https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Perubahan APBD Riau 2026 Diajukan, Belanja Capai Rp8,378 Triliun dan Pemprov Bentuk Satgas OPAD •   Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun •   Sat Binmas Polres Kampar Perkuat Bhabinkamtibmas, Green Policing hingga Perlisus Jadi Sorotan •   Prabowo Perintahkan Percepatan Penyelesaian IEU-CEPA
Home › Sorotan › Juned Cs Dituding Jual Lahan PSPI, Tokoh Adat Desak Penangkapan
Sorotan
Kampar

Juned Cs Dituding Jual Lahan PSPI, Tokoh Adat Desak Penangkapan

Selasa, 10 Juni 2025 | 15:31 WIB,  
Penulis : Redaksi
Juned Cs Dituding Jual Lahan PSPI, Tokoh Adat Desak Penangkapan

Keterangan Foto:

KAMPAR, Tabloid Diksi – Sejumlah tokoh masyarakat dan ninik mamak Desa Batu Gajah meminta Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau segera menangkap Juned alias Pelong, mantan Kepala Desa Batu Gajah, yang diduga menjual lahan konservasi milik PT Perawang Sukses Perkasa Industri (PSPI) kepada masyarakat secara ilegal.

Permintaan tersebut disampaikan oleh Datuk Mudo Suhaili Husin, tokoh masyarakat Boimin, serta Humas PT PSPI, Eka Tarigan, saat dihubungi Cyber88 secara terpisah.

    Baca juga:
  • Bonus PON Belum Dibayar Penuh, Atlet Riau Kecewa: Janji Tinggal Janji

  • Malaria Tak Kunjung Hilang, Warga Sinaboi Desak Pemerintah Bertindak Nyata

  • Eks Kadis PUPR-PKPP Riau dan Rekanan Kompak Dihukum 2 Tahun, KPK Masih Pikir-pikir

Menurut mereka, tindakan Juned dan kelompoknya yang menjual lahan konservasi di kawasan petak 9000 Distrik Petapahan, Desa Batu Gajah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, dinilai meresahkan masyarakat serta berpotensi merugikan perusahaan dan negara.

“Melihat gelagat Juned yang seperti tidak merasa bersalah, kami harap Ditreskrimsus Polda Riau segera mengamankan dan bila perlu menahannya, sebelum barang bukti hilang,” ujar Datuk Suhaili dengan nada tegas.

Tim Gabungan Sudah Turun ke Lapangan

Sebelumnya, tim dari Unit 1 Subdit IV Ditreskrimsus Polda Riau bersama ahli dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau serta Dinas Perkebunan Provinsi Riau telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi yang diduga dijual oleh Juned saat masih menjabat sebagai Kepala Desa.

Datuk Suhaili mengaku ikut mendampingi proses tersebut sebagai saksi lapangan.

“Saya hanya menyaksikan dan mengetahui kegiatan pengecekan tersebut. Tidak ada pertanyaan yang diajukan kepada saya,” jelasnya.

Saat pengecekan berlangsung, Juned alias Pelong turut terlihat di lapangan. Namun, Datuk mengaku tidak mengetahui detail interaksi antara Juned dan pihak kepolisian atau ahli yang hadir saat itu.

PSPI: Juned Picu Keresahan Masyarakat

Hal senada disampaikan oleh Eka Tarigan, Humas PT PSPI. Ia menilai tindakan Juned dan kelompoknya semakin memprovokasi masyarakat dan mengganggu ketertiban di Desa Batu Gajah.

“Menurut kami, Ditreskrimsus Polda Riau tidak perlu ragu untuk segera menangkap Juned dan komplotannya,” tegas Eka.

Ia juga membantah klaim Juned yang menyebut bahwa PT PSPI pernah menyerahkan lahan konservasi kepada masyarakat.

“Itu informasi menyesatkan. Tidak mungkin perusahaan menyerahkan lahan konservasi. Kalau benar, mana bukti serah terimanya?” ujarnya.

Menurut Eka, pemanggilan sejumlah pihak terkait juga sedang disiapkan. Nama-nama yang akan dipanggil di antaranya Kadus Desa Batu Gajah, beberapa ketua RT, karyawan PTPN IV Regional III, serta pihak PT PSPI dan Boimin selaku pembeli lahan dari masyarakat.

“Kabarnya, pemanggilan akan dilakukan setelah libur Iduladha,” tambah Eka.

Penyerangan Saat Acara Penghijauan

Boimin, salah satu tokoh masyarakat sekaligus pembeli lahan dari warga, mengungkapkan bahwa Juned dan kelompoknya juga sempat mencoba menggagalkan acara penghijauan yang diselenggarakan Yayasan Mandala Foundation di kawasan konservasi PT PSPI.

