https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Erick Thohir Apresiasi Media Cup 2026, Dorong Jurnalis Olahraga Tetap Sehat dan Kompak •   Menag Dorong Masjid Jadi Pusat Penggerak Ekonomi Umat melalui Istiqlal Global Fund •   Pemprov Riau Dorong Transformasi Rumah Sakit Daerah Menuju Smart Hospital •   Lindungi Privasi Warga, Yanuar Dorong UU Penyadapan Dibentuk
Home › Nasional › Menag Dorong Masjid Jadi Pusat Penggerak Ekonomi Umat melalui Istiqlal Global Fund
Nasional
Pulau Jawa & Madura

Menag Dorong Masjid Jadi Pusat Penggerak Ekonomi Umat melalui Istiqlal Global Fund

Kamis, 05 November 2026 | 20:45 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Menag Dorong Masjid Jadi Pusat Penggerak Ekonomi Umat melalui Istiqlal Global Fund

Keterangan Foto: Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. MC Kemenag/TD-YS

JAKARTA, Tabloid Diksi – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mendorong masjid di Indonesia untuk memperluas perannya sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dan pelayanan sosial masyarakat. Upaya tersebut dinilai penting guna memperkuat kemandirian ekonomi umat sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dorongan itu disampaikan Nasaruddin Umar saat menghadiri kegiatan Launch and Book Talk buku Istiqlal untuk Dunia: Manifesto Perdamaian dari Indonesia di Jakarta, Kamis (5/11/2026).

    Baca juga:
  • Erick Thohir Apresiasi Media Cup 2026, Dorong Jurnalis Olahraga Tetap Sehat dan Kompak

  • Ombudsman Minta Polri Evaluasi Kewenangan Penyadapan dan Pengawasan Internal

  • Indonesia Perkuat Pasar Eropa, 65 Pelaku Wisata Ramaikan WTM London 2026

Dalam kesempatan tersebut, Menag menjelaskan bahwa masjid tidak seharusnya hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi ruang untuk menjawab berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan kemanusiaan.

"Masjid ke depan itu bukan hanya tempat sujud, tetapi juga tempat untuk menyelesaikan persoalan-persoalan keumatan dan kemanusiaan," jelas Menag.

Salah satu langkah yang tengah dikembangkan untuk mewujudkan gagasan tersebut adalah pembentukan Istiqlal Global Fund (IGF). Lembaga ini merupakan pengembangan dari Istiqlal Business Center yang diproyeksikan mengelola serta mengembangkan sumber pendanaan bagi berbagai kegiatan produktif Masjid Istiqlal.

Nasaruddin juga menyoroti potensi pengelolaan wakaf secara produktif melalui instrumen pasar modal. Menurutnya, dana wakaf yang dihimpun dapat dikembangkan melalui aktivitas ekonomi produktif dengan tetap berpedoman pada prinsip-prinsip syariah.

Melalui pengelolaan tersebut, wakaf diharapkan tidak hanya menjadi instrumen kegiatan keagamaan, tetapi juga mampu menghadirkan sumber pendanaan berkelanjutan yang manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Menag turut mengungkapkan pengalaman Masjid Istiqlal dalam menjalankan kegiatan filantropi, khususnya ketika pandemi COVID-19 melanda Indonesia.

Saat itu, Masjid Istiqlal berhasil menghimpun dana bantuan sosial mencapai Rp22 miliar untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi.

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp2 miliar dikelola melalui masjid dan disalurkan dalam bentuk voucher kepada masyarakat lintas agama. Sementara bantuan lainnya disalurkan melalui koordinasi dengan sejumlah pemerintah daerah.

"Pada waktu itu terkumpul uang sekitar Rp22 miliar. Bukan jumlah sedikit itu," ungkapnya.

Pengalaman tersebut, menurut Menag, memperlihatkan bahwa masjid memiliki potensi besar dalam membangun solidaritas sosial dan memberikan bantuan kemanusiaan tanpa membedakan latar belakang agama.

Selain pengelolaan wakaf dan dana sosial, pengembangan kegiatan usaha juga menjadi bagian dari transformasi ekonomi masjid.

Nasaruddin mencontohkan rencana pendirian minimarket di lingkungan masjid dengan melibatkan koperasi serta pemilik modal. Model usaha tersebut diharapkan dapat membangun jaringan ekonomi berbasis masjid yang manfaatnya kembali kepada masyarakat.

