https://tabloiddiksi.com

  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

Beranda

Terpopuler

Utama

Pilihan

Todays

•   Sportif dan Kondusif, KNPI Riau Puji Penyelenggaraan Mahato Cup VIII •   Berkontribusi Nyata Untuk Masyarakat, Mahasiswa KKN Universitas Hang Tua Pekanbaru Bangun Taman Tanaman Obat Di Desa Sialang Godang Pelalawan  •   Personil Koramil 0321-06/TM Rohil Bersama Tim Gabungan, Berjibaku Melakukan Pemadaman Dan Pendinginan •   Tren Fashion Ramah Lingkungan yang Mulai Mendominasi 2025
Lapas Narkoba
Home › Artikel › Tren Fashion Ramah Lingkungan yang Mulai Mendominasi 2025
Artikel
Pekanbaru

Tren Fashion Ramah Lingkungan yang Mulai Mendominasi 2025

Jumat, 22 Agustus 2025 | 20:49 WIB,  
Penulis : Muhammad Irvan
Tren Fashion Ramah Lingkungan yang Mulai Mendominasi 2025

Tren Fashion Ramah Lingkungan yang Mulai Mendominasi 2025

Tabloiddiksi.com- Isu keberlanjutan telah menjadi perhatian utama dalam industri fashion global, dan Indonesia turut bergabung dalam gerakan ini. Tahun 2025 menandai momen di mana tren fashion ramah lingkungan (sustainable fashion) benar-benar mendominasi pasaran, dengan dukungan kebijakan, inovasi teknologi, dan semangat industri kreatif lokal. Dilansir dari the gringo chapin, gerakan ini bukan sekadar gaya — namun sebuah keharusan moral dan ekonomi.

1. Kain Ramah Lingkungan Menjadi Primadona

  • Baca juga: Potret Buram Kepala Daerah yang Tak Layak Duduk di Kursi Rakyat

Bahan pakaian yang ramah lingkungan seperti katun organik, Tencel/lyocell berbahan kayu eukaliptus, hingga kain yang terbuat dari limbah plastik laut menjadi pilihan utama. Keunggulannya antara lain perlindungan lingkungan, penggunaan air yang lebih efisien, dan minim penggunaan bahan kimia berbahaya.

Proses pewarnaan alami—seperti menggunakan kulit bawang atau kopi—juga banyak diterapkan oleh desainer ramah lingkungan, yang membantu mengurangi jejak karbon dan limbah kimia.

  • Baca juga: Saksikan Secara Langsung Trio Rajumi Ft Jojo Sipayung Key di Heaven Two pada 14 Desember 2024

2. Circular Fashion & Slow Fashion: Gaya yang Bermakna dan Tahan Lama

Konsep circular fashion kini resmi menjadi norma, bukan sekadar jargon. Sistem ini mendorong desain yang memungkinkan pakaian untuk dipakai lama, diperbaiki, atau didaur ulang sebagai produk baru, menciptakan siklus sustainable fashion yang berkelanjutan.

  • Baca juga: Panduan Memilih Walikota, Tips untuk Menemukan Pemimpin yang Tepat

Selain itu, slow fashion menolak budaya fast fashion dan lebih menekankan pada etika produksi, kolaborasi dengan pengrajin lokal, dan penciptaan barang fashion yang berkualitas tinggi dan bertahan lama.

3. Thrifting & Upcycling: Tren Konsumsi yang Ramah Lingkungan

  • Baca juga: Politik Edan, Meneroka Pemimpin Kuansing pada Pilkada 2024

Belanja pakaian preloved atau thrifting semakin populer sebagai bentuk sustainable fashion. Pakaian bekas tidak hanya lebih hemat, tetapi juga secara langsung mengurangi limbah tekstil.

Upcycling—mengubah pakaian lama menjadi desain baru—juga mendulang perhatian. Startup lokal seperti Pable ID mengubah kain bekas menjadi produk baru yang bernilai tinggi, sekaligus mengurangi dampak lingkungan.

  • Baca juga: Awal Hilangnya Konsentrasi Pendaki Gunung

4. Teknologi sebagai Kunci Inovasi Fashion Hijau

Teknologi modifikasi tekstil dan produksi juga berkembang pesat. Contohnya, digital fashion—pakaian digital untuk avatar dan NFT—memberi alternatif tanpa mengonsumsi bahan fisik, mengurangi limbah fashion secara signifikan.

  • Baca juga: Tips Ampuh Berhenti Merokok 

Kemajuan lain seperti digital printing, smart textiles, dan 3D seamless knitting memudahkan produksi yang efisien dan personalisasi massal tanpa pemborosan bahan.

5. Fashion Lokal & Kolaborasi Penting untuk Keberlanjutan

  • Baca juga: Eks Bandar Narkoba Taubat Demi Ibu 

Produk budaya dan fashion lokal makin mendapat tempat. Modest fashion dengan motif batik dan tenun bukan hanya elegan, tetapi juga ramah lingkungan karena sering dibuat dalam skala kecil dan menggunakan bahan alami.

Contoh nyata inovasi lokal adalah Asia Pacific Rayon (APR) yang memproduksi viscose-rayon ramah lingkungan dan berkolaborasi dengan manufaktur tekstil lokal di Jakarta Fashion Week 2025. Hal ini menunjukkan sinergi antara inovasi bahan dan kreativitas desainer lokal.

    6. Inklusivitas, Gender-Neutral & Modular Fashion

    Tren fashion 2025 tak hanya ramah lingkungan, tapi juga inklusif. Pakaian gender-neutral dan adaptive clothing (ramah bagi penyandang disabilitas) jadi sorotan, karena bisa dipakai siapa saja tanpa membatasi gender—berkontribusi juga pada pengurangan limbah tekstil.

