https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Bukan Sekadar Sambang, Polsek Batu Hampar Petakan Potensi Gangguan Kamtibmas •   Dari Desa untuk Warga, Bhabinkamtibmas Polres Kampar Jadi Ujung Tombak PERLINSOS Digital •   Tanam Pohon Serentak di UHTP, BEM Dorong Kampus Jadi Ruang Belajar yang Hijau dan Sehat •   Temui Meta, Menkomdigi Dorong Percepatan Penghapusan Akun Anak
Home › Sorotan › Tandem PJ Walikota dan Sekdako Berhasil Meningkatkan Angka Kemiskinan dan Banyak Pengangguran
Sorotan
Pekanbaru

Memilukan

Tandem PJ Walikota dan Sekdako Berhasil Meningkatkan Angka Kemiskinan dan Banyak Pengangguran

Selasa, 13 Juni 2023 | 01:23 WIB,  
Penulis : Redaksi
Tandem PJ Walikota dan Sekdako Berhasil Meningkatkan Angka Kemiskinan dan Banyak Pengangguran

Keterangan Foto: Istimewa

Pekanbaru, Tabloid Diksi - Sejak Muflihun menjabat sebagai Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru pada tahun 2022, angka kemiskinan di kota ini mengalami peningkatan signifikan.

Menurut data Badan Pusat Statistik Provinsi Riau (BPS), jumlah penduduk miskin mencapai 300 jiwa. Kenaikan tersebut disebabkan oleh kurangnya program penanggulangan kemiskinan yang dilakukan oleh pemerintah kota.

    Baca juga:
  • Bonus PON Belum Dibayar Penuh, Atlet Riau Kecewa: Janji Tinggal Janji

  • Malaria Tak Kunjung Hilang, Warga Sinaboi Desak Pemerintah Bertindak Nyata

  • Eks Kadis PUPR-PKPP Riau dan Rekanan Kompak Dihukum 2 Tahun, KPK Masih Pikir-pikir

Pada era kepemimpinan Walikota sebelumnya, Firdaus MT, angka kemiskinan juga mengalami peningkatan. Pada tahun 2020, jumlah penduduk miskin mencapai 30,40 jiwa, dan meningkat menjadi 32,73 jiwa pada tahun 2021 menjelang berakhirnya masa jabatan Firdaus. Penyebab kenaikan kemiskinan tersebut adalah dampak dari pandemi Covid-19 yang menyebabkan banyak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) gulung tikar, serta terjadi banyak pemutusan hubungan kerja (PHK) saat itu.

Namun, dalam enam bulan kepemimpinan Muflihun sebagai Pj Walikota Pekanbaru, kenaikan angka kemiskinan mencapai 300 jiwa, yang merupakan angka yang sangat mengkhawatirkan. Meskipun pemerintah pusat memberikan stimulus ekonomi untuk memulihkan kondisi ekonomi di tengah pandemi Covid-19, upaya tersebut belum mencapai hasil yang diharapkan di Kota Pekanbaru. Jumlah penduduk miskin kini mencapai 35,98 jiwa, menunjukkan peningkatan yang signifikan. Di sisi lain, di Kabupaten Kampar, angka kemiskinan berhasil menurun sebesar 2% selama masa jabatan Pj Bupati Kampar Kamsol pada tahun 2022.

Kenaikan angka kemiskinan di Pekanbaru disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain kurangnya implementasi program pemerintah untuk membantu usaha mikro masyarakat. Selain itu, rendahnya jumlah lowongan kerja di sektor swasta juga ikut berkontribusi terhadap masalah ini. Namun, sebagai Pj Walikota Pekanbaru, fokus Muflihun lebih terarah pada pembangunan infrastruktur jalan, yang belum memberikan solusi yang signifikan terhadap masalah kemiskinan.

