https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Api Padam, Kewaspadaan Tak Padam! Riau Catat Zero Karhutla Hari Ini •   Sabu 17,57 Gram dan 3 Pil Happy Five Disita dari Rumah di Kamter, 4 Pria Diamankan •   Polisi Geledah Rumah Warga Koto Damai, 7 Paket Sabu Ditemukan di Atas Lemari •   Polisi Keliling Desa Pakai TOA, Warga Batu Hampar Diingatkan Ancaman Pidana Bakar Lahan
Home › Sorotan › Diduga Oknum Wartawan Sekongkol dengan Dinas Pendidikan Riau Jual Kursi untuk Masuk SMA/SMK
Sorotan
Pekanbaru

Mafia

Diduga Oknum Wartawan Sekongkol dengan Dinas Pendidikan Riau Jual Kursi untuk Masuk SMA/SMK

Sabtu, 09 November 2024 | 03:42 WIB,  
Penulis : Nainggolan
Diduga Oknum Wartawan Sekongkol dengan Dinas Pendidikan Riau Jual Kursi untuk Masuk SMA/SMK

Keterangan Foto: Bukti-bukti. Tabloid Diksi

PEKANBARU, Tabloid Diksi – Sebuah dugaan skandal jual beli kursi di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Riau tengah mencuat. Pelaku diketahui sebagai oknum wartawan berinisial Amoy alias YA diduga bekerja sama dengan sejumlah pegawai Dinas Pendidikan Riau untuk memfasilitasi akses masuk ke sekolah-sekolah favorit dengan cara ilegal.

Dugaan praktik tidak etis ini terungkap setelah orang tua siswa merasa ditipu oleh S yang diduga kaki tangan Amoy.

    Baca juga:
  • Bonus PON Belum Dibayar Penuh, Atlet Riau Kecewa: Janji Tinggal Janji

  • Malaria Tak Kunjung Hilang, Warga Sinaboi Desak Pemerintah Bertindak Nyata

  • Eks Kadis PUPR-PKPP Riau dan Rekanan Kompak Dihukum 2 Tahun, KPK Masih Pikir-pikir

Simbolon ayah korban dimintai uang sejumlah Rp.7,5jt oleh pihak-pihak yang mengaku dapat menjamin anak mereka mendapatkan tempat di SMK 3 Pekanbaru.

"Uang senilai Rp.4jt memang sudah dikembalikan, namun sudah berapa bulan dilewati mereka tak kunjung mengembalikan sisa uang kami tersebut. Padahal anak kami (perempuan) tidak bisa masuk sekolah seperti yang mereka tawarkan ke kami (orang tua)," terangnya, Rabu (6/11) malam.

S, saat ditanyakan awak media mengaku ada berkoordinasi kepada oknum wartawan yang diduga berperan dalam kasus ini. Ia diduga memanfaatkan jabatannya untuk menjalin komunikasi dengan pejabat di Dinas Pendidikan Riau, yang kemudian memfasilitasi pertemuan dengan pihak sekolah.

"Benar, cuma dana tersebut saya kirim ke Amoy melalui bank BCA dengan nomor rekening 1440644*** atas nama Ye*** Ang******," sebut Sihombing dengan menunjukkan bukti transfer dan percakapannya melalui Whatsapp, Jumat (8/11) malam.

S menjelaskan bahwa dirinya telah mengembalikan dana sebesar Rp.2,5jt kepada Simbolon dan dari amoy Rp.1,5jt, sehingga totalnya Rp.4jt.

Namun sisanya Rp.3,5jt dikatakan oleh S hingga kini belum diserahkan oleh Amoy.

"Sisanya itu Rp.3,5jt ada di Amoy, dia yang sering mengulur waktu sampai saya di teror oleh Istrinya Simbolon. Padahal saya sama sekali tak mengambil keuntungan disitu, saya hanya bantu saja dengan menghubungkan ke Amoy," terangnya dengan lembut seakan sedih bisa seperti itu akhirnya.

Padahal, Amoy sempat mengirimkan sebuah pesan suara yang mengatakan akan mengembalikan sisa uang Rp.3,5jt itu.

"Masalah SMK 3 jangan khawatir bang! Kita pulangkan semua anggarannya itu, cuma tunggu penggantinya masuk. Penggantinya itu memang sudah masuk cuma disamakan nanti minggu depan dengan orang diskresi. Jangan kita yang diteror-teror seakan melarikan duit," sebut Amoy dalam pesan suara berdurasi lebih dari 1 menit tanggal 22 Agustus 2024.