      Pakaian modular yang bisa diubah bentuknya—seperti jaket yang bisa jadi tas—mendorong penggunaan lebih lama dan efisien.

      7. Konsumen & Industri Mulai Memerdulikan Transparansi & Etika Produksi

        Semakin banyak konsumen mengetahui perjalanan sebuah pakaian: mulai bahan, proses produksi, hingga dampak lingkungan. Brand yang transparan dan etis mulai mendapatkan loyalitas lebih besar, terutama dari generasi muda yang sadar lingkungan.

        8. Studi Perilaku Konsumen Lokal: Zero Waste Dimulai dari Rumah

          Riset terbaru di kota-kota besar Indonesia menunjukkan perilaku zero-waste sudah mulai terbentuk: kontrol pribadi (perceived behavioral control) dan norma sosial menjadi pengaruh kuat untuk meminimalkan limbah rumah tangga. Ini menandakan potensi besar bagi fashion sustainable di tingkat konsumen.

          Tahun 2025 menjadi tahun di mana fashion ramah lingkungan melejit di Indonesia. Dari bahan organik dan teknologi digital sampai inklusivitas dan circular economy, tren ini mengubah model konsumsi dan produksi. Dukungan dari kreator lokal, inovasi teknologi, serta kesadaran konsumen telah menciptakan momentum kuat untuk industri yang lebih hijau dan berkelanjutan.

            Dikutip dari the gringo chapin blog, tren ini menunjukkan bahwa fashion di era modern tidak sekadar soal estetika, tetapi juga soal pilihan yang mencerminkan kepedulian terhadap bumi dan manusia. Jika dilanjutkan, ini bisa menjadi warisan positif untuk generasi mendatang.

            Editor : Muhammad Irvan

            TOPIK TERKAIT

            the gringo chapinthegringochapin
            Komentar Via Facebook :

            BERITA TERKAIT

            Terpopuler

            • #1

              Kapolda Baru, Sungai Bersih, dan Harapan Rakyat Kuantan

              Selasa, 19 Agu 2025 - 00:54 WIB
            • #2

              Majelis Nur Rohmah Gelar Pengajian Akbar Maulid Nabi Muhammad 1447 H

              Minggu, 17 Agu 2025 - 14:38 WIB
            • #3

              Sebut Dosen Dan Guru Beban Negara, Presma UNRI Ego Prayogo Kecam Keras Pernyataan Sri Mulyani Mentri Keuangan RI 

              Selasa, 19 Agu 2025 - 01:00 WIB
            • #4

              Ikut Serta Lakukan Pengamanan Festival Pacu Jalur Tepian Narosa, Lanal Dumai Terjun Langsung ke Sungai Kuantan

              Kamis, 21 Agu 2025 - 14:42 WIB
            • #5

              Sportif dan Kondusif, KNPI Riau Puji Penyelenggaraan Mahato Cup VIII

              Rabu, 27 Agu 2025 - 08:49 WIB

            SOROTAN

            • Berkontribusi Nyata Untuk Masyarakat, Mahasiswa KKN Universitas Hang Tua Pekanbaru Bangun Taman Tanaman Obat Di Desa Sialang Godang Pelalawan 

              Berkontribusi Nyata Untuk Masyarakat, Mahasiswa KKN Universitas Hang Tua Pekanbaru Bangun Taman Tanaman Obat Di Desa Sialang Godang Pelalawan 

              Senin, 25 Agu 2025 | 19:16 WIB
            • Berkomitmen Dalam Melestarian Budaya Pacu Jalur, Kampus UMRI Gelar Live Streaming Selama Helatan Pacu Jalur Tepian Narosa 

              Berkomitmen Dalam Melestarian Budaya Pacu Jalur, Kampus UMRI Gelar Live Streaming Selama Helatan Pacu Jalur Tepian Narosa 

              Rabu, 20 Agu 2025 | 18:15 WIB
            • Sebut Dosen Dan Guru Beban Negara, Presma UNRI Ego Prayogo Kecam Keras Pernyataan Sri Mulyani Mentri Keuangan RI 

              Sebut Dosen Dan Guru Beban Negara, Presma UNRI Ego Prayogo Kecam Keras Pernyataan Sri Mulyani Mentri Keuangan RI 

              Selasa, 19 Agu 2025 | 01:00 WIB

            HUKRIM

            • Peredaran Narkoba Kian Marak di Kenegerian Logas Singingi, Warga Desak Tindakan Tegas Aparat

              Peredaran Narkoba Kian Marak di Kenegerian Logas Singingi, Warga Desak Tindakan Tegas Aparat

              Rabu, 18 Jun 2025 | 18:01 WIB
            • Wanita Mengaku Dari Pihak SPBU Diduga Di F3 Singingi, Tuding Wartawan Tidak Jelas !

              Wanita Mengaku Dari Pihak SPBU Diduga Di F3 Singingi, Tuding Wartawan Tidak Jelas !

              Jumat, 13 Jun 2025 | 15:22 WIB
            • Satpol PP Razia Rutin tertibkan Cafe Remang-Remang Desa Cengar  Puluhan wanita Penghibur di amankan 

              Satpol PP Razia Rutin tertibkan Cafe Remang-Remang Desa Cengar  Puluhan wanita Penghibur di amankan 

              Senin, 17 Mar 2025 | 15:38 WIB
              sudutkotanews.com



            • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

              tabloidDIKSI.com