Home › Sorotan › Diduga Perangkat Desa Intimidasi Kritikan Warga, Oknum Kades 'Berkuasa' Lindungi Warga atau Pengusaha Investor?
Diduga Perangkat Desa Intimidasi Kritikan Warga, Oknum Kades 'Berkuasa' Lindungi Warga atau Pengusaha Investor?
Keterangan Foto: Istimewa
KAMPAR KIRI, RIAU - Warga Desa Kuntu Darussalam, Kecamatan Kampar Kiri, Riau, menuturkan adanya intimidasi dan intervensi dari utusan oknum Kepala Desa Kuntu Darussalam terkait postingan mereka di media sosial tentang kondisi jalan rusak di desa tersebut.
Eni (nama samaran), seorang warga, mengungkapkan kekecewaannya karena mereka yang diintimidasi, padahal banyak warga lain yang juga mengkritik kondisi jalan rusak tersebut. "Kenapa harus saya yang diintimidasi, sedangkan yang lain juga banyak yang posting dan mengkritik tentang kondisi jalan yang rusak itu," ujarnya, (12/01/2026).
- Baca juga:
Intimidasi tersebut diduga dilakukan oleh utusan oknum Kepala Desa Kuntu Darussalam, yang merasa risih dengan postingan keluhan dan kritikan warga. Salah satu warga juga menerima pesan mesenjer dari Pepi Pasla, yang diketahui seorang kepala urusan di pemerintahan desa Kuntu Darussalam, hingga ia meminta agar postingan tersebut dihapus.
Oknum Kepala Desa Kuntu Darussalam, inisial M alias GT, membantah tuduhan intimidasi dan meminta bukti konkret. "Intimidasi model apa, tolong tunjukkan! Dari perangkat siapa nama nya?, soalnya nama saya MALDANIS ditulis, kalau kades nggak masalah" katanya.
"kan nggak perlu sebut nama orang semua tahu kalau kades, saya." Sebut oknum M alias GD.
Namun, warga tetap meminta agar oknum Kepala Desa Kuntu Darussalam tidak mengintimidasi mereka yang menyampaikan kritik dan keluhan. "Pimpinan Pemdes adalah jabatan atas dasar amanah masyarakat...dan melayani publik, Nah soal penyebutan nama, tahu atau tidak orang lain selain diri pak kades...tentu begitu juga sebaliknya, harus bijak...karena didahulukan selangkah mau itu secara jiwa dan raga luar dalam diri pak kades.." kata seorang sosok putra Kampar Kiri menjabat sebagai Pimpinan Redaksi Media ini.
"Atau pak kades ada hubungan 'terlarang' dengan pengusaha atau investor perkebunan kelapa sawit yang menggunakan akses jalan tersebut...??? Sehingga pak kades merasa risih atas kritikan warga tersebut." Pungkas Hasbi.
Hingga berita ini terbit, PLT.Camat Kampar Kiri, Sri Nuryani, selaku pelaksana tugas pimpinan di kecamatan Kampar Kiri dan juga wajib menjalankan peran sebagai pelayan publik serta pembina terhadap desa dan kelurahan diwilayahnya, belum menanggapi permintaan klarifikasi dari media ini atas informasi ini.
Media ini membuka hak jawab dan hak sanggah serta Konprensi pers atas kritikan dan keluhan warga RK 4 Desa Kuntu Darussalam, Kecamatan Kampar Kiri.





Komentar Via Facebook :