https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Api Lepas Kendali, Lahan 1,8 Hektare di Kelesa Inhu Terbakar; Pria 60 Tahun Jadi Tersangka •   Kapolsek Batu Hampar Tegas: Personel Jangan Terjerat Narkoba dan Judi Online •   Tak Mau Kecolongan Polsek Payung Sekaki Patroli Antisipasi Balap Liar hingga Narkoba •   Sekali Tangkap, Muncul Enam Pengakuan Penggelapan Kendaraan: Residivis Diciduk Polsek Payung Sekaki 
Home › Hukum › Ada Apa? Oknum Polisi Mafia Narkotika Dituntut Hukuman Mati, Hakim PN Dumai Putuskan Seumur Hidup
Hukum
Dumai

Ada Apa? Oknum Polisi Mafia Narkotika Dituntut Hukuman Mati, Hakim PN Dumai Putuskan Seumur Hidup

Kamis, 16 Februari 2023 | 16:45 WIB,  
Penulis : Redaksi
Ada Apa? Oknum Polisi Mafia Narkotika Dituntut Hukuman Mati, Hakim PN Dumai Putuskan Seumur Hidup

Keterangan Foto:

Dumai, Tabloid Diksi - Kasus Ferdi Sambo yang mencoreng instansi Polri dan dituntut hukuman mati oleh PN Jakarta berbanding terbalik dengan putusan PN Dumai pada kasus yang menimpa dua oknum polisi Evgiyanto dan Yulamto bertugas di Polisi Resort Siak yang terbukti sebagai bandar/pengedar Narkoba jenis Shabu.

Terdakwa Evgiyanto bersama Yulamto yang di tuntut Pidana Mati oleh Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Dumai akhirnya di vonis pidana penjara Seumur Hidup oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas IA Dumai yang di pimpin Merry Dona Tiur Pasaribu SH yang di dampingi Hakim Anggota Alfarobi SH dan Edy Siong, Kamis (09/02/2023).

    Baca juga:
  • Api Lepas Kendali, Lahan 1,8 Hektare di Kelesa Inhu Terbakar; Pria 60 Tahun Jadi Tersangka

  • Sekali Tangkap, Muncul Enam Pengakuan Penggelapan Kendaraan: Residivis Diciduk Polsek Payung Sekaki 

  • Terduga Penggelapan Motor Milik Adik Ipar Ditangkap Tengah Malam di Pelalawan

Kedua terdakwa ditangkap oleh BNN pada awal bulan Juli 2022 lalu di hotel The Zuri jalan Jenderal Sudirman nomor 108 RT 05 kelurahan Teluk Binjai kecamatan Dumai Kota.

Dalam putusan Majelis Hakim, perbuatan kedua terdakwa merupakan Tindak Pidana sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 114 ayat (2) U RI No. 35 tahun 2009 Tentang Narkotika Jo.Pasal 132 Ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan barang bukti berupa narkotika jenis sabu lebih kurang seberat 50 kilogram.

Selain narkotika, barang bukti 1 (satu) unit kendaraan mobil Toyota Kijang Inova E warna hitam dengan Nomor Polisi BM 20 OZ dengan nomor Rangka : MHFXS41G1B1510340, Nomor Mesin : 2KD-6919649, beserta kunci kontak tanpa STNK dirampas untuk untuk negara dan membebankan biaya perkara kepada negara.

Atas putusan itu, salah satu terdakwa yang diketahui oknum aparat di kabupaten Siak nyatakan pikir - pikir terhadap putusan itu.

Sementara Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Dumai Iwan Roy Carles Bagariang saat dikonfirmasi kru via media sore tadi (16/02) menyatakan akan banding karena dinilai tidak sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Ketua Gerakan Anti Narkoba (GRANAT) Provinsi Riau Dr Freddy Simanjuntak SH MH, juga beri komentar menohok terkait putusan Hakim PN Dumai. Melalui telfon sore tadi, Freddy menyatakan sangat menyesal akan keputusan PN Dumai terhadap dua oknum polisi yang terbukti menjadi bandar narkoba jenis Shabu tersebut.

"Terkait itu (hukuman seumur hidup-red), Kami GRANAT provinsi Riau sangat menyesalkan putusan hakim. Artinya kalau semangat berantas narkoba harus sampai ke akarnya, ya jangan setengah-setengah. Jika bandar/pengedar lepas, berapa ribu korban jiwa akibat penyalahgunaan narkoba? GRANAT Provinsi Riau setuju pengedar dan pelaku harus di hukum mati," tegas Freddy yang juga eks DPRD Riau.

