https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   BGN Hentikan Operasional 91 SPPG, Dana Rp18,19 Miliar Harus Dikembalikan •   DPRD Rohul Kawal Pembentukan Tiga Desa Definitif di Kepenuhan •   Kemenbud Apresiasi LAMR Gelar Hari Kebudayaan Nasional 2026 •   Perangi Narkoba dari Desa, Polsek Perhentian Raja Gelar Razia Mendadak di Hangtuah
Home › Sorotan › Disnaker Pekanbaru Kejar Perusahaan yang Belum Daftarkan Karyawan ke JKN
Sorotan
Pekanbaru

Disnaker Pekanbaru Kejar Perusahaan yang Belum Daftarkan Karyawan ke JKN

Selasa, 14 Juli 2026 | 21:56 WIB,  
Penulis : Redaksi
Disnaker Pekanbaru Kejar Perusahaan yang Belum Daftarkan Karyawan ke JKN

Keterangan Foto:

PEKANBARU, Tabloid Diksi – Sejumlah perusahaan di Kota Pekanbaru menjadi sorotan setelah diduga belum memenuhi kewajiban mendaftarkan karyawannya sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru pun mulai memanggil perusahaan-perusahaan yang diduga belum patuh terhadap aturan tersebut.

Kepala Disnaker Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang, mengatakan pihaknya telah mengundang sekitar 11 hingga 12 perusahaan berdasarkan data yang diterima dari BPJS Kesehatan. Namun, hanya enam perusahaan yang memenuhi panggilan.

    Baca juga:
  • Bonus PON Belum Dibayar Penuh, Atlet Riau Kecewa: Janji Tinggal Janji

  • Malaria Tak Kunjung Hilang, Warga Sinaboi Desak Pemerintah Bertindak Nyata

  • Eks Kadis PUPR-PKPP Riau dan Rekanan Kompak Dihukum 2 Tahun, KPK Masih Pikir-pikir

"Ada sekitar 11 atau 12 perusahaan yang kemarin kita undang. Namun yang hadir hanya enam perusahaan," kata Iwan, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, pemanggilan dilakukan untuk menyinkronkan data antara perusahaan dengan BPJS Kesehatan terkait jumlah karyawan yang belum terdaftar sebagai peserta JKN.

Dari hasil klarifikasi, sejumlah perusahaan beralasan sebagian pekerja yang tercatat belum terdaftar ternyata sudah tidak lagi bekerja. Selain itu, ditemukan pula ketidaksesuaian data yang dimiliki BPJS Kesehatan.

"Dari laporan perusahaan yang hadir, ada karyawan yang sudah berhenti bekerja. Kemudian ada juga data yang tidak valid sebagaimana disampaikan BPJS," jelasnya.

Disnaker memastikan proses pemanggilan akan terus dilakukan terhadap perusahaan lain yang diduga belum memenuhi kewajiban tersebut. Perusahaan yang mangkir dari undangan pertama juga akan kembali dipanggil untuk memberikan klarifikasi.

"Sekarang kita masih menunggu data dari BPJS. Setelah datanya ada, perusahaan akan kembali kita undang. Begitu juga perusahaan yang sebelumnya tidak hadir akan kita panggil lagi," tegas Iwan.

Sebelumnya, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, mengungkapkan masih terdapat sekitar 1.000 karyawan di Pekanbaru yang belum terdaftar sebagai peserta JKN.

Padahal, perusahaan memiliki kewajiban untuk mendaftarkan seluruh pekerjanya ke dalam program JKN sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Kewajiban tersebut bertujuan menjamin perlindungan kesehatan bagi setiap pekerja.

