https://tabloiddiksi.com

  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

Beranda

Terpopuler

Utama

Pilihan

Todays

•   Ribuan Titik Nobar Piala Dunia 2026, Menpora Apresiasi Antusiasme Publik •   Menkeu Purbaya Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu di Kasus Balpres •   Mendiktisaintek Brian Yuliarto Nyatakan Riset Tak Cukup di Jurnal, Harus Berdampak ke Masyarakat •   Penyidik JAM PIDSUS Nilai SS Pelaku Utama, Permohonan Justice Collaborator Ditolak
Home › Internasional › Raksasa Yang Jatuh Terjungkal Itu Bergelar NOKIA
Internasional
Pekanbaru

Kenangan Terindah 3310

Raksasa Yang Jatuh Terjungkal Itu Bergelar NOKIA

Rabu, 24 Mei 2023 | 19:33 WIB,  
Penulis : Rahmat Hidayat
Raksasa Yang Jatuh Terjungkal Itu Bergelar NOKIA

Nokia 3310 ponsel jadul tahan banting dan mengagumkan pada masa kejayaannya.

 

Jakarta, Tabloid Diksi - Booming menjadi primadona di masa keemasannya.  Sekarang divisi produsen ponsel asal Finlandia tersebut benar-benar bangkrut.

Dalam waktu kurang dari satu dekade, Nokia muncul untuk memimpin revolusi ponsel. Pada puncaknya, Nokia menguasai pangsa pasar ponsel global lebih dari 40 persen.

  • Baca juga: Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Kemitraan Strategis ASEAN–AS Demi Indo-Pasifik yang Damai dan Sejahtera

Namun posisinya di puncak hanya sebentar, penurunan bisnis Nokia dimulai dengan penjualan bisnis telepon selulernya ke Microsoft pada tahun 2013.

Kehadiran pesaing seperti Apple, Samsung dan produsen lainnya bisa saja disalahkan atas kematian Nokia. Namun jika dilihat Nokia mulai runtuh dari dalam, jauh sebelum perusahaan-perusahaan ini memasuki pasar ponsel.

  • Baca juga: Kapal Pesiar Mewah Milik Pangeran Arab Saudi Tabrak Dermaga di Tunisia

Banyak Orang Bodoh Diberi Uang

Pada masa kemajuan teknologi ini, perubahan pasar yang cepat, dan kompleksitas yang berkembang, menganalisis kisah Nokia memberikan pelajaran yang bermanfaat bagi perusahaan manapun yang ingin mempertahankan posisi dalam industri ini. 

  • Baca juga: Ogles: Amerika Harus Bunuh Seluruh Anak Gaza

Kesuksesan awal Nokia merupakan hasil dari pilihan manajemen yang visioner dan berani yang memanfaatkan teknologi inovatif perusahaan saat digitalisasi dan deregulasi jaringan telekomunikasi menyebar dengan cepat ke seluruh Eropa.

Salah satu ponsel Nokia yang paling banyak diingat oleh orang-orang adalah Nokia 3310. Memiliki ketahanan tingkat tinggi ketika tidak sengaja dijatuhkan. Ditambah Layar tipe monochrome graphic yang dilengkapi empat permainan andalan seperti Snake II, Pairs II, Space Impact, hingga Bantumi.

Ditambah baterai berkapasitas 900 mAh dengan stand by time mencapai 55-260 jam dan talk time mencapai 4 jam 30 menit. Selayaknya ponsel standar di masa itu, Nokia 3310 dibekali fitur telepon, SMS, kalkulator, maupun currency converter.

  • Baca juga: Masjid ISTIQLAL di Gaza Hancur Digempur

Itu dia beberapa hp nokia yang paling laris sepanjang masa dengan banyak kenangan bagi sebagian orang. Kini, Nokia sendiri memang masih terus beroperasi dan menciptakan smartphone yang dibekali spesifikasi serta fitur canggih di dalamnya. Hanya saja, animonya tidak sebesar beberapa tahun lalu saat produk-produk Nokia menguasai pasar.

Bicara tentang ponsel saat ini sudah menjadi smartphone yang dibekali fitur dan spesifikasi tinggi, memang pada dasarnya mampu memenuhi berbagai kebutuhan, tidak hanya untuk mengirim pesan atau menelepon saja. Apalagi kini mendapatkan smartphone bisa dilakukan secara online dan mudah melalui Eraspace.

  • Baca juga: Wael Al Dahdouh: Jurnalisme Adalah Misi Mulia Kami 

Namun pada pertengahan 1990-an, rantai pasokan yang hampir runtuh membuat Nokia berada di landasan pacu kesuksesannya. Sebagai tanggapan, sistem dan proses yang disiplin diterapkan, yang memungkinkan Nokia menjadi sangat efisien dan meningkatkan produksi dan penjualan lebih jauh lebih cepat daripada para pesaingnya.

Tahun 1996 hingga 2000, jumlah pegawai di Nokia Mobile Phones (NMP) meningkat 150 persen menjadi 27.353, sedangkan pendapatan selama periode tersebut naik 503 persen, Fantastis.

