https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Pasar Datuk Rubiah Ditinjau Tim Adipura, DLH dan Disperindagsar Rohil Perkuat Sinergi •   Sentuh Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Kompol Hendrix Imbau Warga Bukit Raya Jaga Kondusivitas •   Afni Zulkifli Dorong Produk Pangan Lokal Masuk Rantai Pasok Program MBG •   Tangis Ibu di Kampar Ungkap Kaki Anak Disulut Rokok, Ternyata Jadi Korban Sodomi
Home › Internasional › Raksasa Yang Jatuh Terjungkal Itu Bergelar NOKIA
Internasional
Pekanbaru

Kenangan Terindah 3310

Raksasa Yang Jatuh Terjungkal Itu Bergelar NOKIA

Rabu, 24 Mei 2023 | 19:33 WIB,  
Penulis : Rahmat Hidayat
Raksasa Yang Jatuh Terjungkal Itu Bergelar NOKIA

Keterangan Foto: Nokia 3310 ponsel jadul tahan banting dan mengagumkan pada masa kejayaannya.

 

Jakarta, Tabloid Diksi - Booming menjadi primadona di masa keemasannya.  Sekarang divisi produsen ponsel asal Finlandia tersebut benar-benar bangkrut.

    Baca juga:
  • Indonesia Ungkap Strategi Lawan Ekstremisme Online pada Forum Kontra-Terorisme Regional

  • Hubungan Indonesia-Jerman Kian Erat, Steinmeier Soroti Potensi Besar IEU-CEPA

  • Prabowo Puji Macron, Dorong Bahasa Prancis Masuk Sekolah hingga Tegaskan Dukungan Kemerdekaan Palestina

Dalam waktu kurang dari satu dekade, Nokia muncul untuk memimpin revolusi ponsel. Pada puncaknya, Nokia menguasai pangsa pasar ponsel global lebih dari 40 persen.

Namun posisinya di puncak hanya sebentar, penurunan bisnis Nokia dimulai dengan penjualan bisnis telepon selulernya ke Microsoft pada tahun 2013.

Kehadiran pesaing seperti Apple, Samsung dan produsen lainnya bisa saja disalahkan atas kematian Nokia. Namun jika dilihat Nokia mulai runtuh dari dalam, jauh sebelum perusahaan-perusahaan ini memasuki pasar ponsel.

Banyak Orang Bodoh Diberi Uang

Pada masa kemajuan teknologi ini, perubahan pasar yang cepat, dan kompleksitas yang berkembang, menganalisis kisah Nokia memberikan pelajaran yang bermanfaat bagi perusahaan manapun yang ingin mempertahankan posisi dalam industri ini. 

Kesuksesan awal Nokia merupakan hasil dari pilihan manajemen yang visioner dan berani yang memanfaatkan teknologi inovatif perusahaan saat digitalisasi dan deregulasi jaringan telekomunikasi menyebar dengan cepat ke seluruh Eropa.

Salah satu ponsel Nokia yang paling banyak diingat oleh orang-orang adalah Nokia 3310. Memiliki ketahanan tingkat tinggi ketika tidak sengaja dijatuhkan. Ditambah Layar tipe monochrome graphic yang dilengkapi empat permainan andalan seperti Snake II, Pairs II, Space Impact, hingga Bantumi.

Ditambah baterai berkapasitas 900 mAh dengan stand by time mencapai 55-260 jam dan talk time mencapai 4 jam 30 menit. Selayaknya ponsel standar di masa itu, Nokia 3310 dibekali fitur telepon, SMS, kalkulator, maupun currency converter.

Itu dia beberapa hp nokia yang paling laris sepanjang masa dengan banyak kenangan bagi sebagian orang. Kini, Nokia sendiri memang masih terus beroperasi dan menciptakan smartphone yang dibekali spesifikasi serta fitur canggih di dalamnya. Hanya saja, animonya tidak sebesar beberapa tahun lalu saat produk-produk Nokia menguasai pasar.

Bicara tentang ponsel saat ini sudah menjadi smartphone yang dibekali fitur dan spesifikasi tinggi, memang pada dasarnya mampu memenuhi berbagai kebutuhan, tidak hanya untuk mengirim pesan atau menelepon saja. Apalagi kini mendapatkan smartphone bisa dilakukan secara online dan mudah melalui Eraspace.

Namun pada pertengahan 1990-an, rantai pasokan yang hampir runtuh membuat Nokia berada di landasan pacu kesuksesannya. Sebagai tanggapan, sistem dan proses yang disiplin diterapkan, yang memungkinkan Nokia menjadi sangat efisien dan meningkatkan produksi dan penjualan lebih jauh lebih cepat daripada para pesaingnya.

Tahun 1996 hingga 2000, jumlah pegawai di Nokia Mobile Phones (NMP) meningkat 150 persen menjadi 27.353, sedangkan pendapatan selama periode tersebut naik 503 persen, Fantastis.

