Home › Ekonomi › Belajar Bersama di Museum untuk Meningkatkan Pendidikan dan Pelestarian Budaya
Dibuka Bupati Siak
Belajar Bersama di Museum untuk Meningkatkan Pendidikan dan Pelestarian Budaya
Keterangan Foto: Bupati Siak Alfedri
SIAK, Tabloid Diksi - Pemerintah Kabupaten Siak telah mengadakan kegiatan belajar bersama di Museum Budaya dan Sejarah Balairung Sri dengan tujuan untuk memperkenalkan sejarah dan budaya Kabupaten Siak kepada para pelajar dan meningkatkan kunjungan ke museum, Senin, 8 Mei 2023.
Kegiatan belajar bersama di Museum ini dihadiri oleh 100 orang perwakilan dari 14 kecamatan, yang terdiri dari guru dan peserta didik dari jenjang Paud, TK, SD, dan SMP.
- Baca juga:
Bupati Siak Alfedri membuka kegiatan tersebut dengan membunyikan meriam bambu yang sesuai dengan tema permainan tradisional. Dalam sambutannya, Alfedri menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk mentransfer nilai-nilai kebudayaan kepada para pelajar.
Menurutnya, upaya kemajuan kebudayaan sesuai dengan UU/No 25, Pemerintah Daerah, dan seluruh masyarakat harus melakukan perlindungan, pelestarian, pemberdayaan, dan pemanfaatan kebudayaan.

Alfedri juga meminta agar museum dibuka setiap hari, terutama pada hari libur, agar masyarakat dan pengunjung bisa datang dan melihat koleksi sejarah dan budaya yang ada.
"Ketika ada masyarakat yang ingin melihat museum, bisa masuk dan melihat budaya dan sejarah yang ada. Selain itu, museum ini dibuat seperti museum berjalan atau keliling seperti yang sampaikan Pak Kadis tadi, jadi kita bisa mengedukasi masyarakat secara langsung, apalagi ketika pelaksanaan Program Bujang Kampung yang rutin dilaksanakan setiap hari Jumat, pasti akan menjadi daya tarik tersendiri," ujarnya, Senin (8/5).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak, Mahadar, menyampaikan bahwa kegiatan belajar bersama di Museum, Pagelaran Seni, Pameran Temporer, dan Museum Keliling ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap museum.
"Saya berharap, dengan adanya kegiatan ini, akan meningkatkan jumlah kunjungan ke museum yang ada di Kabupaten Siak dan menjadi sarana edukasi, riset, sosial, dan budaya," ucap Mahadar.
Dalam kegiatan belajar bersama di Museum Budaya dan Sejarah Balairung Sri, para peserta didik diberikan materi tentang sejarah dan budaya Kabupaten Siak, termasuk museum Balai Rung Sri, Tanjak Siak, Silsilah Kesultanan Siak, dan pameran temporer.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan dan memperkenalkan warisan budaya kepada generasi muda.**






Komentar Via Facebook :