Home › Hukum › Soroti Tebang Pilih Penanganan PETI di Kuansing
Begini Respon Kapolda
Soroti Tebang Pilih Penanganan PETI di Kuansing
Keterangan Foto: Kapolda Riau, Irjen Pol Muhammad Iqbal.
TELUKKUANTAN, Tabloid Diksi - Penanganan Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang terkesan tebang pilih, akhirnya mendapat sorotan dari orang nomor satu di Kepolisian Daerah Riau.
Kapolda Riau, Irjend Pol Mohammad Iqbal menegaskan ke jajaran Polres Kuansing agar menegakkan hukum ke semua pelaku PETI tanpa pandang bulu.
- Baca juga:
Dua Aktivitas berbeda Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kuansing.
''Saya minta ditegakkan hukum,'' ungkap Jenderal bintang dua ini menegaskan, Rabu (11/10/23).
Sebelum Kapolda Riau, Irjen M Iqbal, anggota Komisi I DPRD Provinsi Riau juga meminta kepada jajaran Polres Kuansing agar dapat menertibkan semua pelaku PETI. Sebab apapun alasannya yang namanya PETI baik kecil apalagi besar, itu adalah aktivitas yang melanggar hukum.
''Iya harus ditertibkan semua aktivitas PETI itu,'' ujar Ketua Alumni Akpol 1991 itu.
Untuk diketahui, pelaku PETI dengan menggunakan alat berat sudah 2 minggu ini bebas beraksi tak jauh dari arena dayung Kebun Nopi, Desa Bukit Pedusunan, Kecamatan Kuantan Mudik.
Kontras dengan kejadian penangkapan dua pelaku Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) dengan menggunakan rakit biasa ditangkap oleh jajaran Polres Kuansing pada Jumat pekan lalu, di Logas Tanah Darat.
Bahkan sudah sekitar 5 alat berat yang digunakan untuk mengeruk emas di daerah tersebut. Saking lancarnya beraksi, pelaku PETI alat berat itu melancarkan operasi ilegalnya baik siang dan malam. Tempat yang dijadikan lokasi pengerukan, persis sekiloan meter di atas jembatan besi venue Kebun Nopi tersebut.
Dari informasi yang beredar, kelima alat berat PETI yang mengeruk areal Kebun Nopi itu diduga dikendalikan pemain ilegal yang berinisial No dan Mar.






Komentar Via Facebook :