Home › Sorotan › Pemerintah Kota Pekanbaru Tampung 191 Pengungsi Rohingya dari Aceh
Pemerintah Kota Pekanbaru Tampung 191 Pengungsi Rohingya dari Aceh
Kepala Badan Kesbangpol Pekanbaru Syoffaizal, foto: internet
PEKANBARU, Tabloid Diksi - Sebanyak 191 pengungsi Rohingya baru-baru ini tiba di Kota Pekanbaru dan ditampung di delapan community house yang telah disiapkan khusus untuk mereka. Hal ini diumumkan oleh Ketua Satgas Penanganan Pengungsi Luar Negeri (PPLN) Pekanbaru, Syoffaizal pada Kamis (6/4) lalu.
Menurut Syoffaizal, pihaknya telah berkoordinasi dengan TNI Polri, IOM, dan UNHCR terkait kedatangan ratusan pengungsi tersebut. Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah kota Pekanbaru hanya sebagai penunjang dari tugas Satgas PPLN. "Ini kan aksi kemanusiaan dari Satgas PPLN berdasarkan perpres 125 tahun 2016 tentang penanganan pengungsi dari luar negeri," jelasnya.
- Baca juga:
Dalam penampungan tersebut, masing-masing tempat community house ditempatkan personel TNI, Polri, IOM, dan Kesbangpol untuk melakukan pengawasan. Syoffaizal menambahkan bahwa dengan tambahan 191 pengungsi Rohingya baru, total pengungsi Rohingya di Pekanbaru sudah mencapai 982 orang. Mereka ditempatkan di Pekanbaru dan menunggu untuk diberangkatkan ke negara ketiga.
Sebelumnya, terdapat delapan community house yang disediakan dengan total 109 kamar untuk menempatkan pengungsi tersebut. Wisma Indah Sari diperuntukkan bagi pengungsi berkeluarga, Hotel Satria untuk pengungsi yang datang bersama keluarga atau family, Wisma D’Cops untuk pengungsi yang masih single, Wisma Siak Resort untuk pengungsi yang berkeluarga, Wisma Fanel untuk pengungsi yang belum berkeluarga, Rumah Kost Tasqya bagi pengungsi berkeluarga dan single, Wisma Orchid untuk pengungsi yang berkeluarga dan family, serta Kos-kosan Devada khusus bagi pengungsi berkeluarga.
Kehadiran pengungsi Rohingya di Indonesia memang bukan hal yang baru, karena mereka melarikan diri dari kekerasan dan persekusi yang dilakukan oleh militer Myanmar di negara mereka. Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan organisasi internasional untuk memberikan bantuan dan perlindungan bagi pengungsi tersebut.






Komentar Via Facebook :