https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Cegah Karhutla dan Krisis Lingkungan, Polsek Batu Hampar Gencarkan Green Policing •   Udara Pekanbaru Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat, Disdik Hentikan Tatap Muka dan Alihkan ke PJJ •   Tanam Pohon hingga Simulasi Padamkan Api, Polres Bengkalis Tanamkan Green Policing ke Pelajar •   Lepas Sambut Dandim 0313/KPR, Kapolres Kampar Pastikan Sinergi TNI-Polri Berlanjut
Home › Sorotan › Sangat Minim Informasi Penting yang Diterima Masyarakat Petani Sawit
Sorotan

Gubernur Terkejut, Heran, dan Terkaget-kaget

Sangat Minim Informasi Penting yang Diterima Masyarakat Petani Sawit

Jumat, 07 Juli 2023 | 23:09 WIB,  
Penulis : Rahmat Hidayat
Sangat Minim Informasi Penting yang Diterima Masyarakat Petani Sawit

Keterangan Foto: Gubernur Riau, H Syamsuar meninjau tandan buah sawit yang akan segera dipanen.

RIAU, Tabloid Diksi - Gubernur Provinsi Riau, Syamsuar terkejut mendengar keluhan masyarakat mengenai harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit Rp1.700 per kilogram. Karena secara umum harga sawit di Riau di atas Rp2.000 per kilogram.

"Di sini kok bisa harga Tandan Buah Segar (TBS) Rp1.700 per kilogram. Apa masalahnya? Harus dicek ini. Saya segera cek. Kita tak mau petani dirugikan," tegas Syamsuar saat silaturahmi dengan masyarakat Kepenghuluan Tanjung Medan, Kabupaten Rokan, pada Jumat (7/6) siang.H Syamsuar, Gubernur Riau tengah memberikan sambutan sekaligus berdialog dengan masyarakat petani sawit. 

    Baca juga:
  • Bonus PON Belum Dibayar Penuh, Atlet Riau Kecewa: Janji Tinggal Janji

  • Malaria Tak Kunjung Hilang, Warga Sinaboi Desak Pemerintah Bertindak Nyata

  • Eks Kadis PUPR-PKPP Riau dan Rekanan Kompak Dihukum 2 Tahun, KPK Masih Pikir-pikir

Selain mendengar curhat masyarakat di daerah Riau Pesisir, Gubernur Provinsi Riau bicara mengenai replanting kebun kelapa sawit tua. Di mana pemerintah membantu replanting sebesar Rp30 juta per hektar.

"Program replanting ini bapak-bapak tahu enggak. Sudah ada belum yang mengajukan? Kelapa sawit umurnya di atas 25 tahun harus replanting," tanya Gubri, masyarakat setempat menjawab tidak mengetahui tentang itu.

"Kalau ada yang punya kebun di kawasan hutan maksimal 5 hektar bisa melapor ke pemerintah, nanti jadi legal. Ini implementasi dari Undang Undang Ciptaker," terang Syamsuar dilansir dari laman website resmi Pemprov Riau.

Gubernur Riau lagi-lagi terkejut. Ternyata info-info seperti ini tidak sampai kepada masyarakat kalangan awam.

"Dinas Perkebunan kabupaten kemana saja? Masa informasi yang penting bagi masyarakat tidak sampai. Saya minta Pak Camatlah, agar informasi ini segera disampaikan kepada masyarakat di sini," serunya.

Diketahui sebelumnya, Gubernur Riau menceritakan ekonomi di Riau sangat dipengaruhi harga kelapa sawit.

Itu sebabnya, dari awal memimpin Riau, dirinya membuat kebijakan dengan mengeluarkan Peraturan Gubernur Riau (Pergubri) Nomor 77 Tahun 2020 tentang Tata Cara Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun di Provinsi Riau.

Lewat Pergubri itu, Pemprov Riau melalui Dinas Perkebunan bisa mengendalikan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit tidak merugikan para petani.