  • Baca juga: Festival Pacu Jalur Tradisional Mendunia

Pertumbuhan yang cepat ini membutuhkan biaya. Biaya yang tinggi membuat para manajer di pusat pengembangan utama Nokia mendapati diri mereka berada di bawah tekanan kinerja jangka pendek yang makin meningkat dan tidak dapat mendedikasikan waktu dan sumber daya untuk inovasi.

Para pemimpin Nokia menyadari pentingnya menemukan apa yang mereka sebut " KAKI KETIGA ", sebuah area pertumbuhan baru untuk melengkapi bisnis telepon seluler dan jaringan yang sangat sukses.

  • Baca juga: Berlusconi Meninggal, Mantan PM Italia dan Eks Pemilik AC Milan

Upaya mereka dimulai pada tahun 1995 dengan New Venture Board tetapi gagal mendapatkan daya tarik karena bisnis inti menjalankan aktivitas investasi mereka sendiri dan eksekutif TERLALU ASYIK dengan mengelola pertumbuhan di area yang ada, untuk fokus menemukan pertumbuhan baru.

Editor : R Hidayat

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Pemerintah

    Rapat Komisi II DPRD Pelalawan, Humas Zona 1 Riau-Jambi Diminta Tunaikan Kesepakatan CSR Aspal Pertamina di Kerumutan

    Rabu, 24 Mei 2023 | 18:51 WIB
  • Sorotan

    Sukses Laksanakan SPMB Gelombang I 2023, UNIKS Siap Menerima Calon Mahasiswa Baru Gelombang II 

    Rabu, 24 Mei 2023 | 16:36 WIB
  • Peristiwa

    GRANAT Pekanbaru Bersama Ketua DPD Silahturahmi dengan BNNP Riau

    Rabu, 24 Mei 2023 | 15:26 WIB
  • Hukrim

    Polres kuansing Ungkap Kasus Narkoba dalam Kurun waktu 2 Bulan

    Rabu, 24 Mei 2023 | 13:52 WIB
  • Pemerintah

    Menjalin Kebersamaan Babinkamtibmas Sabangi ke Desa Binaan.

    Rabu, 24 Mei 2023 | 13:42 WIB

Terpopuler

  • #1

    Alat Berat Diduga Diamankan Polda Riau di Lokasi PETI F4 Singingi

    Rabu, 10 Jun 2026 - 14:13 WIB
  • #2

    Kejari Isyaratkan Sudah Ada Arah Pertanggungjawaban dalam Kasus SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru

    Kamis, 11 Jun 2026 - 17:43 WIB
  • #3

    Pemko Pekanbaru Perjuangkan 5.000 PPPK Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu

    Kamis, 11 Jun 2026 - 13:42 WIB
  • #4

    Kades Sungai Sirih Bantah Ada Penangkapan Alat Berat PETI di F4, Sebut Belum Terima Informasi Resmi

    Kamis, 11 Jun 2026 - 20:02 WIB
  • #5

    Ramai Dipertanyakan, Kasi Pidsus Kejari Pekanbaru Minta Konfirmasi Langsung Soal Kasus SPPD DPRD

    Rabu, 10 Jun 2026 - 19:41 WIB

SOROTAN

  • 6 Tahun Mengabdi, Pekerja PT Surgika Alkesindo Kecewa Anjuran Disnaker Riau 500 Ribu

    6 Tahun Mengabdi, Pekerja PT Surgika Alkesindo Kecewa Anjuran Disnaker Riau 500 Ribu

    Kamis, 18 Jun 2026 | 18:43 WIB
  • G3S Bongkar Pola Kejari, Sederet Kasus OPD Pekanbaru Mandek

    G3S Bongkar Pola Kejari, Sederet Kasus OPD Pekanbaru Mandek

    Sabtu, 13 Jun 2026 | 16:55 WIB
  • Kejari Isyaratkan Sudah Ada Arah Pertanggungjawaban dalam Kasus SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru

    Kejari Isyaratkan Sudah Ada Arah Pertanggungjawaban dalam Kasus SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru

    Kamis, 11 Jun 2026 | 17:43 WIB

HUKRIM

  • Menkeu Purbaya Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu di Kasus Balpres

    Menkeu Purbaya Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu di Kasus Balpres

    Selasa, 23 Jun 2026 | 20:06 WIB
  • Penyidik JAM PIDSUS Nilai SS Pelaku Utama, Permohonan Justice Collaborator Ditolak

    Penyidik JAM PIDSUS Nilai SS Pelaku Utama, Permohonan Justice Collaborator Ditolak

    Selasa, 23 Jun 2026 | 19:33 WIB
  • Alat Berat Diduga Diamankan Polda Riau di Lokasi PETI F4 Singingi

    Alat Berat Diduga Diamankan Polda Riau di Lokasi PETI F4 Singingi

    Rabu, 10 Jun 2026 | 14:13 WIB
Bidnen SH
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com