Keterlibatan oknum-oknum yang memanfaatkan sistem PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) untuk kepentingan pribadi semakin terang ketika S memberikan seluruh tangkapan percakapannya dengan Amoy.

Kemudian Amoy juga diketahui berhasil memasukkan 2 orang siswa baru bersekolah di SMA 7 dan SMA 9 Pekanbaru.

Sementara, Amoy yang dihubungi awak media di nomor Whatsapp 0859-2321-**** pada Jumat (8/11) malam mengatakan sedang mengendarai motor.

"Gak perlu di ributkan, dia yang mau mengundurkan diri. Dari tiga cuma dia yang gak masuk karna mundur. Yang dua (orang) masuk semua kok, nantila (karena dijalan)," tulis Amoy membalas konfirmasi Tabloid Diksi.

Terakhir didapatkan inisial E diduga oknum Dinas Pendidikan Riau dalam percakapan Whatsapp sebagai wadah Amoy berkoordinasi untuk melancarkn kegiatan jual-kursi siswa didik baru ini.

Namun hingga berita ini diterbitkan, inisial E yang dicurigai belum memberikan keterangan apapun.

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

PPDBSMASMKDisdik RiauSMK 3SMA 7SMA 9PekanbaruAmoyJalur LangitSekolah
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • TNI-Polri

    Ribuan Personel Satpol PP Pekanbaru Disiagakan 

    Jumat, 08 Nov 2024 | 13:58 WIB
  • Nasional

    Pekanbaru Usulkan Jalan Lingkar Luar Menjadi Proyek Strategis Nasional

    Kamis, 07 Nov 2024 | 08:49 WIB
  • Peristiwa

    Alamak! Hujan Turun Warga Terkejut Tiba-tiba Banjir, Walikota Disindir

    Kamis, 07 Nov 2024 | 01:50 WIB
  • Parlementaria

    Paripurna Ke-3 Masa Persidangan I, Demokrat Umumkan Struktur Fraksi DPRD Pekanbaru

    Senin, 07 Okt 2024 | 19:31 WIB
  • Parlementaria

    Paripurna Keempat DPRD Pekanbaru, Pengumuman Pimpinan dan Susunan Fraksi Demokrat

    Senin, 21 Okt 2024 | 18:54 WIB

Terpopuler

  • #1

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #2

    Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Kamis, 24 Sep 2026 - 15:54 WIB
  • #3

    Sertijab di Mapolda Riau, AKBP Fahrian Tinggalkan Bengkalis dan AKBP Eko Rubiyanto Jadi Kapolres Baru

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 13:48 WIB
  • #4

    Pemko Pekanbaru Undang 80 Media dalam FGD “Media Berdampak”

    Minggu, 13 Sep 2026 - 17:18 WIB
  • #5

    Desil Warga Berubah, Pemko Pekanbaru Sediakan Posko Pengaduan di Setiap Kelurahan

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 16:20 WIB
  • #6

    Satgas PKH Tegaskan Penertiban Hutan Bukan Anti-Usaha, 6 Personel Disiapkan turun ke Kampar

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:33 WIB
  • #7

    Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:48 WIB
  • #8

    Perubahan APBD Riau 2026 Diajukan, Belanja Capai Rp8,378 Triliun dan Pemprov Bentuk Satgas OPAD

    Rabu, 23 Sep 2026 - 20:11 WIB
  • #9

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB

HUKRIM

  • Sabu 17,57 Gram dan 3 Pil Happy Five Disita dari Rumah di Kamter, 4 Pria Diamankan

    Sabu 17,57 Gram dan 3 Pil Happy Five Disita dari Rumah di Kamter, 4 Pria Diamankan

    Minggu, 27 Sep 2026 | 14:01 WIB
  • Polisi Geledah Rumah Warga Koto Damai, 7 Paket Sabu Ditemukan di Atas Lemari

    Polisi Geledah Rumah Warga Koto Damai, 7 Paket Sabu Ditemukan di Atas Lemari

    Minggu, 27 Sep 2026 | 13:34 WIB
  • Belum Sempat Tawuran, Belasan Remaja di Rumbai Keburu Diciduk Tim RAGA

    Belum Sempat Tawuran, Belasan Remaja di Rumbai Keburu Diciduk Tim RAGA

    Sabtu, 26 Sep 2026 | 16:53 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com