https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar •   Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak •   Kericuhan PT Adei Memanas: 2 Security Terluka, Mobil dan Motor Dirusak, 1 Orang Ditangkap •   Resmi Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bawa Pesan dari Riau
Home › Sorotan › Jelang Pergantian Presiden, Mahasiswa Lakukan Aksi Tangkap Dan Adili Jokowi
Sorotan
Pulau Jawa & Madura

Aksi Demo Mahasiswa

Jelang Pergantian Presiden, Mahasiswa Lakukan Aksi Tangkap Dan Adili Jokowi

Sabtu, 19 Oktober 2024 | 22:23 WIB,  
Penulis : Noperman SPd
Jelang Pergantian Presiden, Mahasiswa Lakukan Aksi Tangkap Dan Adili Jokowi

Keterangan Foto: Potret Aksi Demo Mahasiswa di Jakarta (Foto: istimewa)

JAKARTA, Tabloid Diksi - Menjelang peralihan kekuasaan presiden, ratusan mahasiswa melakukan aksi demonstrasi menuntut Tangkap Dan Adili Jokowi, Jum'at (18/10/2024).

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk kritik atas sepuluh tahun kepemimpinan presiden Joko Widodo yang dinilai telah banyak meninggalkan noda hitam.

    Baca juga:
  • Bonus PON Belum Dibayar Penuh, Atlet Riau Kecewa: Janji Tinggal Janji

  • Malaria Tak Kunjung Hilang, Warga Sinaboi Desak Pemerintah Bertindak Nyata

  • Eks Kadis PUPR-PKPP Riau dan Rekanan Kompak Dihukum 2 Tahun, KPK Masih Pikir-pikir

“Tidak mungkin kita diam terhadap kejahatan yang dilakukan presiden. Sekalipun presiden, dia bukan Tuhan yang tidak mungkin salah. Jokowi harus bertanggung jawab atas kesalahan-kesalahan yang dia lakukan,” ucap Asrul, Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang.

Lanjut Asrul menyoroti berbagai masalah selama kepemimpinan Jokowi dimana telah banyak menyalagunakan kekuasaannya.

"Nawanoda Jokowi menjadi catatan penting bagi kita untuk terus mengingat tindakan-tindakan yang telah dilakukan oleh rezim Jokowi," kata Asrul.

Sementara Akbar Ridho, Mahasiswa Universitas Yuppentek Indonesia menyampaikan jika gerakan massa menuntut tangkap dan adili Jokowi banyak tindakan refresif dari berbagai pihak.

"Kami merasakan betul bagaimana upaya penggembosan dan tindakan refresifitas dari kekuasaan dilakukan secara masif, bahkan keterlibatan tangan-tangan civitas akedemik membuat ruang-ruang di Jakarta menjadi terbatas," ungkap Akbar.

Akbar pun memaparkan jika sebelumnya dalam konsolidasi antar kampus telah menyepakati aksi tersebut dilakukan di daerah-daerah.

"Atas informasi yang kami terima sudah banyak yang coba dilemahkan. Atas dasar itu kami mahasiswa tangerang mengambil langkah perlawanan untuk mengisi kekosongan perlawanan di Jakarta," ujarnya.

"Mindahin titik aksi dari daerah ke pusat memang harus kita lakukan sebagai upaya untuk terus menyalakan api perjuangan," tutup Akbar.

Diketahui catatan hitam kepemimpinan Jokowi yang digaungkan mahasiswa dari mulai tindakan refresif negara terhadap rakyat, perampasan hak-hak atas rakyat, KKN, eksploitasi sumber daya alam serta kemunduran demokrasi.(***)

Editor : Noperman SPd

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • TNI-Polri

    Jumlah Pelanggaran Pelajar Dalam Berlalu-lintas Menurun, Ditlantas Polda Riau Berhasil Laksanakan Program Tematik "Riau Adalah Kita"

    Sabtu, 19 Okt 2024 | 19:22 WIB
  • Sorotan

    Tunggu Klarifikasi, Pejabat di Dua OPD Segera Dilapor Selewengkan Anggaran

    Jumat, 18 Okt 2024 | 21:55 WIB
  • TNI-Polri

    Pimpin Apel Pagi, Kapolres Siak Ingatkan Personilnya Menjaga Netralitas Dan Integritas

    Jumat, 18 Okt 2024 | 17:57 WIB
  • TNI-Polri

    Senang Bahagia! Anak-Anak Sekolah Terima Jajanan Dari Satgas Yonif 641/Bru

    Jumat, 18 Okt 2024 | 17:23 WIB
  • Parlementaria

    Komisi IV DPRD Bengkalis Kunjungi Dinas Pendidikan Riau Bahas Optimalisasi Dapodik dan Relokasi Guru PPPK

    Jumat, 18 Okt 2024 | 17:05 WIB

Terpopuler

  • #1

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #2

    Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Kamis, 24 Sep 2026 - 15:54 WIB
  • #3

    Sertijab di Mapolda Riau, AKBP Fahrian Tinggalkan Bengkalis dan AKBP Eko Rubiyanto Jadi Kapolres Baru

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 13:48 WIB
  • #4

    Desil Warga Berubah, Pemko Pekanbaru Sediakan Posko Pengaduan di Setiap Kelurahan

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 16:20 WIB
  • #5

    Satgas PKH Tegaskan Penertiban Hutan Bukan Anti-Usaha, 6 Personel Disiapkan turun ke Kampar

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:33 WIB
  • #6

    Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:48 WIB
  • #7

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #8

    Perubahan APBD Riau 2026 Diajukan, Belanja Capai Rp8,378 Triliun dan Pemprov Bentuk Satgas OPAD

    Rabu, 23 Sep 2026 - 20:11 WIB
  • #9

    Sembako untuk Warga Muara Fajar, Polsek Rumbai Barat Gandeng JB Yayasan Bina Sosial

    Selasa, 29 Sep 2026 - 12:15 WIB

HUKRIM

  • Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar

    Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar

    Minggu, 04 Okt 2026 | 15:21 WIB
  • Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak

    Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak

    Minggu, 04 Okt 2026 | 13:51 WIB
  • Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang

    Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang

    Jumat, 02 Okt 2026 | 16:50 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com