https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Muzamil Minta Wilayah 3T Kepulauan Meranti Diprioritaskan dalam Program MBG •   Pasar Datuk Rubiah Ditinjau Tim Adipura, DLH dan Disperindagsar Rohil Perkuat Sinergi •   Sentuh Masyarakat Lewat Jumat Keliling, Kompol Hendrix Imbau Warga Bukit Raya Jaga Kondusivitas •   Afni Zulkifli Dorong Produk Pangan Lokal Masuk Rantai Pasok Program MBG
Home › Daerah › Muzamil Minta Wilayah 3T Kepulauan Meranti Diprioritaskan dalam Program MBG
Daerah
Kepulauan Meranti

Muzamil Minta Wilayah 3T Kepulauan Meranti Diprioritaskan dalam Program MBG

Jumat, 06 November 2026 | 16:49 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Muzamil Minta Wilayah 3T Kepulauan Meranti Diprioritaskan dalam Program MBG

Keterangan Foto: Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin mengikuti Rapat Monitoring Percepatan Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis kabupaten/kota se-Provinsi Riau di Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Jumat (6/11/2026). MC Meranti/TD-YS

MERANTI, Tabloid Diksi – Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, meminta pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, kondisi geografis Kepulauan Meranti sebagai daerah kepulauan memiliki tantangan tersendiri. Karena itu, diperlukan pola pelayanan dan kebijakan khusus agar program nasional tersebut dapat menjangkau masyarakat secara merata.

    Baca juga:
  • Pasar Datuk Rubiah Ditinjau Tim Adipura, DLH dan Disperindagsar Rohil Perkuat Sinergi

  • Afni Zulkifli Dorong Produk Pangan Lokal Masuk Rantai Pasok Program MBG

  • Pemkab Kuansing Matangkan Kesiapan Perlindungan Sosial Digital, Bansos Ditargetkan Lebih Tepat Sasaran

Hal itu disampaikan Muzamil saat menghadiri Rapat Monitoring Percepatan Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau di Ruang Melati, Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Jumat (6/11/2026). Ia hadir bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kepulauan Meranti, Ifwandi.

Dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, tersebut, Muzamil memaparkan sejumlah hambatan yang dihadapi Meranti dalam menjalankan program MBG. Persoalan itu meliputi keterbatasan infrastruktur, akses air bersih, listrik, jaringan komunikasi, pasokan bahan pangan, hingga ketersediaan tenaga profesional.

Ia menilai berbagai kondisi tersebut harus diperhitungkan dalam pengembangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menurutnya, percepatan program tidak cukup hanya dengan memperbanyak dapur, tetapi harus diikuti kesiapan fasilitas, tenaga pelaksana, serta mutu layanan.

“Meranti memiliki karakteristik berbeda dengan daerah daratan. Tantangannya cukup kompleks, mulai dari infrastruktur, air bersih, elektrifikasi, jaringan komunikasi hingga ketersediaan bahan baku. Ini perlu menjadi perhatian bersama agar pelaksanaan MBG benar-benar optimal,” ujar Muzamil.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, ia mengusulkan adanya koordinasi khusus antara pemerintah provinsi, Badan Gizi Nasional (BGN), dan pemerintah kabupaten/kota. Forum tersebut diharapkan dapat membahas kendala teknis di masing-masing daerah sekaligus merumuskan langkah penyelesaian sebelum operasional SPPG diperluas.

Muzamil mengingatkan agar standar pelayanan dan kualitas pelaksanaan tidak dikorbankan demi mengejar penambahan jumlah dapur. Evaluasi secara berkala juga diperlukan supaya permasalahan operasional tidak terus berulang hingga menyebabkan SPPG harus berhenti beroperasi.

“Kami berharap ada forum khusus untuk membahas persoalan daerah secara mendalam dan mencari solusi bersama. Jangan sampai jumlah dapur terus bertambah, tetapi dalam pelaksanaannya justru bermasalah,” tegasnya.

Selain infrastruktur, persoalan distribusi bahan pangan juga menjadi perhatian. Pengiriman komoditas dari luar daerah menuju Meranti berpotensi memengaruhi kualitas bahan yang mudah rusak, seperti telur, sayuran, buah-buahan, ikan, dan daging.

Untuk itu, ia mendorong kajian mengenai sistem pengadaan yang sesuai dengan kondisi wilayah kepulauan, termasuk pemanfaatan bahan pangan yang tersedia secara lokal.

Muzamil turut menyoroti rencana penerapan sistem penyajian makanan prasmanan atau buffet di sekolah. Menurutnya, penerapan sistem tersebut perlu diperhitungkan secara cermat, terutama pada sekolah dengan jumlah siswa yang besar.

Pengaturan antrean, durasi makan, kebersihan, serta pengembalian peralatan harus disiapkan agar tidak mengurangi waktu istirahat maupun mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Ia kembali menegaskan bahwa wilayah 3T, khususnya pulau-pulau terluar, harus menjadi perhatian dalam pemerataan layanan MBG. Anak-anak di kawasan tersebut dinilai sangat membutuhkan dukungan pemenuhan gizi melalui program pemerintah.

“Kami sepakat apabila wilayah 3T menjadi prioritas. Anak-anak di pulau-pulau terluar sangat membutuhkan program ini, baik untuk mendukung pemenuhan gizi maupun pendidikan mereka,” ungkapnya.

