https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   3 Hektare Gambut Terbakar, Kapolres Kampar Turun Tangan Buru Bara Api •   Jumat Berkah, Staf New Paragon dan Grand Dragon Berbagi ke Dua Panti Asuhan •   Jejak Sabu 65 Kg Diduga dari Malaysia Mengarah ke Ruko di Bengkalis, Polisi Lakukan Penyitaan •   Polsek Kampar Perkuat Benteng dari Desa: Warga Teken Pakta Anti-Bakar Lahan
Home › Sorotan › Green Policing Belum Menjawab Ancaman Karhutla? PMII Riau Minta Evaluasi Menyeluruh
Sorotan
Pekanbaru

Green Policing Belum Menjawab Ancaman Karhutla? PMII Riau Minta Evaluasi Menyeluruh

Selasa, 09 Juni 2026 | 22:14 WIB,  
Penulis : Redaksi
Green Policing Belum Menjawab Ancaman Karhutla? PMII Riau Minta Evaluasi Menyeluruh

Keterangan Foto: Istimewa

PEKANBARU, Tabloid Diksi – Wakil Ketua Umum Koordinator Cabang (PKC) PMII Riau menyoroti meningkatnya jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau yang dinilai menjadi alarm serius terhadap efektivitas implementasi program Green Policing dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Wakil Ketua Umum PMII Riau, Hotib Sempurna, menegaskan bahwa publik berhak mempertanyakan capaian program tersebut apabila kondisi karhutla masih terus menunjukkan tren yang mengkhawatirkan.

    Baca juga:
  • Bonus PON Belum Dibayar Penuh, Atlet Riau Kecewa: Janji Tinggal Janji

  • Malaria Tak Kunjung Hilang, Warga Sinaboi Desak Pemerintah Bertindak Nyata

  • Eks Kadis PUPR-PKPP Riau dan Rekanan Kompak Dihukum 2 Tahun, KPK Masih Pikir-pikir

"Meningkatnya hotspot harus menjadi bahan evaluasi serius. Program lingkungan tidak boleh berhenti pada seremoni, kampanye, dan publikasi semata. Ukurannya sederhana: apakah karhutla berhasil ditekan atau tidak," tegas Hotib Sempurna.

Menurutnya, program Green Policing harus mampu menunjukkan dampak konkret dalam bentuk penurunan kebakaran hutan dan lahan, peningkatan langkah pencegahan, serta penegakan hukum yang tegas terhadap seluruh pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya kebakaran.

PMII Riau juga menilai bahwa setiap dukungan anggaran yang dialokasikan untuk program lingkungan hidup wajib disertai transparansi, akuntabilitas, dan indikator kinerja yang jelas agar dapat dievaluasi secara objektif oleh masyarakat.

"Dana publik harus berbanding lurus dengan hasil yang dirasakan masyarakat. Transparansi pelaksanaan program dan capaian kinerja merupakan bagian penting dari akuntabilitas kepada publik," ujarnya.

Selain aspek pencegahan, PMII Riau menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil terhadap seluruh pelaku karhutla, termasuk korporasi yang wilayah konsesinya berulang kali terindikasi mengalami kebakaran.

"Penegakan hukum lingkungan tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan. Jika kebakaran terus berulang di kawasan yang sama, maka seluruh pihak yang memiliki tanggung jawab hukum harus diperiksa dan diproses secara profesional sesuai ketentuan perundang-undangan," kata Hotib.

Atas kondisi tersebut, PMII Riau mendesak dilakukannya evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas program Green Policing, peningkatan pengawasan terhadap wilayah rawan karhutla, serta keterbukaan informasi kepada publik terkait langkah-langkah pencegahan dan penindakan yang telah dilakukan.

"Masyarakat Riau tidak membutuhkan banyak seremoni. Yang dibutuhkan adalah hasil nyata: kebakaran berkurang, lingkungan terlindungi, hukum ditegakkan, dan bencana asap tidak lagi menjadi ancaman tahunan bagi rakyat Riau," tutup Hotib Sempurna.

