https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar •   Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak •   Kericuhan PT Adei Memanas: 2 Security Terluka, Mobil dan Motor Dirusak, 1 Orang Ditangkap •   Resmi Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bawa Pesan dari Riau
Home › Sorotan › AMPER Desak DAK dan APBD Khusus Pendidikan SMK di Selidiki
Sorotan
Pekanbaru

AMPER Desak DAK dan APBD Khusus Pendidikan SMK di Selidiki

Kamis, 06 Juni 2024 | 20:34 WIB,  
Penulis : Redaksi
AMPER Desak DAK dan APBD Khusus Pendidikan SMK di Selidiki

Keterangan Foto: Aliansi Mahasiswa Pemantau Riau (AMPER) saat menggelar aksi demonstrasi kantor Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kamis (6/6) pagi.

PEKANBARU, Tabloid Diksi – Suara riuh Aliansi Mahasiswa Pemantau Riau (AMPER) saat menggelar aksi demonstrasi menarik perhatian publik dan media, dengan puluhan mahasiswa yang turun ke jalan, tepatnya  di depan kantor Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kamis (6/6) pagi.

Aksi ini untuk menyuarakan keprihatinan mereka terkait dugaan penyalahgunaan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dan dana pendidikan dari APBD Provinsi Riau, khususnya di bidang SMK.

    Baca juga:
  • Bonus PON Belum Dibayar Penuh, Atlet Riau Kecewa: Janji Tinggal Janji

  • Malaria Tak Kunjung Hilang, Warga Sinaboi Desak Pemerintah Bertindak Nyata

  • Eks Kadis PUPR-PKPP Riau dan Rekanan Kompak Dihukum 2 Tahun, KPK Masih Pikir-pikir

Dalam aksi tersebut, AMPER mengajukan beberapa tuntutan penting yang mereka harap dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang. Berikut adalah beberapa tuntutan utama yang disampaikan:

  1. Audit Khusus oleh BPK Perwakilan Riau: AMPER mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Riau untuk segera melakukan audit khusus terhadap penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan tahun 2023 dan dana APBD Riau di bidang SMK. Mereka menduga adanya penyelewengan dan permainan anggaran yang merugikan dunia pendidikan di Riau.
  2. Pemeriksaan oleh Kejaksaan Tinggi Riau: Mahasiswa meminta Kejaksaan Tinggi Riau untuk memeriksa Kepala Bidang (Kabid) SMK Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Arden Simeru. AMPER menuduh Arden terlibat dalam dugaan penyelewengan dana APBD Dinas Pendidikan tahun 2023 serta DAK tahun 2023 terkait proyek fisik dan pengadaan di bidang SMK.
  3. Transparansi Anggaran Retribusi Kantin: Tuntutan lainnya adalah pemeriksaan terhadap Dinas Pendidikan Provinsi Riau, khususnya di bidang SMA dan SMK, terkait dugaan permainan anggaran retribusi atau pungutan terhadap kantin sekolah. AMPER menuduh bahwa pungutan ini dipergunakan untuk memperkaya diri sendiri dan tidak jelas apakah dana tersebut menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau atau mengalir ke oknum tertentu di dinas pendidikan.
  4. Pencopotan Kabid SMK: AMPER mendesak Pj Gubernur Riau, Ir. H. S.F. Hariyanto, M.T., untuk segera mencopot Kabid SMK Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Dr. Arden Simeru, S.Pd., M.Kom., dari jabatannya.

Mereka menuduh Arden terlibat dalam dugaan penyelewengan dan permainan dana pendidikan APBD Provinsi Riau tahun 2023 dan Dana Alokasi Khusus bidang SMK tahun 2023 melalui proyek fisik dan pengadaan, serta dugaan keterlibatannya dalam permainan dana retribusi kantin.

Koordinator Umum AMPER, Amar Habibi, menyatakan bahwa gerakan ini lahir dari keprihatinan mendalam terhadap kondisi dunia pendidikan di Bumi Lancang Kuning.

“Kami berharap semua pihak bisa merespons hal ini dengan baik, karena gerakan ini merupakan alarm keras bahwa dunia pendidikan di Riau sedang tidak baik-baik saja dan selalu dalam pantauan seluruh masyarakat Provinsi Riau,” tegas Amar saat berada didepan pintu gerbang Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kamis (6/6).

AMPER menekankan bahwa aksi ini bukan sekadar demonstrasi biasa, tetapi merupakan panggilan moral untuk memperbaiki dan membersihkan dunia pendidikan dari praktek-praktek korupsi yang merugikan generasi muda. Mereka berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan konkret untuk menyelesaikan berbagai masalah yang diungkapkan dalam tuntutan mereka.

Aksi ini mendapatkan perhatian luas dari masyarakat dan berbagai kalangan, menegaskan betapa pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pendidikan. Masyarakat Riau berharap agar suara mahasiswa ini didengar dan direspons dengan tindakan nyata demi masa depan pendidikan yang lebih baik di Provinsi Riau.***

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

AMPER
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

Terpopuler

  • #1

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #2

    Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Kamis, 24 Sep 2026 - 15:54 WIB
  • #3

    Sertijab di Mapolda Riau, AKBP Fahrian Tinggalkan Bengkalis dan AKBP Eko Rubiyanto Jadi Kapolres Baru

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 13:48 WIB
  • #4

    Desil Warga Berubah, Pemko Pekanbaru Sediakan Posko Pengaduan di Setiap Kelurahan

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 16:20 WIB
  • #5

    Satgas PKH Tegaskan Penertiban Hutan Bukan Anti-Usaha, 6 Personel Disiapkan turun ke Kampar

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:33 WIB
  • #6

    Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:48 WIB
  • #7

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #8

    Perubahan APBD Riau 2026 Diajukan, Belanja Capai Rp8,378 Triliun dan Pemprov Bentuk Satgas OPAD

    Rabu, 23 Sep 2026 - 20:11 WIB
  • #9

    Sembako untuk Warga Muara Fajar, Polsek Rumbai Barat Gandeng JB Yayasan Bina Sosial

    Selasa, 29 Sep 2026 - 12:15 WIB

HUKRIM

  • Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar

    Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar

    Minggu, 04 Okt 2026 | 15:21 WIB
  • Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak

    Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak

    Minggu, 04 Okt 2026 | 13:51 WIB
  • Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang

    Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang

    Jumat, 02 Okt 2026 | 16:50 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com