap mulai September mendatang.

Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi desa, KDKMP juga diproyeksikan sebagai off-taker hasil pertanian dan perikanan, penyalur bantuan pemerintah, serta pusat distribusi alat dan mesin pertanian. Untuk menunjang operasional, setiap koperasi direncanakan memiliki satu truk, satu mobil pikap, dan dua kendaraan operasional.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengatakan pemerintah provinsi terus memperkuat ekonomi masyarakat pesisir melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Menurut Sherly, saat ini telah berdiri enam KNMP di Maluku Utara, sementara 12 lokasi lainnya telah dinyatakan siap dibangun setelah melalui proses verifikasi.

Pemerintah berharap sinergi antara KDKMP dan KNMP dapat mempercepat hilirisasi hasil perikanan dan perkebunan, menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, serta menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang bertumpu pada potensi lokal.

Editor : Pimred

TOPIK TERKAIT

Zulkifli Hasan Zulhas Koperasi Merah Putih KDKMP ekonomi desa hilirisasi Maluku Utara Sherly Tjoanda
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Daerah

    Panen 4 Ton Jagung, Polsek Tapung Perkuat Misi Swasembada Pangan 2026

    Kamis, 06 Agu 2026 | 11:43 WIB
  • Daerah

    Merah Putih Menyapa Rakyat, Polsek Payung Sekaki Hadirkan Semangat Kemerdekaan Lewat Aksi Peduli

    Kamis, 06 Agu 2026 | 10:55 WIB
  • Peristiwa

    Bangun Mental dan Integritas, Personel Polsek Batu Hampar Awali Tugas dengan Binrohtal

    Kamis, 06 Agu 2026 | 10:17 WIB
  • Daerah

    Truk Bertonase Besar Dilarang Lewat Jalan Pesantren, Dishub Pekanbaru Perketat Pengawasan

    Kamis, 06 Agu 2026 | 09:36 WIB
  • Peristiwa

    Polsek Bukit Raya Tebar Kepedulian, Enam Keluarga Kurang Mampu Terima Bansos Sambut HUT RI ke-81

    Kamis, 06 Agu 2026 | 09:04 WIB

Terpopuler

  • #1

    Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

    Kamis, 10 Sep 2026 - 23:05 WIB
  • #2

    Dini Hari Digerebek, 2 Pria di Kampar Kepergok Simpan Sabu-Ekstasi

    Selasa, 08 Sep 2026 - 09:53 WIB
  • #3

    Pemko Pekanbaru Undang 80 Media dalam FGD “Media Berdampak”

    Minggu, 13 Sep 2026 - 17:18 WIB
  • #4

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #5

    Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Ikatan Mahasiswa Kerinci Riau Gelar Aksi Berbagi Masker Gratis di Stadion Utama

    Kamis, 10 Sep 2026 - 22:12 WIB
  • #6

    Fortuner Tak Kunjung Datang, Pasutri Pengelola Pasar Bawah Dilaporkan

    Rabu, 09 Sep 2026 - 23:12 WIB
  • #7

    Bukan Sekadar Tanam, Bhabinkamtibmas Turun Pantau Jagung 2 Hektare di Batu Hampar

    Rabu, 16 Sep 2026 - 07:48 WIB
  • #8

    Polsek Payung Sekaki dan BPBD Berjibaku Lawan Api : Warga Diminta Stop Bakar Lahan

    Jumat, 11 Sep 2026 - 10:12 WIB
  • #9

    SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru Tinggal Tunggu Kerugian Negara, Bidnen: Kajari Baru Harus Tunjukkan Taring

    Kamis, 17 Sep 2026 - 11:08 WIB

HUKRIM

  • AR Bawa Kabur Aki Mobil Senilai Rp1,1 Juta di Rumbai, Polisi Langsung Memburu

    AR Bawa Kabur Aki Mobil Senilai Rp1,1 Juta di Rumbai, Polisi Langsung Memburu

    Senin, 21 Sep 2026 | 16:16 WIB
  • Api Lepas Kendali, Lahan 1,8 Hektare di Kelesa Inhu Terbakar; Pria 60 Tahun Jadi Tersangka

    Api Lepas Kendali, Lahan 1,8 Hektare di Kelesa Inhu Terbakar; Pria 60 Tahun Jadi Tersangka

    Senin, 21 Sep 2026 | 14:52 WIB
  • Sekali Tangkap, Muncul Enam Pengakuan Penggelapan Kendaraan: Residivis Diciduk Polsek Payung Sekaki 

    Sekali Tangkap, Muncul Enam Pengakuan Penggelapan Kendaraan: Residivis Diciduk Polsek Payung Sekaki 

    Senin, 21 Sep 2026 | 12:32 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com