Home › Sorotan › Menginspirasi Aksi Nyata untuk Pemerintahan yang Bersih
Musyawarah Komda LP-KPK Riau:
Menginspirasi Aksi Nyata untuk Pemerintahan yang Bersih
Situasi musda saat menggelar doa kelancaran, Kamis (18/5)
Pekanbaru, Tabloid Diksi - LP-KPK Komisi Daerah (Komda) Provinsi Riau mengadakan musyawarah dengan tema "Partisipasi LP-KPK Dalam Melakukan Kontrol Penyelenggaraan Pemerintah Daerah" di Kedai Kopi Pe'Tong, Jl Arifin Ahmad, pada hari Kamis (18/5) pukul 16.00 WIB.
Musyawarah daerah (Musdah) Lembaga Pengawas Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) Komda Riau berjalan sukses dan lancar dengan kehadiran puluhan peserta.
- Baca juga:
Dalam musdah berdurasi sekitar 2 jam ini, Ketua Komda LP KPK Riau THABRANI Al Indragiri, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya pengurus untuk melakukan perbaikan internal guna mencapai tujuan organisasi.

"Kita bertindak mewakili masyarakat untuk melakukan pengawasan yang baik. Tujuan kita adalah agar pemerintah dapat meningkatkan akuntabilitas, memperbaiki kebijakan yang ada, dan memastikan bahwa kepentingan masyarakat menjadi prioritas utama dalam pengambilan keputusan," ujar Tabrani.
Dia juga menambahkan bahwa LP-KPK telah berkomitmen untuk mewujudkan visi tersebut meskipun tidaklah mudah. "Hari ini adalah ulang tahun keempat LP-KPK Riau, dan menjalankan organisasi ini bukanlah langkah yang mudah. Namun, kita bangga karena kami tetap aktif dalam menunjukkan keberadaan LP-KPK di tengah masyarakat dan pemerintah," tambahnya.
Thabrani, yang menjabat sebagai Ketua LP KPK Riau periode 2019-2023, juga menyampaikan terima kasih karena dipercaya untuk melanjutkan sebagai Ketua Komda LP KPK Riau periode 2023-2027 oleh Komnas LP KPK.
"Rencananya, pelantikan akan dilakukan dalam acara Rakernas di Kota Makasar pada akhir tahun ini. LP KPK memiliki 7 struktur kepemimpinan eksekutif dan 5 Dewan Penasehat, dan setelah Musda ini, kita akan segera menyusun kepengurusan LP KPK Riau," jelasnya.
Selama acara musdah, juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan, saran, dan kritik kepada pengurus dan tamu undangan yang hadir.
Chairul Adha, sebagai Dewan Penasehat LP KPK Riau, mengajak semua untuk mengedepankan semangat agar lembaga ini terkenal dan diakui di masyarakat serta tetap menjaga konsistensi dan silaturahmi.

Yendri Rusli, seorang jurnalis yang ikut serta dalam Musda, menambahkan bahwa Thabrani, sebagai Ketua LP KPK Riau, harus tetap menjaga independensinya dan tidak terlalu dekat dengan Pemerintah Daerah agar tetap dapat melakukan fungsi pengawasan.
Alex Cowboy menyatakan harapannya agar lembaga ini lebih sesuai dengan tagline LP KPK itu sendiri, "ayo sama-sama kita besarkan lembaga ini, dan tolong dijadikan pertemuan secara rutin," ungkap Ketua ATPMR.
Fari Suradji, sebagai Sekretaris Dewan Penasehat LP KPK Riau, menambahkan bahwa ke depan LP KPK Riau harus lebih mengutamakan dialog untuk menyosialisasikan pencegahan korupsi, terutama di bidang pendidikan.
Sebagai peserta undangan Musda, Awan menyampaikan bahwa mereka berencana untuk mengadakan acara diskusi nasional dengan tema "Ketidakadilan dalam Pengolahan Sumberdaya Alam sebagai Ancaman Disintegrasi Bangsa". Acara tersebut bertujuan untuk melindungi anak cucu kita dari bahaya korupsi di masa depan.
Taufiq, seorang jurnalis yang juga diundang dalam acara Musda, menyatakan harapannya bahwa ke depan LP KPK Riau akan lebih fokus pada upaya pencegahan dan pengawasan terkait korupsi di daerah, serta menjaga hubungan dengan eksekutif, legislatif, dan yudikatif di Riau.**



Komentar Via Facebook :