Home › Hukum › Gempar Pasien Mati Mengenaskan di RSUD Syekh Yusuf
Bagaikan Teka-teki
Gempar Pasien Mati Mengenaskan di RSUD Syekh Yusuf
Sulsel - Berita penemuan mayat di toilet instalasi gawat darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf pada hari Sabtu dini hari (21/10/2023) sekitar pukul 04.30 WITA, telah mengundang banyak perhatian.
Mayat tersebut adalah pasien RSUD Syekh Yusuf, Sitti Hajra (27 tahun), yang telah lama dirawat karena penyakit TBC. Dugaan sementara adalah bunuh diri karena depresi yang timbul karena penyakitnya yang tak kunjung sembuh.
- Baca juga:
Setelah penemuan mayat di toilet, petugas keamanan RSUD Syekh Yusuf, Muhajir, segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Somba Opu. Pukul 05.35 WITA, petugas Polsek Somba Opu bersama petugas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) memasang Police Line dan menghubungi petugas INAFIS Polres Gowa.
Keluarga almarhumah memberikan keterangan bahwa sebelum ditemukan tewas, Sitti Hajra meminta untuk diantarkan ke kamar mandi. Saat itu, keluarga tidak melihat tanda-tanda bahwa ia berencana bunuh diri.
Menurut saksi, Nursiah (mertua korban), pada sekitar pukul 04.30 WITA saat hendak sholat subuh, ia membuka pintu WC dan menemukan korban terkapar dengan darah dan usus terburai. Beliau berteriak minta tolong.
Lebih lanjut, petugas menyebut bahwa korban masuk ke IGD pada tanggal 19 Oktober 2023 sekitar pukul 19.10 WITA dan terdaftar sebagai pasien.
Kemungkinan adanya dugaan pembunuhan tidak dikecualikan oleh petugas, mengingat luka yang parah dengan usus yang terburai. Oleh karena itu, akan dilakukan Visum Et Repertum untuk menentukan penyebab pasti kematian korban dan menghindari spekulasi yang dapat mempengaruhi situasi keamanan.
Humas RSUD Syekh Yusuf membenarkan peristiwa tersebut tetapi tidak bisa memberikan komentar karena tidak berada di lokasi. Dia mengarahkan awak media untuk datang langsung ke RSUD Syekh Yusuf dan meminta kontak orang yang bisa diwawancarai.
Saksi-saksi yang diperiksa terkait kejadian ini mencakup 4 orang, yaitu mertua korban Nursiah (50 tahun), suami korban Haryadi (28 tahun), keponakan korban Resky Awal (27 tahun), dan kakak ipar korban Dg Ngintang (42 tahun).
Dalam perkembangan ini, besar kemungkinan dugaan bahwa korban merupakan korban pembunuhan karena luka yang parah dengan usus terburai keluar tetap menjadi fokus penyelidikan. **


Komentar Via Facebook :