https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar •   Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak •   Kericuhan PT Adei Memanas: 2 Security Terluka, Mobil dan Motor Dirusak, 1 Orang Ditangkap •   Resmi Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bawa Pesan dari Riau
Home › Sorotan › Kawanan Gajah Masuk ke Perkebunan Kelapa Sawit
Sorotan
Siak

Mencari Habitat yang Hilang

Kawanan Gajah Masuk ke Perkebunan Kelapa Sawit

Minggu, 14 Mei 2023 | 08:36 WIB,  
Penulis : Rahmat Hidayat
Kawanan Gajah Masuk ke Perkebunan Kelapa Sawit

Keterangan Foto: Batang kelapa sawit yang dirusak kawanan gajah.

Siak, Tabloid Diksi - Pasokan makanan yang minim dan berkurangnya ruang habitat membuat kawanan Gajah Sumatera sering memasuki pemukiman serta perkebunan warga. Baru-baru ini, gerombolan satwa berbelalai itu memasuki pemukiman di Desa Monas Jaya, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau.

Koordinator Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas Saipul Hendri Daulay menyebut, ada sekitar 11 ekor kawanan gajah yang masuk ke pemukiman akhir pekan lalu. Usianya pun bervariasi, mulai dewasa hingga gajah yang masih anakan. "Sudah digiring ke Tahura. Karena kan daerah tersebut berdekatan dengan Tahura, digiring menggunakan mercon," sebut Saipul. 

    Baca juga:
  • Bonus PON Belum Dibayar Penuh, Atlet Riau Kecewa: Janji Tinggal Janji

  • Malaria Tak Kunjung Hilang, Warga Sinaboi Desak Pemerintah Bertindak Nyata

  • Eks Kadis PUPR-PKPP Riau dan Rekanan Kompak Dihukum 2 Tahun, KPK Masih Pikir-pikir

Biasanya gerombolan gajah penunggu Tahura itu hanya muncul sekali atau dua kali dalam setahun. Namun belakangan, kemunculan hewan berbadan bongsor ini semakin sering. Bisa dua hingga tiga kali dalam sebulan. "Pada bulan akhirat tahun 2022 saja, telah dilakukan 12 kali penanggulangan kawanan gajah yang masuk ke pemukiman warga ," ungkapnya.

Seringnya gajah bermunculan, disebabkan karena habitat mereka yang semakin lama semakin berkurang, penyebabnya  pembangunan pemukiman baru warga dan banyaknya masyarakat yang membuka lahan untuk dijadikan kebun. Karena itu, pasokan makanan mereka pun menjadi sedikit. "Masuk ke kebun warga, mereka makan daun-daun sawit dari kebun warga. Hanya beberapa kebun saja yang rusak karena terinjak dan di makan," ujarnya.

Di Riau, kawanan gajah memiliki daerah jelajahnya sendiri. Mulai dari Minas kemudian ke Rumbai, Kita Pekanbaru. Ada juga ke Garuda Sakti Kilometer 11 Karya Indah, Kabupaten Kampar.

Meski begitu, kawanan gajah ini selalu berhasil dibawa kembali ke habitat asalnya di Tahura. "Penggiringan kali ini tidak melibatkan gajah jinak," imbuh Saipul.

Setiap penanggulangan, personel PLG selalu memberikan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat. Mereka meminta agar warga tidak sampai melukai gajah. Masyarakat juga diminta tidak melakukan tindakan gegabah karena sewaktu-waktu gajah bisa menyerang. "Memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak takabur," pungkasnya.

Editor : R Hidayat

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Ekonomi

    Dinas Koperasi UKM Kota Pekanbaru Tutup Pelatihan Digital Marketing dengan Sukses

    Sabtu, 13 Mei 2023 | 21:12 WIB
  • Hukum

    Kadinkes Kampar Terjaring Korupsi: Diduga Memeras Uang dari Kepala Puskesmas demi Penyelesaian Kasus

    Sabtu, 13 Mei 2023 | 21:07 WIB
  • Peristiwa

    Pendaftaran Peserta Calon Legislatif Di Kabupaten Kuansing Mendapatkan Pengamanan dan Pengawalan Dari Polres Kuansing

    Sabtu, 13 Mei 2023 | 19:47 WIB
  • Ekonomi

    Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Pekanbaru Gelar Pelatihan Digital Marketing

    Sabtu, 13 Mei 2023 | 18:43 WIB
  • Sorotan

    Jumlah Penderita Sifilis di Riau Bertambah

    Sabtu, 13 Mei 2023 | 17:43 WIB

Terpopuler

  • #1

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #2

    Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Kamis, 24 Sep 2026 - 15:54 WIB
  • #3

    Sertijab di Mapolda Riau, AKBP Fahrian Tinggalkan Bengkalis dan AKBP Eko Rubiyanto Jadi Kapolres Baru

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 13:48 WIB
  • #4

    Desil Warga Berubah, Pemko Pekanbaru Sediakan Posko Pengaduan di Setiap Kelurahan

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 16:20 WIB
  • #5

    Satgas PKH Tegaskan Penertiban Hutan Bukan Anti-Usaha, 6 Personel Disiapkan turun ke Kampar

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:33 WIB
  • #6

    Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:48 WIB
  • #7

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #8

    Perubahan APBD Riau 2026 Diajukan, Belanja Capai Rp8,378 Triliun dan Pemprov Bentuk Satgas OPAD

    Rabu, 23 Sep 2026 - 20:11 WIB
  • #9

    Sembako untuk Warga Muara Fajar, Polsek Rumbai Barat Gandeng JB Yayasan Bina Sosial

    Selasa, 29 Sep 2026 - 12:15 WIB

HUKRIM

  • Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar

    Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar

    Minggu, 04 Okt 2026 | 15:21 WIB
  • Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak

    Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak

    Minggu, 04 Okt 2026 | 13:51 WIB
  • Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang

    Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang

    Jumat, 02 Okt 2026 | 16:50 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com