Home › Ekonomi › Jukir Jadi Lapangan Kerja BaruÂ
Beban Rangkap Pengendara Kelas BawahÂ
Jukir Jadi Lapangan Kerja BaruÂ
Jukir ditengah keramaian kota dianggap profesi menjanjikan bagi warga.
PEKANBARU, Tabloid Diksi - Saat ini Juru parkir (jukir) menjadi peluang kerja baru bagi warga dengan tingkat perekonomian menengah ke bawah. Jumlah Jukir yang ada sudah mencapai angka 1.341 orang.
"Kami menerima pengaduan dari masyarakat terkait parkir. Namun, pengaduan itu keinginan masyarakat bekerja sebagai jukir," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru Radinal Munandar, Jumat (9/6).
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Radinal Munandar.
- Baca juga:
Sepekan terakhir, ada empat warga yang ingin menjadi jukir. Alasan warga berminat sebagai juru parkir itu tak lain perekonomian saat ini dirasakannya agak sulit.
Karcis parkir kendaraan bermotor resmi yang berlaku sebagai tanda bukti yang sah dan legal.
"Bagi warga yang ingin bekerja sebagai jukir, kami akan dihubungkan ke masing-masing pengelola wilayah. Para jukir ini ditempatkan pada lokasi terdekat di kediaman, jika bisa," ucap Radinal.
Jukir kendaraan roda empat tengah menerima bayaran jasa parkiran, pembagian besaran nominal yang dipungut jukir dan retribusi daerah telah diatur dan ditetapkan oleh pemerintah.
Sampai saat ini, jumlah jukir zona I yang dikelola PT Yabisa Sukses Mandiri mencapai 1.089 orang. Sedangkan jukir zona II mencapai 252 orang.
Banyaknya jumlah kendaraan yang terparkir sangat berpengaruh bagi pendapatan jukir dan retribusi suatu daerah.
"Target pendapatan retribusi parkir pada tahun ini Rp16,3 miliar. Sekarang, pendapatan sudah Rp5,8 miliar sejak awal tahun," ungkap Radinal.






Komentar Via Facebook :