https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Ombudsman Minta Polri Evaluasi Kewenangan Penyadapan dan Pengawasan Internal •   DPR Kenalkan Mekanisme Fast-Track, Pembahasan RUU Bisa Lebih Singkat •   Mendag Budi Santoso: Manfaat Integrasi Ekonomi APEC Harus Dirasakan UMKM •   Pigai: Dugaan Penyadapan Presiden Bukan Sekadar Pelanggaran Privasi, Keamanan Negara Dipertaruhkan
Home › Sorotan › Kawasan Hutan di Kampar Kiri: Pertarungan antara Kemakmuran dan Bisnis?
Sorotan
Kampar

Kawasan Hutan di Kampar Kiri: Pertarungan antara Kemakmuran dan Bisnis?

Selasa, 03 Februari 2026 | 13:04 WIB,  
Penulis : Redaksi
Kawasan Hutan di Kampar Kiri: Pertarungan antara Kemakmuran dan Bisnis?

Keterangan Foto:

KAMPAR, RIAU | TABLOIDDIKSI.COM - Konflik antara masyarakat dan perusahaan di Kampar Kiri, Riau, terus memanas. Kerja Sama Operasional (KSO) yang beroperasi di wilayah tersebut dituding menjadi penyebab utama kekacauan ini. "Masyarakat dan petani menjadi resah dan gelisah," ungkap Redo Antoni Sandra, Tokoh Muda Rantau Setingkai Kampar Kiri.

PT. PSPI, salah satu perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, mengklaim bahwa kebun-kebun masyarakat adalah wilayah konsensinya. Namun, masyarakat telah lama mengolah lahan tersebut dan menjadikannya sebagai sumber perekonomian. "Kenapa pada hari ini mengaku klaim nya? Dulu pihak PT. PSPI nya di mana?" tanya Redo.

    Baca juga:
  • Bonus PON Belum Dibayar Penuh, Atlet Riau Kecewa: Janji Tinggal Janji

  • Malaria Tak Kunjung Hilang, Warga Sinaboi Desak Pemerintah Bertindak Nyata

  • Eks Kadis PUPR-PKPP Riau dan Rekanan Kompak Dihukum 2 Tahun, KPK Masih Pikir-pikir

Konflik ini bukan hanya tentang kepemilikan lahan, tapi juga tentang kesejahteraan masyarakat. UUD 1945 Pasal 33 dan Pasal 34 menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus ditujukan untuk kemakmuran rakyat, bukan individu atau kelompok.

"Kami kira disinilah terjadi bisnis besar-besaran. Masyarakat dan petani menjadi kambing hitamnya," kata Redo. Ia meminta Presiden Prabowo Subianto untuk meninjau kembali PERPRES No 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan.

"Masyarakat dan petani bukan untuk kaya, tapi untuk kebutuhan perekonomian dan generasi penerus mereka," tutup Redo.

Apakah pemerintah akan mendengarkan aspirasi masyarakat?

Editor : Yuni Okta Sari

TOPIK TERKAIT

Satgas PKHKSOAgrinasPresiden RIKampar Kiri
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Sorotan

    Diduga Perangkat Desa Intimidasi Kritikan Warga, Oknum Kades 'Berkuasa' Lindungi Warga atau Pengusaha Investor?

    Senin, 12 Jan 2026 | 15:22 WIB
  • Sorotan

    Kopdes Lipat Kain Selatan Hanya Angan-Angan, Kegagalan Pemdes?, PLT.Camat Kampar Kiri Buka Mata!

    Jumat, 09 Jan 2026 | 22:47 WIB
  • Hukum

    4 Bulan Berlalu, Kasus Iin Suhelna 'Ngendap' di Polsek Kampar Kiri: Zainuddin SH MH Layangkan Surat SP2HP!

    Rabu, 07 Jan 2026 | 14:14 WIB
  • Nasional

    Setahun Presiden Prabowo, Dua Ratusan Ton Barang Bukti Narkoba Dimusnahkan

    Rabu, 29 Okt 2025 | 18:58 WIB
  • Peristiwa

    Jembatan Danau Topang Memprihatinkan, Warga Pinta Tanggap Darurat !

    Sabtu, 13 Sep 2025 | 00:09 WIB

Terpopuler

  • #1

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #2

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #3

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #4

    Dukung Green Policing Polda Riau, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Gandeng Warga Hijaukan Pekanbaru

    Rabu, 28 Okt 2026 - 13:22 WIB
  • #5

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #6

    GRANAT Apresiasi Konsistensi Polresta Pekanbaru dalam Pemberantasan dan Pencegahan Narkotika

    Senin, 02 Nov 2026 - 21:13 WIB
  • #7

    Sikat Habis Narkoba! Razia 6 THM di Pekanbaru Jaring Pekerja Positif Sabu Dini Hari

    Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:12 WIB
  • #8

    Mahasiswa HMI Geruduk DPRD Riau, Polresta Pekanbaru Kawal hingga Audiensi

    Selasa, 27 Okt 2026 - 19:25 WIB
  • #9

    Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

    Senin, 02 Nov 2026 - 13:12 WIB

HUKRIM

  • Lapor, Grebek, Tangkap! Polsek XIII Koto Kampar Gulung Jaringan Sabu Berkat Aduan Warga

    Lapor, Grebek, Tangkap! Polsek XIII Koto Kampar Gulung Jaringan Sabu Berkat Aduan Warga

    Rabu, 04 Nov 2026 | 14:30 WIB
  • "Tidak Ada Ruang Bagi Bandar!

    "Tidak Ada Ruang Bagi Bandar!', Polres Bengkalis Gulung 50 Pelaku Narkoba dan 10,14 Kg Sabu

    Rabu, 04 Nov 2026 | 12:01 WIB
  • Asyik Sembunyi, Begal Berdarah Dingin di Kampar Dicokok Polsek Tambang Dini Hari

    Asyik Sembunyi, Begal Berdarah Dingin di Kampar Dicokok Polsek Tambang Dini Hari

    Rabu, 04 Nov 2026 | 11:24 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Mendag Budi Santoso: Manfaat Integrasi Ekonomi APEC Harus Dirasakan UMKM

    Mendag Budi Santoso: Manfaat Integrasi Ekonomi APEC Harus Dirasakan UMKM

    Rabu, 04 Nov 2026 | 21:03 WIB
  • BRAN Rancang Struktur Baru, Tiga Deputi dan Lima Korwil Disiapkan

    BRAN Rancang Struktur Baru, Tiga Deputi dan Lima Korwil Disiapkan

    Rabu, 04 Nov 2026 | 14:22 WIB
  • PIHPS Catat Harga Pangan Nasional, Cabai Rawit Merah Tembus Rp86.900 per Kg

    PIHPS Catat Harga Pangan Nasional, Cabai Rawit Merah Tembus Rp86.900 per Kg

    Rabu, 04 Nov 2026 | 13:10 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com