Pertumbuhan yang cepat ini membutuhkan biaya. Biaya yang tinggi membuat para manajer di pusat pengembangan utama Nokia mendapati diri mereka berada di bawah tekanan kinerja jangka pendek yang makin meningkat dan tidak dapat mendedikasikan waktu dan sumber daya untuk inovasi.

Para pemimpin Nokia menyadari pentingnya menemukan apa yang mereka sebut " KAKI KETIGA ", sebuah area pertumbuhan baru untuk melengkapi bisnis telepon seluler dan jaringan yang sangat sukses.

Upaya mereka dimulai pada tahun 1995 dengan New Venture Board tetapi gagal mendapatkan daya tarik karena bisnis inti menjalankan aktivitas investasi mereka sendiri dan eksekutif TERLALU ASYIK dengan mengelola pertumbuhan di area yang ada, untuk fokus menemukan pertumbuhan baru.

Editor : R Hidayat

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Daerah

    Rapat Komisi II DPRD Pelalawan, Humas Zona 1 Riau-Jambi Diminta Tunaikan Kesepakatan CSR Aspal Pertamina di Kerumutan

    Rabu, 24 Mei 2023 | 18:51 WIB
  • Sorotan

    Sukses Laksanakan SPMB Gelombang I 2023, UNIKS Siap Menerima Calon Mahasiswa Baru Gelombang II 

    Rabu, 24 Mei 2023 | 16:36 WIB
  • Peristiwa

    GRANAT Pekanbaru Bersama Ketua DPD Silahturahmi dengan BNNP Riau

    Rabu, 24 Mei 2023 | 15:26 WIB
  • Hukum

    Polres kuansing Ungkap Kasus Narkoba dalam Kurun waktu 2 Bulan

    Rabu, 24 Mei 2023 | 13:52 WIB
  • Daerah

    Menjalin Kebersamaan Babinkamtibmas Sabangi ke Desa Binaan.

    Rabu, 24 Mei 2023 | 13:42 WIB

Terpopuler

  • #1

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #2

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #3

    GRANAT Apresiasi Konsistensi Polresta Pekanbaru dalam Pemberantasan dan Pencegahan Narkotika

    Senin, 02 Nov 2026 - 21:13 WIB
  • #4

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #5

    Dukung Green Policing Polda Riau, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Gandeng Warga Hijaukan Pekanbaru

    Rabu, 28 Okt 2026 - 13:22 WIB
  • #6

    Sikat Habis Narkoba! Razia 6 THM di Pekanbaru Jaring Pekerja Positif Sabu Dini Hari

    Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:12 WIB
  • #7

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #8

    Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

    Senin, 02 Nov 2026 - 13:12 WIB
  • #9

    Mahasiswa HMI Geruduk DPRD Riau, Polresta Pekanbaru Kawal hingga Audiensi

    Selasa, 27 Okt 2026 - 19:25 WIB

HUKRIM

  • Tangis Ibu di Kampar Ungkap Kaki Anak Disulut Rokok, Ternyata Jadi Korban Sodomi

    Tangis Ibu di Kampar Ungkap Kaki Anak Disulut Rokok, Ternyata Jadi Korban Sodomi

    Jumat, 06 Nov 2026 | 11:59 WIB
  • Simpan Sabu Siap Edar di Plafon Rumah, Pria di Kampar Diciduk Polisi Tanpa Perlawanan

    Simpan Sabu Siap Edar di Plafon Rumah, Pria di Kampar Diciduk Polisi Tanpa Perlawanan

    Jumat, 06 Nov 2026 | 09:20 WIB
  • Penggerebekan Bandar Narkoba di Kampar, Polisi Temukan 1,2 Kg Ganja Siap Edar

    Penggerebekan Bandar Narkoba di Kampar, Polisi Temukan 1,2 Kg Ganja Siap Edar

    Jumat, 06 Nov 2026 | 08:55 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Pemerintah Targetkan Program Satu Orang Satu Rekening Terwujud dalam Dua Bulan

    Pemerintah Targetkan Program Satu Orang Satu Rekening Terwujud dalam Dua Bulan

    Kamis, 05 Nov 2026 | 22:27 WIB
  • DEN Cermati Teknologi AI dan Komputasi Kuantum, Jajaki Peluang Kerja Sama Global

    DEN Cermati Teknologi AI dan Komputasi Kuantum, Jajaki Peluang Kerja Sama Global

    Kamis, 05 Nov 2026 | 21:11 WIB
  • Kemendag Tetapkan Minyak Nilam sebagai Komoditas Sistem Resi Gudang

    Kemendag Tetapkan Minyak Nilam sebagai Komoditas Sistem Resi Gudang

    Kamis, 05 Nov 2026 | 19:35 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com