Home › Sorotan › Soroti Resurfacing Jalan di Kampar, DPP GASS Siapkan Laporan
Soroti Resurfacing Jalan di Kampar, DPP GASS Siapkan Laporan
Jalan Resurfacing
PEKANBARU, Tabloid Diksi -Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Sungguh Suara Sejati (DPP GASS) menyoroti kegiatan resurfacing yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional di wilayah Riau yang berada di Kabupaten Kampar.
Ketua DPP GASS, Rinto Regant Silaban secara eksklusif mengatakan pada Tabloid Diksi bahwa berdasarkan hasil observasi di lapangan, kegiatan tersebut diduga tidak sesuai spesifikasi dan sudah melewati batas waktu pelaksanaannya berdasarkan Dokumen Perencanaan.
- Baca juga:
"Kegiatan tersebut menelan anggaran mencapai puluhan miliar, namun hasil di lapangan tidak sesuai spesifikasi dan sudah melewati waktu pelaksanaannya berdasarkan hasil observasi kita di lapangan," ucap Rinto, Kamis (22/2).
Berdasarkan dokumen pekerjaan, lanjut Rinto lagi bahwa kegiatan resurfacing tersebut direncanakan pada tahun 2022, pelaksanaannya pada tahun 2023, serta masa perawatannya tahun 2024. Namun, hingga memasuki bulan kedua tahun ini, pekerjaan tersebut belum juga selesai.
.jpg)
"Kita sudah mendapat informasi bahwa kegiatan tersebut tidak ada adendum terkait keterlambatan penyelesaian pekerjaan dan sebagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan belum ada satu tahun selesai sudah mengalami kerusakan di beberapa titik. Serta kita menduga terjadi pengurangan volume pekerjaan yang menyebabkan kerusakan dalam waktu singkat," urai Rinto.
Selanjutnya, DPP GASS akan segera membuat laporan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) agar kegiatan yang diduga ada indikasi korupsi dan mark up tersebut dapat terungkap secara terang benderang.
"Kita akan segera laporkan kegiatan pelebaran jalan menambah jalur tersebut kepada Aparat Penegak Hukum, karena ada indikasi mark up dan korupsi pada pelaksanaannya. Nilai usulan proyek tersebut mencapai Rp 59.093.000.000,00 dan harga terkoreksinya Rp 47.156.224.200 yang dimenangkan oleh PT Lutvindo," ucapnya mengakhiri.***






Komentar Via Facebook :