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

perusahaan nakalJKNBPJS KesehatanDisnaker Pekanbaruperusahaan Pekanbarukaryawan belum terdaftar JKNIwan Simatupang
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    Purbaya Apresiasi Kejaksaan Berhasil Pulihkan Aset Senilai Rp1,02 Triliun Kasus Puluhan Tahun

    Selasa, 16 Jun 2026 | 09:20 WIB

Terpopuler

  • #1

    Sembako untuk Warga Muara Fajar, Polsek Rumbai Barat Gandeng JB Yayasan Bina Sosial

    Selasa, 29 Sep 2026 - 12:15 WIB
  • #2

    HUT ke-81 TNI, Polisi Datang Bawa Tumpeng: Pesan Kapolsek Payung Sekaki soal Soliditas TNI-Polri

    Senin, 05 Okt 2026 - 17:15 WIB
  • #3

    Kualitas Udara Kurang Baik, Polsek Payung Sekaki Bagikan 500 Masker ke Pengguna Jalan

    Kamis, 08 Okt 2026 - 09:47 WIB
  • #4

    Antar Somasi Berujung Dugaan Kekerasan, Advokat Muda Pekanbaru Lapor Polisi

    Rabu, 07 Okt 2026 - 19:36 WIB
  • #5

    Warga Tampan Terima Sembako dari Polsek Payung Sekaki dan Komunitas BLB

    Selasa, 29 Sep 2026 - 14:55 WIB
  • #6

    HUT TNI ke-81, Polsek Payung Sekaki Sambangi Den Inteldam Bawa Kue: Sinergi Jadi Kunci Jaga Kamtibmas

    Selasa, 06 Okt 2026 - 14:58 WIB
  • #7

    Polsek Payung Sekaki Masuk Kampung Cegah Karhutla, Warga Diminta Tak Bakar Lahan

    Senin, 28 Sep 2026 - 15:31 WIB
  • #8

    HUT TNI ke-81, Kapolsek Bukit Raya Datang Bawa Kue: Pesannya Tegas, TNI-Polri Harus Solid

    Senin, 05 Okt 2026 - 13:26 WIB
  • #9

    Dini Hari Polisi Bergerak, Polsek Bukit Raya Bidik Pelaku Curat hingga Curanmor

    Selasa, 29 Sep 2026 - 10:43 WIB

HUKRIM

  • Perangi Narkoba dari Desa, Polsek Perhentian Raja Gelar Razia Mendadak di Hangtuah

    Perangi Narkoba dari Desa, Polsek Perhentian Raja Gelar Razia Mendadak di Hangtuah

    Selasa, 13 Okt 2026 | 14:51 WIB
  • Police Line Terpasang di MP Club Pekanbaru, Bareskrim dan Polda Riau Sita Ekstasi hingga Uang Rp Jutaan Rupiah

    Police Line Terpasang di MP Club Pekanbaru, Bareskrim dan Polda Riau Sita Ekstasi hingga Uang Rp Jutaan Rupiah

    Selasa, 13 Okt 2026 | 07:53 WIB
  • Sasar Kampung Dalam dan Pangeran Hidayat, Polisi Temukan Sabu 0,17 Gram, Ganja, Bong dan 3 Sajam

    Sasar Kampung Dalam dan Pangeran Hidayat, Polisi Temukan Sabu 0,17 Gram, Ganja, Bong dan 3 Sajam

    Senin, 12 Okt 2026 | 18:20 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Pelatihan Merajut di Pekanbaru Bidik Peserta dari 15 Kecamatan

    Pelatihan Merajut di Pekanbaru Bidik Peserta dari 15 Kecamatan

    Selasa, 13 Okt 2026 | 21:01 WIB
  • Kemenbud Apresiasi LAMR Gelar Hari Kebudayaan Nasional 2026

    Kemenbud Apresiasi LAMR Gelar Hari Kebudayaan Nasional 2026

    Selasa, 13 Okt 2026 | 18:56 WIB
  • Wamenko Sebut Inflasi Indonesia Lebih Dipengaruhi Kenaikan Biaya dan Pasokan

    Wamenko Sebut Inflasi Indonesia Lebih Dipengaruhi Kenaikan Biaya dan Pasokan

    Senin, 12 Okt 2026 | 22:36 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com