Home › Politik › Yopi Arianto Didorong Maju di Pilgubri 2024Â
Tempati Tiga Besar Lembaga Survei
Yopi Arianto Didorong Maju di Pilgubri 2024Â
Keterangan Foto: Yopi Arianto, Sekretaris DPW Partai Nasdem Provinsi Riau disela kegiatan roadshow pendidikan politik.
RENGAT, Tabloid Diksi - Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Provinsi Riau, H. Dalam sepekan terakhir Yopi Arianto dan rombongan melakukan roadshow pendidikan politik secara maraton ke 12 kabupaten/kota.
Di tengah safari kegiatannya, muncul aspirasi dan dorongan agar Yopi maju dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Riau tahun 2024. Mantan Bupati Indragiri (Inhu) dua periode itu diminta maju jadi calon gubernur.
- Baca juga:
Menanggapi permintaan tersebut, Yopi hanya tersenyum dan bilang amin. Sosok yang dikenal bersahaja tersebut belum mau banyak bicara soal Pilgub Riau 2024. Saat ini, dirinya lebih memilih fokus memenangkan para bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dan pasangan bakal calon presiden Anies Baswedan-bakal calon wakil presiden Muhaimin Iskandar atau pasangan AMIN yang diusung Partai Nasdem.
Yopi Arianto
"Kita antarkan dulu para Bacaleg Nasdem dan Anies-Muhaimin atau AMIN memenangkan Pemilu 2024. Fokus kami sebagai kader Nasdem saat ini adalah Pilpres dan Pileg," tegasnya.
Sosok Yopi Arianto yang dikenal luas ditengah masyarakat ini punya karier moncer di dunia politik. Pada usia 28 tahun, Yopi sudah menjadi ketua DPD II salah satu partai politik dan pada usia 29 tahun menjadi anggota DPRD Riau periode 2009-2014.
Karier politik Yopi pun terus melejit. Ia memecahkan Museum Rekor Dunia Indonesia atau MURI sebagai bupati termuda di Indonesia pada 2010. Yopi dilantik menjadi Bupati Inhu periode pertamanya pada usia 30 tahun, tiga bulan 23 hari. Sebelumnya rekor MURI dipegang oleh Sunarno, Bupati Klaten, Jawa Tengah yang dilantik pada usia 32 tahun dua bulan pada 25 November 2005.
Karena jejak politiknya yang moncer itu pula, nama Yopi kerap muncul dalam bursa Pilgub Riau. Pada Pilgub Riau 2018 misalnya, Yopi yang merupakan mantan anggota DPRD Riau dari daerah pemilihan Inhu dan Kuantan Singingi itu santer disebut sebagai kandidat kuat menyusul hasil survei sebuah lembaga menempatkannya di posisi tiga besar.






Komentar Via Facebook :