Home › Hukum › Bersama Lima Tersangka 4 Kg Sabu Diamankan Polres Bengkalis
Perintah Koko Tujuan PekanbaruÂ
Bersama Lima Tersangka 4 Kg Sabu Diamankan Polres Bengkalis
Konfrensi pers Polres Bengkalis menghadirkan 5 tersangka dan barang bukti 4 Kg sabu.
BENGKALIS, Tabloid Diksi - AKBP Setyo Bimo Anggoro selaku Kapolres Bengkalis pimpin langsung konferensi pers perkara tindak pidana narkotika 4 Kg jenis sabu. Kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu, tanggal 26 Juli 2023, sekitar pukul 10.00 WIB di loket travel Jalan Pelabuhan Roro, Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.
Dalam operasi tersebut, polisi menangkap lima orang pelaku yang terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu. Para pelaku berinisial U alias DS, AM, MA, NA, dan ES.
- Baca juga:
Polres Bengkalis juga menyita sejumlah barang bukti, empat bungkus plastik berisi diduga narkotika jenis sabu, satu buah kardus blender merk Miyako warna putih, satu lembar kertas bertuliskan ADE/085263219960, serta tiga unit handphone merk Oppo dan Samsung berwarna hitam dan abu-abu.
Kejadian berawal dari temuan empat bungkus plastik berisi diduga narkotika jenis sabu yang disembunyikan di dalam kardus blender di loket travel. Setelah itu, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap DS dan MA di rumah yang beralamatkan di Jalan Jend Sudirman Gg. Jawa, Kelurahan Damon, Kecamatan Bengkalis.
“Diakui bahwa narkotika jenis sabu tersebut adalah milik mereka dan didapat dari AIN, yang kirimannya melalui jasa travel menuju Pekanbaru atas perintah dari KOKO. AIN pun menjadi target penyelidikan, berkat informasi akurat, polisi berhasil menangkap AM, ES, dan NA di Pekanbaru,” Terang Kapolres Melalui Konferensi Pers, Selasa (1/8/2023).
Lanjut Kapolres, para tersangka mengakui bahwa mereka bertindak sebagai penerima narkotika jenis sabu yang akan diantar ke kurir selanjutnya atas perintah MA.
Dengan terungkapnya peran para pelaku dalam peredaran narkotika jenis sabu, pihak kepolisian menjerat mereka dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
"Ancaman hukuman bagi para tersangka adalah pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara dengan rentang waktu antara 6 hingga 20 tahun, serta pidana denda maksimum sebagaimana diatur dalam ketentuan tersebut,” Jelas Kapolres.
“Proses penyidikan akan terus dilakukan untuk memastikan adanya keadilan bagi para pelaku dan masyarakat yang terdampak,” Imbuh AKBP Setyo Bimo.
Kapolres Bengkalis mengapresiasi kerja keras seluruh tim penegak hukum yang terlibat dalam mengungkap kasus ini, serta masyarakat yang telah berperan aktif dalam membantu pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Kabupaten Bengkalis.






Komentar Via Facebook :