https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   MK Tegaskan Pemberhentian Sementara Kepala Daerah Dimulai Saat Perkara Terdaftar di Pengadilan •   Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, Pangdam Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bersatu •   Pekanbaru Mulai Salurkan Seragam Gratis untuk 19.900 Siswa SD dan SMP •   KPK Periksa Staf Ahli Menhub dalam Pengembangan Kasus Dugaan Korupsi DJKA Sumsel
Home › Politik › Komisi III Riau Dorong Holding BUMD se-Riau, Bidik Peningkatan PAD dan Lapangan Kerja
Politik
Pekanbaru

Komisi III Riau Dorong Holding BUMD se-Riau, Bidik Peningkatan PAD dan Lapangan Kerja

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:26 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Komisi III Riau Dorong Holding BUMD se-Riau, Bidik Peningkatan PAD dan Lapangan Kerja

Keterangan Foto: Anggota Komisi III DPRD Provinsi Riau, H Abdullah SPd.Dok DPRD Riau/TD-YS

PEKANBARU, Tabloid Diksi – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Riau, H Abdullah SPd mendorong pembentukan holding Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang melibatkan perusahaan milik pemerintah provinsi serta 12 kabupaten/kota di Riau.

Gagasan tersebut dinilai dapat menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), memperkuat perekonomian, sekaligus memperluas kesempatan kerja di tengah tekanan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah.

    Baca juga:
  • Peringati Hari Sumpah Pemuda, Puan Minta Pemerintah Buka Ruang Lebih Luas bagi Pemuda

  • Peringati 98 Tahun Sumpah Pemuda, Dasco Soroti Empat Agenda Strategis

  • Komisi XI DPR Minta OJK Permudah Restrukturisasi Pinjaman UMKM

Abdullah menilai, Riau memiliki potensi besar melalui keberadaan puluhan BUMD yang bergerak di berbagai sektor usaha. Namun, potensi tersebut perlu dikelola secara lebih profesional agar keberadaan perusahaan daerah benar-benar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Menurutnya, pengelolaan BUMD tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan birokrasi. Perusahaan daerah harus memiliki orientasi bisnis yang jelas, target kinerja terukur, serta sistem pengawasan yang berkelanjutan.

" Salah satu potensi yang bisa kita gerakkan untuk membuka lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus menghasilkan dividen bagi PAD adalah BUMD," ujar Abdullah, Kamis (29/10/2026).

Ia menjelaskan, pembentukan holding dapat menjadi salah satu pilihan untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan efisiensi, dan mempermudah evaluasi kinerja perusahaan daerah. Dengan dukungan tenaga profesional, pengelolaan BUMD diharapkan tidak terlalu bergantung pada pergantian pejabat pemerintahan.

"BUMD ini pelaku bisnis, sehingga penanganannya juga harus menggunakan pendekatan profesional. Kalau pejabat yang mengawasi terus berganti, tentu perlu waktu lagi untuk mempelajari persoalan dan kinerja masing-masing perusahaan," jelas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Dorong Hilirisasi Migas dan Sawit

Selain pembenahan tata kelola, Abdullah menyoroti peluang pengembangan usaha BUMD melalui pemanfaatan sumber daya alam unggulan Riau, khususnya minyak dan gas bumi (migas) serta perkebunan kelapa sawit.

Menurutnya, BUMD perlu mengambil peran lebih besar dalam sektor industri pengolahan hilir. Langkah tersebut dinilai dapat meningkatkan nilai tambah komoditas, mendorong tumbuhnya industri baru, dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

"Riau memiliki potensi besar di sektor minyak dan perkebunan. Ini yang seharusnya ditangkap oleh BUMD, bagaimana potensi tersebut bisa dikembangkan menjadi kegiatan usaha yang produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ungkapnya.

Abdullah juga menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap BUMD yang selama ini belum menunjukkan kinerja optimal, termasuk perusahaan yang mengalami kerugian.

Menurutnya, penyertaan modal dari APBD harus diikuti dengan perencanaan bisnis yang matang dan indikator keberhasilan yang jelas. Dengan demikian, penggunaan uang daerah tidak sekadar menopang operasional perusahaan, tetapi mampu menghasilkan keuntungan dan kontribusi nyata bagi pembangunan.

"Harus jelas berapa banyak lapangan kerja yang dibuka dan berapa banyak industri yang tumbuh. Kalau sudah bertahun-tahun berjalan, tetapi perkembangannya masih lambat, tentu harus ada evaluasi," tegasnya.

