https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   HUT ke-67 Pasukan Pelopor, Brimob Riau Siaga: Dari Gangguan Kamtibmas hingga Kobaran Karhutla •   Cegah Karhutla, Kapolsek Batu Hampar Perintahkan Intensif Patroli dan Gandeng MPA •   Posyandu Rumbio Jaya Naik Kelas, Kader Dibekali Ilmu untuk Deteksi Penyakit Sejak Dini •   Polres Kampar Gencarkan Patroli Cegah Karhutla, Pelaku Pembakaran Diingatkan Ancaman 15 Tahun
Home › Sorotan › Diduga Quarry Ilegal di Kampar Rusak Jalan dan Sebar Debu, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas
Sorotan
Kampar

Diduga Quarry Ilegal di Kampar Rusak Jalan dan Sebar Debu, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas

Selasa, 28 Juli 2026 | 17:11 WIB,  
Penulis : Azhar
Diduga Quarry Ilegal di Kampar Rusak Jalan dan Sebar Debu, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas

Keterangan Foto: Poto Ilustrasi

KAMPAR,Tabloiddiksi.com – Aktivitas tambang batu atau quarry yang diduga beroperasi tanpa mengantongi izin di Dusun V Torok, Desa Alam Panjang, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, mulai memicu keresahan warga. Operasional tambang yang disebut telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir itu kini berdampak langsung terhadap masyarakat Dusun I Panulugan yang harus menghadapi jalan rusak dan debu pekat setiap hari, Selasa (28/7/2026).

Dampak paling nyata terlihat pada kondisi jalan desa yang setiap hari dilintasi truk-truk pengangkut batu dan material tambang. Ruas jalan yang sebelumnya digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari kini mulai retak, berlubang, serta dipenuhi material berserakan yang membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor. Warga menilai jalan tersebut tidak dirancang untuk menahan beban kendaraan bertonase besar yang terus melintas.

    Baca juga:
  • Bonus PON Belum Dibayar Penuh, Atlet Riau Kecewa: Janji Tinggal Janji

  • Malaria Tak Kunjung Hilang, Warga Sinaboi Desak Pemerintah Bertindak Nyata

  • Eks Kadis PUPR-PKPP Riau dan Rekanan Kompak Dihukum 2 Tahun, KPK Masih Pikir-pikir

Tak hanya infrastruktur yang rusak, persoalan debu juga menjadi keluhan serius masyarakat. Saat cuaca panas, debu yang beterbangan dari kendaraan pengangkut material menyelimuti permukiman di sepanjang jalan menuju Dusun I Panulugan. Rumah-rumah warga, halaman, hingga tanaman tertutup lapisan debu, sementara kualitas udara dinilai semakin memburuk dan mengganggu kesehatan maupun aktivitas sehari-hari.

Keluhan warga terus bermunculan seiring meningkatnya intensitas operasional kendaraan dari lokasi tambang. Mereka khawatir kerusakan jalan akan semakin parah dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas apabila tidak segera ditangani. Selain itu, masyarakat mempertanyakan legalitas aktivitas tambang yang disebut-sebut belum memiliki izin resmi.

"Jangan sampai keuntungan segelintir pihak justru mengorbankan kenyamanan, keselamatan, dan kesehatan masyarakat," ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Kampar, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta aparat penegak hukum segera turun ke lapangan untuk melakukan inspeksi dan menelusuri legalitas aktivitas quarry tersebut. Warga berharap, apabila ditemukan pelanggaran, pemerintah tidak ragu mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Selain penindakan terhadap dugaan aktivitas tambang ilegal, warga juga meminta adanya tanggung jawab atas kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan. Mereka berharap jalan yang rusak segera diperbaiki, pengendalian debu dilakukan secara serius, dan aktivitas yang merugikan masyarakat tidak dibiarkan terus berlangsung demi menjaga keselamatan, kesehatan, serta kelestarian lingkungan di Desa Alam Panjang.

Editor : Redaktur

TOPIK TERKAIT

#desaalampanjang
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

Terpopuler

  • #1

    Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

    Kamis, 10 Sep 2026 - 23:05 WIB
  • #2

    Polsek Payung Sekaki Bongkar Dugaan Sindikat Curanmor antar Wilayah

    Kamis, 03 Sep 2026 - 11:22 WIB
  • #3

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 - 22:40 WIB
  • #4

    Pengedar Sabu di Rengat Ditangkap, 29 Paket Seberat 11,31 Gram Disita Polisi

    Senin, 31 Agu 2026 - 15:15 WIB
  • #5

    0,75 Hektare Masih Berasap, Tim Gabungan Kepung Bara Gambut Rimbo Panjang

    Sabtu, 05 Sep 2026 - 10:55 WIB
  • #6

    Gunung Sinabung Erupsi, Musa Rajekshah Imbau Warga Patuhi Arahan Pemerintah

    Rabu, 02 Sep 2026 - 16:37 WIB
  • #7

    Cegah Karhutla Berulang, Pemprov Riau Akan Libatkan Seluruh Desa dalam Rakor

    Senin, 31 Agu 2026 - 19:24 WIB
  • #8

    Dini Hari Digerebek, 2 Pria di Kampar Kepergok Simpan Sabu-Ekstasi

    Selasa, 08 Sep 2026 - 09:53 WIB
  • #9

    Polsek Kampar Salurkan Bibit Jagung, Targetkan 1 Hektare Lahan Jadi Produktif

    Kamis, 03 Sep 2026 - 17:19 WIB

HUKRIM

  • Polda Riau Jerat 55 Tersangka Karhutla, 3.378 Hektare Terbakar

    Polda Riau Jerat 55 Tersangka Karhutla, 3.378 Hektare Terbakar

    Minggu, 13 Sep 2026 | 18:30 WIB
  • Jaringan Sabu di Hangtuah Dibongkar, 4 Warga Ditangkap dan 5,41 Gram Barang Bukti Disita

    Jaringan Sabu di Hangtuah Dibongkar, 4 Warga Ditangkap dan 5,41 Gram Barang Bukti Disita

    Minggu, 13 Sep 2026 | 15:19 WIB
  • Curanmor Bathin Solapan Terbongkar, Motor Dijual Rp1 Juta, Penadah Diburu

    Curanmor Bathin Solapan Terbongkar, Motor Dijual Rp1 Juta, Penadah Diburu

    Minggu, 13 Sep 2026 | 13:20 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com