https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Aidhil Nur Putra: Jangan Hanya Jalan Protokol, Kabel Semrawut di Permukiman Harus Ditata •   Indeks Harmoni Riau Tembus 7,32, Peringkat 10 Nasional •   BNPB Catat 2.285 Kejadian Bencana di Indonesia, Banjir dan Karhutla Masih Terjadi •   Ismiatun Dorong Posyandu di Meranti Lebih Aktif dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Home › Daerah › Indeks Harmoni Riau Tembus 7,32, Peringkat 10 Nasional
Daerah
Pekanbaru

Indeks Harmoni Riau Tembus 7,32, Peringkat 10 Nasional

Selasa, 03 November 2026 | 19:09 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Indeks Harmoni Riau Tembus 7,32, Peringkat 10 Nasional

Keterangan Foto: Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rachmat. TD-YS

PEKANBARU, Tabloid Diksi – Provinsi Riau mencatat hasil positif dalam penilaian tingkat keharmonisan masyarakat. Berdasarkan pengukuran Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) 2026, Riau memperoleh skor 7,32 dan masuk kategori sangat baik. Capaian tersebut menempatkan Riau di posisi ke-10 dari 38 provinsi di Indonesia.

Nilai tersebut juga melampaui target yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau tahun 2026, yakni 6,6. Persentase realisasinya mencapai 110,91 persen. Bahkan, skor yang diperoleh sudah melewati target akhir RPJMD sebesar 7,0.

    Baca juga:
  • Ismiatun Dorong Posyandu di Meranti Lebih Aktif dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan

  • Pemkab Kuansing Terima 47 Sertifikat Tanah, Legalitas Aset Daerah Diperkuat

  • SIM Keliling Pekanbaru Hadir di Tiga Lokasi, Selasa 3 November 2026

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rachmat, menjelaskan bahwa penilaian tersebut dilakukan Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri melalui survei digital yang melibatkan masyarakat di seluruh kabupaten dan kota di Riau.

Pada 2026, survei melibatkan 96.673 responden. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencatat 5.349 responden dengan skor indeks 6,67.

"Alhamdulillah, tahun ini Indeks Harmoni Indonesia Provinsi Riau mencapai 7,32. Capaian ini menunjukkan kondisi harmoni masyarakat di Riau berada dalam kategori sangat baik," ujar Boby, Selasa (3/11/2026).

Dari empat indikator penilaian, harmoni keberagamaan mencatat skor tertinggi sebesar 7,57. Berikutnya harmoni budaya 7,35, harmoni sosial 7,30, dan harmoni ekonomi 7,11.

Meski seluruh indikator berada dalam kategori sangat baik, aspek ekonomi masih membutuhkan perhatian lebih. Pasalnya, dimensi tersebut memperoleh nilai paling rendah dibandingkan tiga indikator lainnya.

Sejumlah daerah bahkan masih mencatat kategori baik pada aspek harmoni ekonomi. Kabupaten Kepulauan Meranti memperoleh nilai 6,89, Indragiri Hulu 6,97, sedangkan Rokan Hilir mencatat 7,00.

Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah agar keharmonisan masyarakat tidak hanya dibangun melalui hubungan sosial, budaya, dan keagamaan, tetapi juga didukung pemerataan kesejahteraan ekonomi.

Sementara itu, hasil pengukuran pada tingkat kabupaten dan kota menunjukkan seluruh daerah di Riau berada dalam kategori sangat baik. Nilai yang diperoleh berkisar antara 7,17 hingga 7,38.

Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, dan Siak menjadi daerah dengan skor tertinggi. Ketiganya sama-sama memperoleh nilai 7,38. Adapun Kepulauan Meranti berada di posisi terbawah dengan skor 7,17.

Penilaian yang mencakup 172 kecamatan juga memperlihatkan hasil beragam. Sebanyak 159 kecamatan masuk kategori sangat baik, 12 kecamatan kategori baik, dan satu kecamatan masih berada pada kategori moderat.

Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, menjadi satu-satunya wilayah dengan kategori moderat setelah memperoleh nilai 5,93.

Boby menyebutkan, peningkatan indeks tahun ini tidak hanya terlihat dari kenaikan skor, tetapi juga dari jumlah masyarakat yang berpartisipasi dalam survei. Meski demikian, Kesbangpol Riau masih menemukan persoalan dalam pemerataan keterwakilan responden.

Berdasarkan data evaluasi, sebanyak 64,37 persen responden berasal dari Kabupaten Bengkalis dan Rokan Hulu. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian agar pelaksanaan survei berikutnya dapat menjangkau masyarakat secara lebih proporsional di seluruh wilayah Riau.