 

Editor : Pimred
Sumber : PMII Riau

TOPIK TERKAIT

PMII Riau Hotib Sempurna Green Policing Karhutla Riau Hotspot Riau Kebakaran Hutan dan Lahan Kabut Asap Lingkungan Hidup
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Peristiwa

    Juswari Pertanyakan Kelanjutan Penanganan Temuan BPK Rp4,22 Miliar di DPRD Kampar

    Selasa, 09 Jun 2026 | 21:54 WIB
  • Daerah

    Pendaftaran SPMB SD dan SMP Negeri di Pekanbaru Digelar Online, Ini Jadwal dan Jalurnya

    Selasa, 09 Jun 2026 | 17:12 WIB
  • Daerah

    SF Hariyanto dan Agung Nugroho Kompak Genjot PAD Lewat Penagihan PKB

    Selasa, 09 Jun 2026 | 11:38 WIB
  • TNI-Polri

    Kapolres Kuansing Berikan Bantuan Sepatu Sekolah untuk Siswa Kurang Mampu di Kuantan Hilir

    Senin, 08 Jun 2026 | 10:49 WIB
  • Sorotan

    Ditengah Perusahaan Sawit, Migas dan HTI, Tapung Dipaksa Menderita

    Sabtu, 06 Jun 2026 | 19:09 WIB

Terpopuler

  • #1

    Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

    Kamis, 10 Sep 2026 - 23:05 WIB
  • #2

    Polsek Payung Sekaki Bongkar Dugaan Sindikat Curanmor antar Wilayah

    Kamis, 03 Sep 2026 - 11:22 WIB
  • #3

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 - 22:40 WIB
  • #4

    Pengedar Sabu di Rengat Ditangkap, 29 Paket Seberat 11,31 Gram Disita Polisi

    Senin, 31 Agu 2026 - 15:15 WIB
  • #5

    0,75 Hektare Masih Berasap, Tim Gabungan Kepung Bara Gambut Rimbo Panjang

    Sabtu, 05 Sep 2026 - 10:55 WIB
  • #6

    Gunung Sinabung Erupsi, Musa Rajekshah Imbau Warga Patuhi Arahan Pemerintah

    Rabu, 02 Sep 2026 - 16:37 WIB
  • #7

    Cegah Karhutla Berulang, Pemprov Riau Akan Libatkan Seluruh Desa dalam Rakor

    Senin, 31 Agu 2026 - 19:24 WIB
  • #8

    Dari Desa untuk Swasembada Pangan, Kapolsek Kampar Panen Jagung Bersama KWT

    Jumat, 28 Agu 2026 - 12:41 WIB
  • #9

    Dini Hari Digerebek, 2 Pria di Kampar Kepergok Simpan Sabu-Ekstasi

    Selasa, 08 Sep 2026 - 09:53 WIB

HUKRIM

  • Jejak Sabu 65 Kg Diduga dari Malaysia Mengarah ke Ruko di Bengkalis, Polisi Lakukan Penyitaan

    Jejak Sabu 65 Kg Diduga dari Malaysia Mengarah ke Ruko di Bengkalis, Polisi Lakukan Penyitaan

    Jumat, 11 Sep 2026 | 16:36 WIB
  • Karhutla Bongkar Dugaan Penguasaan Kawasan Hutan, Warga Pangkalan Libut Jadi Tersangka

    Karhutla Bongkar Dugaan Penguasaan Kawasan Hutan, Warga Pangkalan Libut Jadi Tersangka

    Jumat, 11 Sep 2026 | 08:55 WIB
  • Polisi Bongkar Dugaan Transaksi Sabu di Kampar Kiri, Pria-Wanita Ditangkap

    Polisi Bongkar Dugaan Transaksi Sabu di Kampar Kiri, Pria-Wanita Ditangkap

    Kamis, 10 Sep 2026 | 21:17 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com