Ia berharap pemerintah daerah serius membenahi pengelolaan BUMD agar perusahaan milik daerah tidak hanya bertahan secara administratif, tetapi juga mampu bersaing dan memberikan manfaat ekonomi yang terukur.

Abdullah menegaskan, keberhasilan BUMD seharusnya dapat dilihat dari kontribusinya terhadap PAD, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta dukungan terhadap pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.

"Rakyat sekarang membutuhkan solusi yang nyata. Bagaimana masyarakat bisa mendapatkan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan, dan memperoleh pelayanan serta infrastruktur yang lebih baik. Karena itu, BUMD harus diberi perhatian serius," tekadnya.

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

AbdullahDPRD RiauBUMD RiauHolding BUMDPAD RiauEkonomi RiauLapangan KerjaHilirisasi Sawit
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    Hilirisasi Sawit Berbasis Koperasi, Petani Dibidik Nikmati Nilai Tambah

    Kamis, 29 Okt 2026 | 10:53 WIB
  • Ekonomi

    Investasi Riau Tembus Rp47,91 Triliun, Serap 41.632 Tenaga Kerja

    Kamis, 29 Okt 2026 | 10:46 WIB
  • Politik

    DPRD Riau dan BPJS Kesehatan Dorong Pemerataan Layanan Medis

    Kamis, 15 Okt 2026 | 16:34 WIB
  • Daerah

    Perubahan APBD Riau 2026 Diajukan, Belanja Capai Rp8,378 Triliun dan Pemprov Bentuk Satgas OPAD

    Rabu, 23 Sep 2026 | 20:11 WIB
  • Politik

    Pergantian Pimpinan Fraksi Golkar DPRD Riau, Imustiar Resmi Gantikan Nalladia

    Senin, 07 Sep 2026 | 22:18 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pelayanan Perizinan Raih Predikat Sangat Baik

    Kamis, 15 Okt 2026 - 09:27 WIB
  • #3

    Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kapolda Riau, Polsek Bukit Raya Turun Langsung Hijaukan Sekolah

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:26 WIB
  • #4

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #5

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #6

    Kecelakaan Maut di Inhu, Dua Remaja Tewas Usai Motor Tabrak Truk

    Jumat, 16 Okt 2026 - 18:14 WIB
  • #7

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #8

    Polisi Turun ke Jalan, Polsek Payung Sekaki Bersama KSABP Tebar 200 Nasi Kotak dan Paket Kue

    Jumat, 16 Okt 2026 - 12:09 WIB
  • #9

    Demi Senyum dan Kelancaran Aktivitas Warga, Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung ke Jalan

    Senin, 19 Okt 2026 - 11:35 WIB

HUKRIM

  • MK Tegaskan Pemberhentian Sementara Kepala Daerah Dimulai Saat Perkara Terdaftar di Pengadilan

    MK Tegaskan Pemberhentian Sementara Kepala Daerah Dimulai Saat Perkara Terdaftar di Pengadilan

    Kamis, 29 Okt 2026 | 16:41 WIB
  • Razia Sarang Narkoba di Pekanbaru, 5 Pria Positif Methamphetamine, Polisi Sita 4,41 Gram Sabu

    Razia Sarang Narkoba di Pekanbaru, 5 Pria Positif Methamphetamine, Polisi Sita 4,41 Gram Sabu

    Rabu, 28 Okt 2026 | 18:01 WIB
  • Hari Ketiga Operasi Patuh Lancang Kuning, Tilang di Riau Melonjak 46 Persen

    Hari Ketiga Operasi Patuh Lancang Kuning, Tilang di Riau Melonjak 46 Persen

    Rabu, 28 Okt 2026 | 16:45 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat ke Rp18.129 per Dolar AS

    The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat ke Rp18.129 per Dolar AS

    Kamis, 29 Okt 2026 | 11:16 WIB
  • Investasi Riau Tembus Rp47,91 Triliun, Serap 41.632 Tenaga Kerja

    Investasi Riau Tembus Rp47,91 Triliun, Serap 41.632 Tenaga Kerja

    Kamis, 29 Okt 2026 | 10:46 WIB
  • Kemenpar Bidik Pasar Tiongkok, Labuan Bajo dan Bali Dipromosikan Lewat Famtrip

    Kemenpar Bidik Pasar Tiongkok, Labuan Bajo dan Bali Dipromosikan Lewat Famtrip

    Rabu, 28 Okt 2026 | 19:17 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com