Home › Ekonomi › Target Revitalisasi Pasar Bawah Meleset
Gaji Pekerja Sempat Terhenti
Target Revitalisasi Pasar Bawah Meleset
PEKANBARU, Tabloiddiksi - Revitalisasi Pasar Bawah molor dari target yang telah ditentukan akhir tahun 2024. Direncanakan, pihak pengelola akan melanjutkan revitalisasi pasar tersebut pada tahun depan.
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru segera memanggil pengelola Pasar Bawah PT. Ali Akbar Sejahtera (AAS), yang tak mampu mencapai target penuntasan revitalisasi jelang akhir tahun 2024.
- Baca juga:
Kepala Bidang Pasar DPP Kota Pekanbaru, Hendra Putra, membenarkan proses revitalisasi Pasar Bawah tak sesuai target yang sudah ditentukan.
Sebelumnya, pekerjaan revitalisasi ditargetkan rampung pada akhir tahun 2024 ini, sehingga para pedagang bisa kembali berjualan di pasar wisata itu di awal tahun 2025.
Para pedagang belum bisa menempati pasar wisata itu pada awal tahun depan seperti yang telah ditargetkan. Ada beberapa pekerjaan yang belum tuntas sepenuhnya dikerjakan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin melalui Kepala Bidang Pasar, Hendra Putra membenarkan, revitalisasi Pasar Bawah tidak sesuai target yang ditentukan oleh Pemko Pekanbaru.
"Info dari pengelola sebelum puasa pembangunannya selesai. Rencananya pekan depan kami akan panggil pihak pengelola untuk mencari tahu apa kendala yang terjadi di lapangan, untuk sanksinya nanti kita bahas juga di rapat pekan depan," katanya, Minggu (22/12/24).
Proses pembangunan Pasar Bawah yang dimulai pada November 2023 itu sampai saat ini masih berlangsung. Lokasi pembangunan masih ditutupi seng pembatas.
Di bagian atap dan dinding bangunan pasar masih tampak dilakukan pengerjaan oleh sejumlah pekerja. Bangunan yang terdiri dari lima lantai itu tidak dirubuhkan secara keseluruhan.
Hanya bagian dinding dan tiang bangunan pasar wisata itu saja yang dilakukan pembongkaran dan kemudian dipasang dengan bahan bangunan baru. Sementara itu pedagang masih menempati Tempat Penampungan Sementara (TPS) di eks Pelabuhan Pelindo.
Informasi sebelumnya menyebutkan, beberapa waktu lalu pekerjaan sempat terhenti. Bangunan itu mangkrak selama beberapa bulan karena masalah gaji pekerja yang tidak dibayarkan.
Dalam hal ini, Pemko Pekanbaru telah
menjalin Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) pengelolaan Pasar Bawah dengan PT AAS terhitung 12 April 2023 lalu. Sesuai kontrak kerjasama, PT AAS menjadi pihak pengelola Pasar Bawah selama 30 tahun ke depan.
Dari kerja sama itu, Pemko Pekanbaru mendapat dua pendapatan. Pertama, kontribusi tetap yang harus dibayar oleh PT AAS kepada Pemko Pekanbaru sebesar Rp677 juta pada tahun pertama. Nilai kontribusi tersebut naik 3 persen setiap tahun hingga masa kontrak berakhir.






Komentar Via Facebook :