“Mereka bahkan menyerang para pegiat lingkungan yang sedang menjaga bibit di lapangan,” jelas Boimin.

Lebih jauh, Juned juga disebut-sebut menggalang tanda tangan warga untuk menolak acara penghijauan tersebut. Peristiwa penyerangan tersebut kini tengah dalam penyelidikan Polres Kampar.

Jual Beli Lahan Konservasi Dibenarkan

Boimin membenarkan bahwa dirinya membeli lahan dari masyarakat, yang asal-usulnya berasal dari penjualan yang dilakukan Juned ketika masih menjabat sebagai kepala desa.

“Saya tahu lahan itu masuk dalam kawasan petak 9000 milik PT PSPI. Tapi warga banyak yang membelinya dari Juned,” jelasnya.

Boimin juga membantah klaim bahwa perusahaan pernah membagi-bagikan lahan kepada masyarakat.

“Itu hanya akal-akalan Juned. PT PSPI selama ini memang menjadi bapak angkat masyarakat, tapi tidak pernah menyerahkan lahan konservasi,” tegasnya.

Sebagai informasi, PT PSPI telah melaporkan Juned ke Polda Riau dengan bukti laporan Nomor: 023/PSPI/VIII/2024 tertanggal 5 Agustus 2024.

“Saya juga sudah dimintai keterangan sebagai pihak pembeli,” pungkas Boimin.

 

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

juned batu gajah polda riau lahan konservasi pspi ditreskrimsus penjualan ilegal lingkungan hidup tokoh masyarakat
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Peristiwa

    Mandala Foundation Hijaukan Riau, Aksi Nyata Lawan Deforestas

    Kamis, 05 Jun 2025 | 21:21 WIB
  • Peristiwa

    Pejabat Riau Dijadwalkan Hadiri Aksi Penghijauan oleh Yayasan Mandala di Lahan Konservasi Kampar

    Selasa, 03 Jun 2025 | 19:23 WIB
  • Sorotan

    Pabrik Tisu PT RAPP Disegel Menteri LHK, Praktisi Hukum: Slogan “Compliance” Hanya Isapan Jempol

    Rabu, 28 Mei 2025 | 11:30 WIB
  • Sorotan

    Polres Kampar Tindaklanjuti Kasus Pengeroyokan di Lahan Mandala Foundation, Tiga Korban Luka-Luka

    Rabu, 28 Mei 2025 | 10:29 WIB
  • Peristiwa

    Edi Rusmadinata Dukung Penuh Sekolah Percontohan Tertib Berlalu Lintas 2025  

    Selasa, 25 Feb 2025 | 20:16 WIB

Terpopuler

  • #1

    Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

    Kamis, 10 Sep 2026 - 23:05 WIB
  • #2

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #3

    Dini Hari Digerebek, 2 Pria di Kampar Kepergok Simpan Sabu-Ekstasi

    Selasa, 08 Sep 2026 - 09:53 WIB
  • #4

    Pemko Pekanbaru Undang 80 Media dalam FGD “Media Berdampak”

    Minggu, 13 Sep 2026 - 17:18 WIB
  • #5

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #6

    Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Ikatan Mahasiswa Kerinci Riau Gelar Aksi Berbagi Masker Gratis di Stadion Utama

    Kamis, 10 Sep 2026 - 22:12 WIB
  • #7

    Fortuner Tak Kunjung Datang, Pasutri Pengelola Pasar Bawah Dilaporkan

    Rabu, 09 Sep 2026 - 23:12 WIB
  • #8

    SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru Tinggal Tunggu Kerugian Negara, Bidnen: Kajari Baru Harus Tunjukkan Taring

    Kamis, 17 Sep 2026 - 11:08 WIB
  • #9

    Bukan Sekadar Tanam, Bhabinkamtibmas Turun Pantau Jagung 2 Hektare di Batu Hampar

    Rabu, 16 Sep 2026 - 07:48 WIB

HUKRIM

  • Dari Ungkap Perusakan Hutan hingga Tanam Pohon, Kapolres Bengkalis dampingi Kapolda Riau

    Dari Ungkap Perusakan Hutan hingga Tanam Pohon, Kapolres Bengkalis dampingi Kapolda Riau

    Rabu, 23 Sep 2026 | 13:29 WIB
  • 140 Ton Arang Bakau Hendak Dikirim ke Malaysia, Polda Riau Bongkar Dapur Mangrove di Rupat Utara

    140 Ton Arang Bakau Hendak Dikirim ke Malaysia, Polda Riau Bongkar Dapur Mangrove di Rupat Utara

    Rabu, 23 Sep 2026 | 13:10 WIB
  • Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 | 11:30 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com