"Pergub ini didukung pihak Kejaksaan dan Kepolisian. Kalau ada Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) yang tidak patuh terhadap Pergub ini bisa ditindak," bebernya, seraya menekankan sejauh ini harga sawit di Riau selalu tertinggi di Indonesia.

Di depan masyarakat Tanjung Medan, Gubri juga menyebut soal peluang kuliah gratis dan kerja di Jerman, yang saat ini sedang diinisiasi oleh Pemprov Riau.

Memang salah satu syaratnya adalah harus bisa berbahasa Jerman. Itu sebabnya, akan segera dibuka pembelajaran bahasa Jerman di tingkat SMA/SMK.

"Saya kira peluang yang baik ini harus juga dimanfaatkan oleh masyarakat di sini," ajak Gubri, seraya menyebut nama mendiang Presiden BJ Habibie yang dulu kuliah di Jerman. 

Diharapkan, dengan anggaran yang cukup besar itu, berbagai fasilitas bisa dibangun dan memberikan manfaat bagi masyarakat banyak.

Editor : R Hidayat

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Hukum

    PH Anggap Putusan Majelis Hakim Tidak Objektif

    Jumat, 07 Jul 2023 | 21:13 WIB
  • Daerah

    H Zukri SE Pimpin Pelantikan H Abdul Karim S H M Si Sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan

    Jumat, 07 Jul 2023 | 20:37 WIB
  • Sorotan

    Koperasi Tombang Tujuah Loge di Bawah Binaan Proyek GOLD ISMIA: Izin WPR dan IPR dalam Proses

    Kamis, 06 Jul 2023 | 22:31 WIB
  • Daerah

    FMKP Sindir Jalan ditimbun Tanah Liat, Suhardiman Amby : "Besok saya suru Cek sama PU.

    Kamis, 06 Jul 2023 | 01:39 WIB
  • Daerah

    Ketua Komunitas Seniman Begerak Taufik Akbar Tetap Konsisten Kawal Permasalahan Pasar Modern Sorek 

    Rabu, 05 Jul 2023 | 22:51 WIB

Terpopuler

  • #1

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #2

    Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Kamis, 24 Sep 2026 - 15:54 WIB
  • #3

    Sertijab di Mapolda Riau, AKBP Fahrian Tinggalkan Bengkalis dan AKBP Eko Rubiyanto Jadi Kapolres Baru

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 13:48 WIB
  • #4

    Desil Warga Berubah, Pemko Pekanbaru Sediakan Posko Pengaduan di Setiap Kelurahan

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 16:20 WIB
  • #5

    Satgas PKH Tegaskan Penertiban Hutan Bukan Anti-Usaha, 6 Personel Disiapkan turun ke Kampar

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:33 WIB
  • #6

    Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:48 WIB
  • #7

    Sembako untuk Warga Muara Fajar, Polsek Rumbai Barat Gandeng JB Yayasan Bina Sosial

    Selasa, 29 Sep 2026 - 12:15 WIB
  • #8

    Perubahan APBD Riau 2026 Diajukan, Belanja Capai Rp8,378 Triliun dan Pemprov Bentuk Satgas OPAD

    Rabu, 23 Sep 2026 - 20:11 WIB
  • #9

    Warga Tampan Terima Sembako dari Polsek Payung Sekaki dan Komunitas BLB

    Selasa, 29 Sep 2026 - 14:55 WIB

HUKRIM

  • Vonis Abdul Wahid Jadi 4 Tahun, Eks Gubernur Riau Wajib Bayar Rp1,45 Miliar

    Vonis Abdul Wahid Jadi 4 Tahun, Eks Gubernur Riau Wajib Bayar Rp1,45 Miliar

    Senin, 05 Okt 2026 | 12:47 WIB
  • Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar

    Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar

    Minggu, 04 Okt 2026 | 15:21 WIB
  • Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak

    Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak

    Minggu, 04 Okt 2026 | 13:51 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com