Terkait pengawasan, Muzamil mendukung pemberian sanksi kepada SPPG yang terbukti tidak memenuhi ketentuan. Namun, penerapannya harus berdasarkan hasil pemeriksaan serta rekomendasi pihak yang berwenang. Pengawasan juga perlu melibatkan pemerintah daerah, Satgas MBG, KPPG, dan perangkat teknis terkait.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menyampaikan bahwa percepatan MBG membutuhkan koordinasi lintas sektor. Pemerintah provinsi juga mendorong penguatan tata kelola, pengawasan, inspeksi, dan evaluasi agar seluruh SPPG di kabupaten/kota menjalankan pelayanan sesuai standar.

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kelas I Riau, Ranto, turut menjelaskan sejumlah kebijakan terbaru BGN. Di antaranya rencana uji coba model pelayanan MBG di SD Islam Unggul As-Syakirien, Pekanbaru, serta ketentuan teknis mengenai higiene dan sanitasi, pelabelan makanan, batas waktu konsumsi, hingga operasional SPPG.

Dalam rapat tersebut juga disampaikan bahwa BGN telah membuka kembali moratorium pengembangan SPPG dan mengalokasikan tambahan 87 unit untuk Provinsi Riau. Pengembangan tersebut diarahkan antara lain ke wilayah prioritas, termasuk daerah 3T dan kawasan dengan angka stunting tinggi.

Muzamil berharap kebijakan penambahan SPPG tersebut turut memperhatikan kebutuhan daerah kepulauan, terutama Kepulauan Meranti.

“Kami sangat mendukung MBG karena manfaatnya besar, mulai dari pemenuhan gizi, penanganan stunting hingga membuka kesempatan kerja. Namun, seluruh kendala harus dibahas dan dicarikan solusi bersama agar program ini benar-benar berkualitas dan menjangkau masyarakat hingga pulau-pulau terluar,” tutupnya.

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Kepulauan MerantiMuzamil BaharudinProgram MBGMakan Bergizi Gratis
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Daerah

    Afni Zulkifli Dorong Produk Pangan Lokal Masuk Rantai Pasok Program MBG

    Jumat, 06 Nov 2026 | 12:19 WIB
  • Daerah

    Bupati Asmar Jajaki Investasi dan Pasar Ekspor Sagu Meranti ke Jepang

    Kamis, 05 Nov 2026 | 16:36 WIB
  • Daerah

    Bupati Asmar Usulkan Revitalisasi 72 Sekolah di Meranti Berlanjut pada 2027

    Rabu, 04 Nov 2026 | 19:27 WIB
  • Politik

    Asmar Resmi Pimpin DPC PKB Kepulauan Meranti 2026–2031

    Minggu, 01 Nov 2026 | 22:32 WIB
  • Daerah

    51 SMP Terlibat, Semarak Bulan Bahasa Meranti Angkat Sastra Melayu

    Sabtu, 31 Okt 2026 | 21:11 WIB

Terpopuler

  • #1

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #2

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #3

    GRANAT Apresiasi Konsistensi Polresta Pekanbaru dalam Pemberantasan dan Pencegahan Narkotika

    Senin, 02 Nov 2026 - 21:13 WIB
  • #4

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #5

    Dukung Green Policing Polda Riau, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Gandeng Warga Hijaukan Pekanbaru

    Rabu, 28 Okt 2026 - 13:22 WIB
  • #6

    Sikat Habis Narkoba! Razia 6 THM di Pekanbaru Jaring Pekerja Positif Sabu Dini Hari

    Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:12 WIB
  • #7

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #8

    Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

    Senin, 02 Nov 2026 - 13:12 WIB
  • #9

    Mahasiswa HMI Geruduk DPRD Riau, Polresta Pekanbaru Kawal hingga Audiensi

    Selasa, 27 Okt 2026 - 19:25 WIB

HUKRIM

  • Tangis Ibu di Kampar Ungkap Kaki Anak Disulut Rokok, Ternyata Jadi Korban Sodomi

    Tangis Ibu di Kampar Ungkap Kaki Anak Disulut Rokok, Ternyata Jadi Korban Sodomi

    Jumat, 06 Nov 2026 | 11:59 WIB
  • Simpan Sabu Siap Edar di Plafon Rumah, Pria di Kampar Diciduk Polisi Tanpa Perlawanan

    Simpan Sabu Siap Edar di Plafon Rumah, Pria di Kampar Diciduk Polisi Tanpa Perlawanan

    Jumat, 06 Nov 2026 | 09:20 WIB
  • Penggerebekan Bandar Narkoba di Kampar, Polisi Temukan 1,2 Kg Ganja Siap Edar

    Penggerebekan Bandar Narkoba di Kampar, Polisi Temukan 1,2 Kg Ganja Siap Edar

    Jumat, 06 Nov 2026 | 08:55 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Pemerintah Targetkan Program Satu Orang Satu Rekening Terwujud dalam Dua Bulan

    Pemerintah Targetkan Program Satu Orang Satu Rekening Terwujud dalam Dua Bulan

    Kamis, 05 Nov 2026 | 22:27 WIB
  • DEN Cermati Teknologi AI dan Komputasi Kuantum, Jajaki Peluang Kerja Sama Global

    DEN Cermati Teknologi AI dan Komputasi Kuantum, Jajaki Peluang Kerja Sama Global

    Kamis, 05 Nov 2026 | 21:11 WIB
  • Kemendag Tetapkan Minyak Nilam sebagai Komoditas Sistem Resi Gudang

    Kemendag Tetapkan Minyak Nilam sebagai Komoditas Sistem Resi Gudang

    Kamis, 05 Nov 2026 | 19:35 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com