Home › Sorotan › Audit APH dan Inspektorat Dinantikan, Pembangunan Jalan Sukawangi Diduga Gunakan Hotmix Rendah
Audit APH dan Inspektorat Dinantikan, Pembangunan Jalan Sukawangi Diduga Gunakan Hotmix Rendah
Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Bogor, yang mendapat alokasi dana sebesar satu miliar rupiah
BOGOR, Tabloid Diksi - Program Samisade, yang menjadi fokus pemerintah Kabupaten Bogor dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di desa-desa, terlihat menghadapi tantangan. Meski dana yang dialokasikan untuk Samisade dan Dana Desa (ADD) tidak bersifat cuma-cuma, desa penerima harus bertanggung jawab melalui Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) yang mencakup aspek teknis, juknis, dan hukum.
Perhatian tertuju pada Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Bogor, yang mendapat alokasi dana sebesar satu miliar rupiah untuk membangun infrastruktur jalan di Kampung Catang Malang RT.003 RW.005. Namun, proyek ini menuai kontroversi karena volume dan lebar jalan yang dilaporkan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), dengan dugaan penggunaan hotmix berkualitas rendah.
- Baca juga:
Warga yang menyaksikan proses pembangunan juga memberikan pandangan mereka. "Seperti volume tinggi 0,03 m dan lebar 2,5 m. Kalau pinggiran sesuai, tapi coba dicek tengahnya, pasti tidak sesuai, lebarnya pun tidak merata 2,5 m," ujar salah satu warga.
Kekecewaan warga mendorong seruan untuk dilakukannya audit oleh Inspektorat Kabupaten Bogor atau Kejaksaan, mengingat dugaan mark up harga yang dapat merugikan keuangan negara. Warga juga meminta Agar Anggota Parlemen Hukum (APH) meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan anggaran dana desa, untuk mencegah penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.
Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Sukawangi tidak membuahkan hasil, dengan ketidakresponsifannya terhadap upaya komunikasi melalui pesan WhatsApp atau telepon.***



Komentar Via Facebook :