Lanjutnya, kami meminta untuk dihukum mati. Putusan PN Dumai itu sangat disesalkan dan tidak sesuai semangat pemerintah Indonesia untuk menyelamatkan bangsa dari narkoba, karena Indonesia sudah gawat narkoba. Kami meminta jaksa mengupayakan banding ketingkat yang lebih tinggi, dan vonis terhadap pengedar harus maksimal (hukuman mati).

Banyaknya pihak yang anti narkoba bertanya ketidak sinkronisasi putusan hakim Pengadilan Negeri terhadap hukuman mati yang sepatutnya diterapkan kepada bandar / pengedar narkoba di Indonesia. (*)

Editor : Redaktur

TOPIK TERKAIT

mafianarkobadumaipolisiseumur hidupGRANATRiauFreddy SimanjuntakPN Dumai
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Hukum

    Hadiri Pemusnahan 276kg Shabu, Ketua GRANAT Apresiasi Penegak Hukum dan Jajaran Serta Stake Holder Lainnya

    Rabu, 15 Feb 2023 | 18:15 WIB
  • Politik

    Pantarlih 19160 se Provinsi Riau Dilantik Serentak

    Senin, 13 Feb 2023 | 05:28 WIB
  • Sorotan

    Peringatan HPN, Dirut PJC: Pergubri Deskriminasi Institusi Media

    Rabu, 08 Feb 2023 | 10:40 WIB
  • Hukum

    Berlangsung 2 Pekan, Untuk Tingkatkan Kesadaran Tertib Lalu Lintas

    Selasa, 07 Feb 2023 | 15:16 WIB
  • Peristiwa

    DKP Riau Berikan Uji Laboratorium Penyebab Ikan Mati di Waduk PLTA Kampar

    Senin, 06 Feb 2023 | 19:02 WIB

Terpopuler

  • #1

    Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

    Kamis, 10 Sep 2026 - 23:05 WIB
  • #2

    Dini Hari Digerebek, 2 Pria di Kampar Kepergok Simpan Sabu-Ekstasi

    Selasa, 08 Sep 2026 - 09:53 WIB
  • #3

    Pemko Pekanbaru Undang 80 Media dalam FGD “Media Berdampak”

    Minggu, 13 Sep 2026 - 17:18 WIB
  • #4

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #5

    Fortuner Tak Kunjung Datang, Pasutri Pengelola Pasar Bawah Dilaporkan

    Rabu, 09 Sep 2026 - 23:12 WIB
  • #6

    Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Ikatan Mahasiswa Kerinci Riau Gelar Aksi Berbagi Masker Gratis di Stadion Utama

    Kamis, 10 Sep 2026 - 22:12 WIB
  • #7

    Polsek Payung Sekaki dan BPBD Berjibaku Lawan Api : Warga Diminta Stop Bakar Lahan

    Jumat, 11 Sep 2026 - 10:12 WIB
  • #8

    Bukan Sekadar Tanam, Bhabinkamtibmas Turun Pantau Jagung 2 Hektare di Batu Hampar

    Rabu, 16 Sep 2026 - 07:48 WIB
  • #9

    SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru Tinggal Tunggu Kerugian Negara, Bidnen: Kajari Baru Harus Tunjukkan Taring

    Kamis, 17 Sep 2026 - 11:08 WIB

HUKRIM

  • Api Lepas Kendali, Lahan 1,8 Hektare di Kelesa Inhu Terbakar; Pria 60 Tahun Jadi Tersangka

    Api Lepas Kendali, Lahan 1,8 Hektare di Kelesa Inhu Terbakar; Pria 60 Tahun Jadi Tersangka

    Senin, 21 Sep 2026 | 14:52 WIB
  • Sekali Tangkap, Muncul Enam Pengakuan Penggelapan Kendaraan: Residivis Diciduk Polsek Payung Sekaki 

    Sekali Tangkap, Muncul Enam Pengakuan Penggelapan Kendaraan: Residivis Diciduk Polsek Payung Sekaki 

    Senin, 21 Sep 2026 | 12:32 WIB
  • Terduga Penggelapan Motor Milik Adik Ipar Ditangkap Tengah Malam di Pelalawan

    Terduga Penggelapan Motor Milik Adik Ipar Ditangkap Tengah Malam di Pelalawan

    Senin, 21 Sep 2026 | 10:02 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com