Home › Sorotan › Ratusan Masa Demo Didepan Gedung DPRD Pelalawan Suarakan Tuntutan ke RAPP
Ratusan Masa Demo Didepan Gedung DPRD Pelalawan Suarakan Tuntutan ke RAPP
Ketua DPRD Pelalawan, H. Baharuddin saat menerima tuntutan aksi terhadap PT RAPP, Kamis (9/3) di ruangan Rapat lantai III gedung DPRD Kabupaten Pelalawan.
Pelalawan, Tabloid Diksi - Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan, H. Baharuddin sambut seruan Ratusan masa terhadap PT RAPP, Kamis (9/3).
Masa tersebut berasal dari DPD LLMB Kabupaten Pelalawan melakukan demo dengan aksi damai di halaman gedung DPRD Pelalawan.
- Baca juga:
Kedatangan tersebut disambut baik oleh Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan H. Baharuddin yang di dampingi oleh Dinas Tenaga Kerja Pelalawan, Dewan Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Riau, Kabag ops Polres dan Kasat Intel Kabupaten Pelalawan.

"Aksi damai yang dilakukan oleh masa dari organisasi Lembaga Laskar Melayu Bersatu (LLMB) menyampaikan beberapa tuntutan yang berkaitan dengan insiden yang terjadi di pabrik PT. RAPP," kata Baharuddin, Kamis (9/3/2023).
Baca Juga: Komisi 5 Jadwalkan Ulang Kunker ke RAPP, Waka PW MOI Pelalawan Minta Bupati Panggil RAPP
Beberapa dari perwakilan LLMB dipersilahkan menyampaikan tuntutan aksinya di ruangan Rapat lantai III DPRD Kabupaten Pelalawan.
Salah satunya menuntut transparansi PT. RAPP atas kejadian yang di duga adanya kebocoran zat kimia yang membuat puluhan pekerjaan harus mendapatkan perawatan medis.
Selanjutnya PT. RAPP diminta untuk lebih memperhatikan tenaga kerja lokal sesuai dengan Perda nomor 18 tahun 2001.
"Masa dari DPD LLMB juga menyampaikan agar PT. RAPP membantu masyarakat Lalang Kabung untuk pengadaan lahan Sekolah Menengah Pertama di Desa Lalang Kabung," ujar Ketua Dewan Rakyat tersebut.

Baharuddin mengatakan beberapa tuntutan dari warga LLMB ini sebenarnya juga sudah menjadi perhatian khusus oleh DPRD Kabupaten Pelalawan.
Baca Juga: Sejumlah Karyawan RAPP Keracunan, K3 Perusahaan Bagaimana?
"Terutama yang berkaitan dengan kejadian adanya kebocoran zat kimia yang memakan korban hingga 35 orang dan kejadian kecelakaan kerja. DPRD Pelalawan sudah meninjau langsung korban yang ada dirumah sakit, serta memberikan himbauan kepada PT. RAPP bagaimana tindak lanjutnya," tegasnya.
Kedepannya DPRD Pelalawan melalui Komisi I akan mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan perusahaan PT. RAPP.
"Nanti kita minta perusahaan untuk mentaati hasil dari penyelidikan yang dilakukan oleh Disnaker Provinsi Riau. Karena kewenangan yang berkaitan kejadian tersebut ada di Disnaker Provinsi Riau," terang Ketua Legislatif Pelalawan ini.
Ia menambahkan jika hasil uji laboratorium atas kejadian kemarin itu akan di sampaikan ke publik, supaya masyarakat tahu dan mendapatkan informasi juga.
Berkaitan dengan pengadaan lahan SMP do desa Lalang Kabung, DPRD Pelalawan sudah melakukan peninjauan.
"Meskipun domain tersebut adalah pemerintahan melalui Dinas Pendidikan. Tentu pemerintah Kabupaten Pelalawan yaitu Bupati Pelalawan tidak akan tinggal diam," katanya meyakinkan.
Tak dipungkiri, menurutnya jika lahan tersebut memang sangat dibutuhkan dalam rangka untuk pendidikan generasi penerus.
"Kita juga berharap, demi kepentingan pendidikan, agar RAPP bisa menghibahkan lahan untuk pembangunan SMP di Desa Lalang Kabung. Ini sangat berguna untuk membangun generasi penerus yang cerdas dan berpendidikan," harapnya.**




Komentar Via Facebook :