Sebagai langkah lanjutan, Kesbangpol Riau telah menyiapkan sejumlah rekomendasi untuk menjaga sekaligus meningkatkan capaian indeks tersebut.

Rekomendasi itu meliputi penguatan ekonomi masyarakat, perluasan lapangan pekerjaan, pengembangan kewirausahaan, serta peningkatan keterlibatan perempuan dan generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, pemerintah daerah juga didorong memperkuat hubungan sosial, budaya, dan keberagamaan melalui kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat. Upaya tersebut penting untuk mempertahankan situasi kondusif sekaligus mengantisipasi potensi konflik di tengah keberagaman.

Hasil pengukuran IHaI 2026 nantinya akan disampaikan kepada seluruh bupati dan wali kota di Provinsi Riau. Data tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi sekaligus acuan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah.

Boby menegaskan, capaian tersebut tidak boleh sekadar menjadi angka keberhasilan, tetapi harus diikuti langkah nyata untuk memastikan keharmonisan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

"Penguatan harmoni perlu dilakukan secara merata. Tidak hanya menjaga kerukunan antar umat beragama, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan partisipasi seluruh kelompok masyarakat," tutupnya.

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Indeks Harmoni IndonesiaKesbangpol RiauBoby RachmatPemerintah Provinsi Riau
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Daerah

    Warga Banyuwangi di Riau Diajak Perkuat Toleransi dan Persatuan

    Selasa, 27 Okt 2026 | 09:52 WIB
  • Daerah

    Konferda III PA GMNI Riau, Pemprov Dorong Kedaulatan Ekonomi dan Pendidikan

    Minggu, 25 Okt 2026 | 09:23 WIB
  • Ekonomi

    SF Hariyanto Turun ke Tenayan Raya, Warga Terima Beras dan Minyak Gratis

    Kamis, 15 Okt 2026 | 16:11 WIB
  • Daerah

    Indeks Harmoni Riau 7,32, Radikalisme Digital Jadi Perhatian

    Kamis, 15 Okt 2026 | 13:33 WIB
  • Daerah

    Plt Gubri Dorong Informasi Kualitas Udara dan Cuaca Ditayangkan di Videotron

    Selasa, 25 Agu 2026 | 13:23 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #3

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #4

    Dukung Green Policing Polda Riau, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Gandeng Warga Hijaukan Pekanbaru

    Rabu, 28 Okt 2026 - 13:22 WIB
  • #5

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #6

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #7

    Sikat Habis Narkoba! Razia 6 THM di Pekanbaru Jaring Pekerja Positif Sabu Dini Hari

    Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:12 WIB
  • #8

    GRANAT Apresiasi Konsistensi Polresta Pekanbaru dalam Pemberantasan dan Pencegahan Narkotika

    Senin, 02 Nov 2026 - 21:13 WIB
  • #9

    Mahasiswa HMI Geruduk DPRD Riau, Polresta Pekanbaru Kawal hingga Audiensi

    Selasa, 27 Okt 2026 - 19:25 WIB

HUKRIM

  • Edarkan 25 Gram Sabu, 4 Pelaku Diringkus Polsek Siak Hulu di Kampar-Pekanbaru

    Edarkan 25 Gram Sabu, 4 Pelaku Diringkus Polsek Siak Hulu di Kampar-Pekanbaru

    Selasa, 03 Nov 2026 | 10:22 WIB
  • Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Rp4,63 Miliar, Dua Pejabat Inspektorat Papua Barat Daya Tersangka

    Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Rp4,63 Miliar, Dua Pejabat Inspektorat Papua Barat Daya Tersangka

    Senin, 02 Nov 2026 | 16:27 WIB
  • Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

    Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

    Senin, 02 Nov 2026 | 13:12 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • OCBC Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen, Konsumsi Domestik Jadi Penopang

    OCBC Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen, Konsumsi Domestik Jadi Penopang

    Selasa, 03 Nov 2026 | 18:34 WIB
  • Kemenhub Bentuk Posko Terpadu Nataru 2026/2027, Pemantauan Transportasi Dimulai 18 Desember

    Kemenhub Bentuk Posko Terpadu Nataru 2026/2027, Pemantauan Transportasi Dimulai 18 Desember

    Selasa, 03 Nov 2026 | 15:44 WIB
  • Cuaca Ekstrem Tekan Produksi, Harga Cabai Rawit Merah Sempat Tembus Rp124 Ribu per Kg

    Cuaca Ekstrem Tekan Produksi, Harga Cabai Rawit Merah Sempat Tembus Rp124 Ribu per Kg

    Selasa, 03 Nov 2026 | 15:35 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com