https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Komisi II DPR Dorong Pembahasan RUU Pemilu Tak Sekadar Kejar Target •   Dugaan Pencabulan 4 Anak di Kampar Terungkap, Polisi Tangkap Guru Ngaji •   BEM UHTP dan PeHR Tanam Pohon di Okura Hidupkan Green Policing •   HUT ke-81 Korps Brimob Polri, Warga Kampar Dapat Pengobatan dan Cek Kesehatan Gratis
Home › Politik › Soal APBD 2024, Pemkab Tak Serius Urus Kepentingan Rakyat
Politik
Kuansing

KUANSING

Soal APBD 2024, Pemkab Tak Serius Urus Kepentingan Rakyat

Sabtu, 02 Desember 2023 | 14:26 WIB,  
Penulis : Noperman SPd
Soal APBD 2024, Pemkab Tak Serius Urus Kepentingan Rakyat

Keterangan Foto:

KUANSING , Tabloid Diksi - Mantan anggota DPRD Kuansing dua periode, Andi Nurbai SP ikut menyoroti dan mengawasi jalannya proses tahapan pengesahan Rencana Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kuansing tahun 2024 di DPRD Kuansing. Ia pun ikut menyorot dinamika politik yang terjadi selama tahapan pembahasan dilalui yang melibatkan lembaga DPRD dengan Pemkab Kuansing.

Ia menilai, pihak eksekutif atau Pemkab Kuansing tidak serius dalam mengikuti dan membahas soal Ranperda APBD Kuansing 2024 ini. Karenanya, Andi Nurbai menyarankan agar Gubernur Riau ikut turun tangan dan memanggil dua pimpinan lembaga penyelenggara pemerintahan daerah ini. DPRD dan Pemkab Kuansing.

    Baca juga:
  • RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Segera Dibawa ke Paripurna DPR

  • Komisi VIII Pastikan Biaya Pelunasan Haji 2027 Lebih Ringan

  • DPR Siap Bahas RUU Perampasan Aset

"Iya. Ini kan gak ada komunikasi yang baik antara eksekutif dan legislatif. Harusnya kan ada komunikasi yang bagus. Kok bisa sampai terjadi seperti itu. Yang wajib di kebelakang kan, yang sunnah didahulukan. Contoh, melayur jalur. Harusnya kan Bupati bijak," kata Andi Nurbai dalam keterangannya, Kamis (30/11/2023).

Dari pengamatannya, Andi Nurbai melihat, para anggota DPRD telah bekerja keras untuk APBD 2024 ini yang bekerja siang dan malam. Bahkan hingga dinihari.

"Namun pihak eksekutif nampaknya kurang serius. Agak main-main. Tahu ndak Bupati, bahwa APBD Itu menyangkut kepentingan masyarakat dan masa depan Kuansing," tegasnya.

Mantan Politisi PAN ini menilai, kalau Bupati Kuansing ini terjebak oleh kepentingan pencitraan sesaat elektabilitas Pemilu 2024 atau persiapan untuk Pilkada. 

"Harusnya kan nggak seperti itu. Harus dikedepankan dulu kepentingan masyarakat secara keseluruhan, kan," sebutnya.

Andi juga menilai, bahwa Bupati Kuansing terkesan menganggap para anggota DPRD Kuansing ini tidak punya kemampuan soal ini. Sehingga terjadilah komunikasi yang macet diantara kedua lembaga ini.

"Saya tengok masalah komunikasi yang tidak bagus. Dan juga karena kurangnya penghargaan pihak eksekutif kepada legislatif. Makanya akan terjadi hal yang seperti sekarang ini. Iya kan," katanya.

Masyarakat Bisa Menilai dari awal tahapan pembahasan Ranperda APBD 2024, menurut Andi Nurbai, dipantau dan diawasi masyarakat. Mereka bisa memberikan penilaian perihal mana yang serius dan mana yang tidak untuk daerah ini.

"Iya. Masyarakat bisa menilai. Masyarakat tahu dan mengikuti perkembangan itu melalui media, media sosial. Siapa yang serius. Siapa yang serius untuk daerah dan siapa yang tidak. Masyarakat menilai, bahwa eksekutif sebentuk itu, seperti kekanak-kanakan," sebutnya.


Andi Nurbai menilai, dampak semua yang terjadi merugikan masyarakat. Dan Pemkab Kuansing kini harus pro aktif mencari solusi persoalkan ini.


"Dahulukan kepentingan kepentingan yang lebih luas. Masa iya, pembahasan APBD yang nyata untuk rakyat secara keseluruhan dibawah kapasitasnya daripada melayur jalur. Itu kan tak masuk akal. Jadi, main main aja nampaknya Pemkab Kuansing ini. Itu kan terjadi,  seolah mengedepankan ego-ego aja. Sementara waktu kan mepet. Seharusnya eksekutif, ariflh," diingatkannya.

