https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Simpan Sabu Siap Edar di Plafon Rumah, Pria di Kampar Diciduk Polisi Tanpa Perlawanan •   Penggerebekan Bandar Narkoba di Kampar, Polisi Temukan 1,2 Kg Ganja Siap Edar •   Mercy Barends : RUU Perampasan Aset Harus Lindungi Hak Warga Negara •   Tata Kelola Aset Negara, Kemensos Sabet Juara Pertama Anugerah Reksa Bandha
Home › Politik › Megawati: Kita Cuma Seperempat China tapi Kocar-Kacir Enggak Jelas
Politik
Pulau Jawa & Madura

Rakernas ke-5 PDI-P

Megawati: Kita Cuma Seperempat China tapi Kocar-Kacir Enggak Jelas

Senin, 27 Mei 2024 | 11:58 WIB,  
Penulis : Rahmat Hidayat
Megawati: Kita Cuma Seperempat China tapi Kocar-Kacir Enggak Jelas

Keterangan Foto: Megawati Soekarnoputri

JAKARTA, Tabloiddiksi - Dalam pidato politik menutup rapat kerja nasional (Rakernas) ke-5 PDI-P, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri menyebut Indonesia saat ini tidak punya arah yang jelas. 

Secara tidak langsung Megawati membandingkan Indonesia dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) atau China. Menurutnya, Presiden Xi Jinping diminta membuat visi misi jangka panjang. 

    Baca juga:
  • Mercy Barends : RUU Perampasan Aset Harus Lindungi Hak Warga Negara

  • Lindungi Privasi Warga, Yanuar Dorong UU Penyadapan Dibentuk

  • DPR Dorong Keselarasan Penganggaran Pusat dan Daerah

“Sekarang ini kan kelihatan tidak ada konsep. Seperti RRT, Xi Jinping itu sudah disuruh bikin untuk ke depan, visi misi 100 tahun. Terakhir, beliau kirim surat sama saya sudah disuruh lagi untuk bikin 100 tahun lagi. Berarti yang namanya RRT itu punya 200 tahun lho arah. Saya bilang aduh gila juga tapi perlu,” terangnya di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta, Minggu (26/5).

Megawati lantas menyebut, bangsa saat ini berjalan ke arah yang tidak jelas karena faktor pemimpin yang tidak memiliki konsep negara yang disebutnya sebagai negara paripurna. 

“Orangnya [China]  kan katanya 1,6 miliar, kita cuma seperapatnya 270 [juta]. Gini aja kok masih morat-marit, kocar-kacir enggak jelas maunya ke mana pemimpinnya, maunya ke mana rakyatnya,” katanya. 

Dalam pidato sebelumnya, Megawati berbicara mengenai konsep negara paripurna yang dibuat oleh Presiden pertama RI Soekarno. Dijelaskan olehnya, negara paripurna  adalah negara berdaulat di bidang politik sehingga tidak mau dijajah, berdiri di atas laki sendiri di bidang ekonomi, serta berkepribadian dalam kebudayaan. 

Presiden ke-5 RI itu menyebut, Indonesia mampu menjadi negara paripurna karena memiliki potensi dan kekayaan yang luar biasa. Sehingga yang dibutuhkan adalah manusia yang memahami dan menghidupi ideologi Pancasila.

Rakernas PDI-P menghasilkan 17 sikap partai, didasari pada pergerakan berdasarkan ideologi Pancasila menuju Indonesia berdaulat, berdikari, dan berkeperibadian dalam kebudayaan.

Pernyataan sikap partai itu diserahkan kepada Megawati Soekarnoputri selaku ketua umum, dibacakan oleh Ketua DPP PDI-P Puan Maharani.

 

Editor : R Hidayat

TOPIK TERKAIT

Rakernas ke-5 PDI-PMegawatiPuan MaharaniJakarta
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    RUU Penyiaran Berpotensi Larang Jurnalis Lakukan Investigasi

    Kamis, 16 Mei 2024 | 10:43 WIB
  • Nasional

    Jampidum Kejagung Fadil Zumhana Tutup Usia

    Sabtu, 11 Mei 2024 | 22:06 WIB
  • Peristiwa

    Ria Ricis Resmi Menjanda

    Sabtu, 04 Mei 2024 | 08:02 WIB
  • Nasional

    Serikat Pekerja Tuntut Kenaikan Upah

    Kamis, 02 Mei 2024 | 18:07 WIB
  • Sorotan

    Dugaan Perselingkuhan ASN Tata Usaha di Kejaksaan Agung RI, Ini Keterangannya

    Kamis, 01 Feb 2024 | 17:09 WIB

Terpopuler

  • #1

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #2

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #3

    GRANAT Apresiasi Konsistensi Polresta Pekanbaru dalam Pemberantasan dan Pencegahan Narkotika

    Senin, 02 Nov 2026 - 21:13 WIB
  • #4

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #5

    Dukung Green Policing Polda Riau, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Gandeng Warga Hijaukan Pekanbaru

    Rabu, 28 Okt 2026 - 13:22 WIB
  • #6

    Sikat Habis Narkoba! Razia 6 THM di Pekanbaru Jaring Pekerja Positif Sabu Dini Hari

    Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:12 WIB
  • #7

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #8

    Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

    Senin, 02 Nov 2026 - 13:12 WIB
  • #9

    Mahasiswa HMI Geruduk DPRD Riau, Polresta Pekanbaru Kawal hingga Audiensi

    Selasa, 27 Okt 2026 - 19:25 WIB

HUKRIM

  • Simpan Sabu Siap Edar di Plafon Rumah, Pria di Kampar Diciduk Polisi Tanpa Perlawanan

    Simpan Sabu Siap Edar di Plafon Rumah, Pria di Kampar Diciduk Polisi Tanpa Perlawanan

    Jumat, 06 Nov 2026 | 09:20 WIB
  • Penggerebekan Bandar Narkoba di Kampar, Polisi Temukan 1,2 Kg Ganja Siap Edar

    Penggerebekan Bandar Narkoba di Kampar, Polisi Temukan 1,2 Kg Ganja Siap Edar

    Jumat, 06 Nov 2026 | 08:55 WIB
  • Polda Riau Bongkar Sindikat Pupuk Ilegal 45,8 Ton, 926 Karung Palsu Siap Tipu Petani Sawit

    Polda Riau Bongkar Sindikat Pupuk Ilegal 45,8 Ton, 926 Karung Palsu Siap Tipu Petani Sawit

    Kamis, 05 Nov 2026 | 12:20 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Pemerintah Targetkan Program Satu Orang Satu Rekening Terwujud dalam Dua Bulan

    Pemerintah Targetkan Program Satu Orang Satu Rekening Terwujud dalam Dua Bulan

    Kamis, 05 Nov 2026 | 22:27 WIB
  • DEN Cermati Teknologi AI dan Komputasi Kuantum, Jajaki Peluang Kerja Sama Global

    DEN Cermati Teknologi AI dan Komputasi Kuantum, Jajaki Peluang Kerja Sama Global

    Kamis, 05 Nov 2026 | 21:11 WIB
  • Kemendag Tetapkan Minyak Nilam sebagai Komoditas Sistem Resi Gudang

    Kemendag Tetapkan Minyak Nilam sebagai Komoditas Sistem Resi Gudang

    Kamis, 05 Nov 2026 | 19:35 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com