Home › Hukum › Dipicu Emosi, Warga Keritang Bunuh Anak Tiri
Sempat Kabur, Pelaku Menyerahkan Diri
Dipicu Emosi, Warga Keritang Bunuh Anak Tiri
Keterangan Foto: Pelaku pembunuhan anak tiri diamankan Polres Inhil.
INHIL, Tabloiddiksi - Gerak cepat Polres Indragiri Hilir melakukan pengejaran terhadap pelaku pembunuhan anak tiri di Parit Kepol, Desa Pebenaan, Kecamatan Keritang, Inhil membuahkan hasil.
Pelaku berinisial S (49) menyerahkan diri usai diburu polisi.
- Baca juga:
Kapores Inhil AKBP Budi Setiawan melalui Kapolsek Keritang Iptu Ramli Samosir membenarkan penangkapan tersebut.
"Kami mendapat informasi dari Polsek Kempas, pelaku menyerahkan diri dan mengaku telah melakukan pembunuhan terhadap Riyandi (24) yang merupakan anak tirinya," ungkap Ramli, Sabtu (9/3/24).
Pelaku menyerahkan diri pada Jumat tanggal 8 Maret 2024 Pukul 21.00 WIB, atau kurang lebih 12 jam setelah peristiwa pembunuhan.
"Kami langsung menuju Polsek Kempas menjemput pelaku untuk penyidikan lebih lanjut," terangnya.
Dijelaskan Ramli, setelah melakukan pembunuhan, pelaku berlari menelusuri semak belukar dan kebun sawit milik warga hingga tembus Kempas.
"Setelah bertemu jalan raya, pelaku minta tolong dengan salah satu warga untuk diantarkan ke rumah keluarganya di sekitar Kecamatan Kempas. Diantarkanlah pelaku ke rumah yang dimaksud, setelah sampai, pelaku menceritakan semua peristiwa yang dilakukannya. Pihak keluarga menyarankan untuk menyerahkan diri ke Kantor Kepolisian terdekat (Polsek Kempas)," jelasnya.
Sementara anggota Polsek Keritang yang melakukan pengejaran harus kembali ke Polsek Keritang.
"Anggota kami sudah bersusah payah menelusuri jejak pelaku, keluar masuk kebun dan semak belukar," tambahnya.
Kepolisian masih mendalami motif pelaku melakukan pembunuhan.
"Hukum mengarah pada pasal 338 dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun penjara. Kami juga masih mendalami motif pelaku dan gelar perkara," kata Ramli.
Diketahui, pembunuhan terjadi lantaran emosi karena dibelikan rokok murah oleh istrinya. Hingga pelaku mengayunkan parang ke arah korban mengakibatkan luka berat di bagian tangan. Tak cukup sampai disitu, pelaku menenggelamkan korban dengan kaki di kolam kecil depan rumah hingga korban meninggal dunia.

Komentar Via Facebook :