Andi berharap ada solusi dari persoalan ini. Karena Andi Nurbai menginginkan masyarakat tidak jadi korban. Maka, Ia menyarankan, Gubernur memanggil DPRD dan Pemkab.

"Kalau perlu panggil keduanya. Awak kan ikit memantau. Sebagai masyarakat, kita berharap, APBD bisa mensejahterakan seluruhnya. Itu bisa mensejahterakan masyarakat secara keseluruhan, kita kan bukan hanya untuk kepentingan kepentingan sesaat. Karena ini menyangkut kepentingan Kuansing keseluruhan untuk jangka lama, bukan jangka pendek,' pintanya.(***)

Editor : Noperman SPd

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    Presiden Titah Agus Hentikan Kasus e-KTP Diamini Saut Situmorang 

    Sabtu, 02 Des 2023 | 10:18 WIB
  • Hukum

    Kejagung RI Menyita Sedan Porsche Senilai Rp3 Miliar

    Sabtu, 02 Des 2023 | 02:15 WIB
  • TNI-Polri

    Kapolda Riau Peluk Haru Putra Personel Polairud yang Gugur  

    Jumat, 01 Des 2023 | 21:29 WIB
  • Sorotan

    Aktivis PETI Kembali Beroperasi di Desa Sikakak, Diduga Pemilik Inisial GR

    Jumat, 01 Des 2023 | 21:04 WIB
  • Peristiwa

    Musim Hujan DBD Mengintai 

    Jumat, 01 Des 2023 | 15:49 WIB

Terpopuler

  • #1

    Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Kamis, 24 Sep 2026 - 15:54 WIB
  • #2

    Sertijab di Mapolda Riau, AKBP Fahrian Tinggalkan Bengkalis dan AKBP Eko Rubiyanto Jadi Kapolres Baru

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 13:48 WIB
  • #3

    Desil Warga Berubah, Pemko Pekanbaru Sediakan Posko Pengaduan di Setiap Kelurahan

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 16:20 WIB
  • #4

    Sembako untuk Warga Muara Fajar, Polsek Rumbai Barat Gandeng JB Yayasan Bina Sosial

    Selasa, 29 Sep 2026 - 12:15 WIB
  • #5

    HUT ke-81 TNI, Polisi Datang Bawa Tumpeng: Pesan Kapolsek Payung Sekaki soal Soliditas TNI-Polri

    Senin, 05 Okt 2026 - 17:15 WIB
  • #6

    Warga Tampan Terima Sembako dari Polsek Payung Sekaki dan Komunitas BLB

    Selasa, 29 Sep 2026 - 14:55 WIB
  • #7

    Polsek Payung Sekaki Masuk Kampung Cegah Karhutla, Warga Diminta Tak Bakar Lahan

    Senin, 28 Sep 2026 - 15:31 WIB
  • #8

    Dini Hari Polisi Bergerak, Polsek Bukit Raya Bidik Pelaku Curat hingga Curanmor

    Selasa, 29 Sep 2026 - 10:43 WIB
  • #9

    HUT TNI ke-81, Kapolsek Bukit Raya Datang Bawa Kue: Pesannya Tegas, TNI-Polri Harus Solid

    Senin, 05 Okt 2026 - 13:26 WIB

HUKRIM

  • Dugaan Pencabulan 4 Anak di Kampar Terungkap, Polisi Tangkap Guru Ngaji

    Dugaan Pencabulan 4 Anak di Kampar Terungkap, Polisi Tangkap Guru Ngaji

    Kamis, 08 Okt 2026 | 16:21 WIB
  • Antar Somasi Berujung Dugaan Kekerasan, Advokat Muda Pekanbaru Lapor Polisi

    Antar Somasi Berujung Dugaan Kekerasan, Advokat Muda Pekanbaru Lapor Polisi

    Rabu, 07 Okt 2026 | 19:36 WIB
  • Dua Pengedar Ditangkap di Tapung Hilir, Polisi Sita 22 Paket Sabu dan Ganja

    Dua Pengedar Ditangkap di Tapung Hilir, Polisi Sita 22 Paket Sabu dan Ganja

    Selasa, 06 Okt 2026 | 19:32 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • APBN 2026-2027 Tak Andalkan Dividen Danantara, Menkeu Ungkap Fokus Pemerintah

    APBN 2026-2027 Tak Andalkan Dividen Danantara, Menkeu Ungkap Fokus Pemerintah

    Kamis, 08 Okt 2026 | 10:53 WIB
  • Kapasitas Smelter Nikel Capai 320 Juta Ton, ESDM Evaluasi Kuota Produksi Tambang

    Kapasitas Smelter Nikel Capai 320 Juta Ton, ESDM Evaluasi Kuota Produksi Tambang

    Rabu, 07 Okt 2026 | 18:20 WIB
  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com