Kepala BPS Provinsi Riau, Misfaruddin, menjelaskan bahwa tingkat kemiskinan di Pekanbaru pada September 2022 mencapai 493.130 orang. Menurutnya, faktor penyebab utama adalah penurunan pertumbuhan ekonomi di Riau. Perekonomian pada triwulan III-2022 tumbuh sebesar 4,63% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, namun angka ini mengalami penurunan dibandingkan dengan capaian pada triwulan I-2022 yang tumbuh sebesar 3,73.

Terkait informasi ini, pihak pemkot melalui PJ Walikota Muflihun SSTP MAP serta Sekdako Indra Pomi ST MT, tak memberikan respon. Sehingga pertanyaan publik terkait langkah mengentaskan kemiskinan di kota Pekanbaru menimbulkan misteri terhadap kemampuan kinerja Pemkot kedepan. **

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Pj muflihunsekdakopekanbaruangkakemiskinanmeningkat300 jiwaindra pomidata bps riau
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Politik

    Rahmad Ilahi Berterimakasih Lewat Antusias Peserta

    Sabtu, 10 Jun 2023 | 23:52 WIB
  • Hukum

    DR Freddy Simanjuntak Minta Atensi Pusat Soroti Kasus Korban Jadi Tersangka di Polda Riau

    Sabtu, 10 Jun 2023 | 16:54 WIB
  • Sport

    Atlet Andalan Taekwondo Bersiap Berlaga di Kejuaraan Walikota Pekanbaru Cup 6 Tahun 2023

    Jumat, 09 Jun 2023 | 12:14 WIB
  • Daerah

    Fokus Bapenda Kota Pekanbaru Menangani Stunting dan Meningkatkan Kesehatan Anak di Kelurahan Pesisir

    Kamis, 08 Jun 2023 | 11:36 WIB
  • Video-TV

    Polda Riau Dinilai Salah Tetapkan Tersangka

    Selasa, 06 Jun 2023 | 11:30 WIB

Terpopuler

  • #1

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #2

    Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Kamis, 24 Sep 2026 - 15:54 WIB
  • #3

    Pemko Pekanbaru Undang 80 Media dalam FGD “Media Berdampak”

    Minggu, 13 Sep 2026 - 17:18 WIB
  • #4

    Satgas PKH Tegaskan Penertiban Hutan Bukan Anti-Usaha, 6 Personel Disiapkan turun ke Kampar

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:33 WIB
  • #5

    Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:48 WIB
  • #6

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #7

    Perubahan APBD Riau 2026 Diajukan, Belanja Capai Rp8,378 Triliun dan Pemprov Bentuk Satgas OPAD

    Rabu, 23 Sep 2026 - 20:11 WIB
  • #8

    SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru Tinggal Tunggu Kerugian Negara, Bidnen: Kajari Baru Harus Tunjukkan Taring

    Kamis, 17 Sep 2026 - 11:08 WIB
  • #9

    Bukan Sekadar Tanam, Bhabinkamtibmas Turun Pantau Jagung 2 Hektare di Batu Hampar

    Rabu, 16 Sep 2026 - 07:48 WIB

HUKRIM

  • 60 Hektare Kawasan Hutan Diduga Dibabat untuk Kebun Sawit, Legislator Kampar F Kini Tersangka

    60 Hektare Kawasan Hutan Diduga Dibabat untuk Kebun Sawit, Legislator Kampar F Kini Tersangka

    Jumat, 25 Sep 2026 | 14:41 WIB
  • Bongkar Kayu dari Kanal ke Panglong, Polisi Amankan 10 Ton Kayu Diduga Ilegal di Rohil

    Bongkar Kayu dari Kanal ke Panglong, Polisi Amankan 10 Ton Kayu Diduga Ilegal di Rohil

    Jumat, 25 Sep 2026 | 14:15 WIB
  • Legislator Kampar Inisial F Jadi Tersangka Diduga Alih Fungsi Kawasan

    Legislator Kampar Inisial F Jadi Tersangka Diduga Alih Fungsi Kawasan

    Jumat, 25 Sep 2026 | 07:12 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com