Home › Sorotan › Muflihun Ajak Melihatnya Secara ObjektifÂ
Soal Parkir Selalu DikeluhkanÂ
Muflihun Ajak Melihatnya Secara ObjektifÂ
Keterangan Foto: Pj Walikota Pekanbaru Muflihun
PEKANBARU - Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Muflihun mengaku heran ada saja pihak yang mempermasalahkan persoalan parkir. Ia mengajak masyarakat untuk tidak mempermasalahkan besaran tarif parkir yang berlaku.
Besaran tarif parkir di Kota Pekanbaru masih menjadi keluhan sejumlah masyarakat. Tarif parkir Kota Pekanbaru saat ini Rp 2.000 sekali parkir sepeda motor dan kendaraan roda empat Rp 3.000 sekali parkir.
- Baca juga:
"Yang parkir ini sebenarnya siapa yang mau ribut ini, masalah harga, toh daerah lain juga dua ribu tiga ribu," ujarnya.
Ia membandingkan tarif parkir di DKI Jakarta berkisar Rp10.000 hingga Rp15.000 sekali parkir. Menurutnya, besaran tarif yang tinggi tidak membuat masyarakat Jakarta protes.
Muflihun meminta pengertian bahwa jasa layanan parkir itu juga dibutuhkan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menyinggung hal lain ia juga menyebut bahwa masyarakat hingga saat ini mengeluhkan banjir kerap terjadi.
"Kita untuk perbaiki (infrastruktur) pakai apa? uang. Uang dari PAD yang berasal dari pajak daerah dan retribusi," jelasnya.
Ia menyebut bahwa permasalahan muncul karena ulah oknum juru parkir atau jukir. Mereka memungut di titik yang tidak boleh ada pungutan parkir.
Muflihun menegaskan oknum jukir itu mestinya ditindak. Pemerintah Kota sudah bekerjasama dengan Forkopimda untuk menindak oknum jukir nakal.
Dirinya mengajak masyarakat memandang secara objektif. Ia tidak ingin Pemerintah Kota disalahkan akibat ulah oknum jukir nakal.
"Kalau ulah oknum, ya oknum disalahkan. Oknum jukir itu ditangkap," ujar Pj Walikota tegas.






Komentar Via Facebook :