Ia menilai, apabila sebagian dari jaringan masjid di Indonesia mampu mengembangkan unit usaha produktif, keberadaannya berpotensi menjadi kekuatan ekonomi baru bagi umat.

Menag berharap Masjid Istiqlal dapat menjadi percontohan bagi masjid lainnya dalam membangun kemandirian ekonomi. Dengan pengembangan tersebut, masjid diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas keagamaan, tetapi juga berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Nasaruddin Umar Kementerian Agama Masjid Istiqlal Istiqlal Global Fund Ekonomi Umat Wakaf Produktif
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    Sakinah Care Diluncurkan, Kemenag Dorong Pendampingan Keluarga Berbasis Digital

    Minggu, 01 Nov 2026 | 16:36 WIB
  • Nasional

    Pimpin Doa Pelantikan TPS, Menag Harapkan Indonesia Jadi Bangsa yang Diperhitungkan Dunia

    Minggu, 01 Nov 2026 | 18:29 WIB
  • Nasional

    Diplomasi Keagamaan Jadi Strategi Indonesia-Maroko Redakan Ketegangan Global

    Sabtu, 31 Okt 2026 | 16:28 WIB
  • Nasional

    Kemenag Tetapkan 9 Finalis Santrivision 2026, Santri Riau Masuk Daftar

    Senin, 26 Okt 2026 | 14:11 WIB
  • Nasional

    Hari Santri 2026, Oman Fathurahman Ajak Santri Kawal Indonesia Emas

    Kamis, 22 Okt 2026 | 17:07 WIB

Terpopuler

  • #1

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #2

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #3

    GRANAT Apresiasi Konsistensi Polresta Pekanbaru dalam Pemberantasan dan Pencegahan Narkotika

    Senin, 02 Nov 2026 - 21:13 WIB
  • #4

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #5

    Dukung Green Policing Polda Riau, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Gandeng Warga Hijaukan Pekanbaru

    Rabu, 28 Okt 2026 - 13:22 WIB
  • #6

    Sikat Habis Narkoba! Razia 6 THM di Pekanbaru Jaring Pekerja Positif Sabu Dini Hari

    Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:12 WIB
  • #7

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #8

    Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

    Senin, 02 Nov 2026 - 13:12 WIB
  • #9

    Mahasiswa HMI Geruduk DPRD Riau, Polresta Pekanbaru Kawal hingga Audiensi

    Selasa, 27 Okt 2026 - 19:25 WIB

HUKRIM

  • Rapikan Barisan APH di Bengkalis, Kapolres dan Kajari Garansi Kepastian Hukum

    Rapikan Barisan APH di Bengkalis, Kapolres dan Kajari Garansi Kepastian Hukum

    Kamis, 05 Nov 2026 | 14:58 WIB
  • Polda Riau Bongkar Sindikat Pupuk Ilegal 45,8 Ton, 926 Karung Palsu Siap Tipu Petani Sawit

    Polda Riau Bongkar Sindikat Pupuk Ilegal 45,8 Ton, 926 Karung Palsu Siap Tipu Petani Sawit

    Kamis, 05 Nov 2026 | 12:20 WIB
  • Polisi Bakar Tiga Rakit Emas Ilegal di Kampar Kiri, Pelaku Diminta Jangan Coba-coba Merusak Alam!  ?

    Polisi Bakar Tiga Rakit Emas Ilegal di Kampar Kiri, Pelaku Diminta Jangan Coba-coba Merusak Alam! ?

    Kamis, 05 Nov 2026 | 08:29 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Mendag Budi Santoso: Manfaat Integrasi Ekonomi APEC Harus Dirasakan UMKM

    Mendag Budi Santoso: Manfaat Integrasi Ekonomi APEC Harus Dirasakan UMKM

    Rabu, 04 Nov 2026 | 21:03 WIB
  • BRAN Rancang Struktur Baru, Tiga Deputi dan Lima Korwil Disiapkan

    BRAN Rancang Struktur Baru, Tiga Deputi dan Lima Korwil Disiapkan

    Rabu, 04 Nov 2026 | 14:22 WIB
  • PIHPS Catat Harga Pangan Nasional, Cabai Rawit Merah Tembus Rp86.900 per Kg

    PIHPS Catat Harga Pangan Nasional, Cabai Rawit Merah Tembus Rp86.900 per Kg

    Rabu, 04 Nov 2026 | 13:10 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com